Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

SUV Listrik Off-Road: Review Toyota bZ4X Touring

SUV Listrik Off-Road: Review Toyota bZ4X Touring
Minat|Memilih dan Membeli Mobil

Verdik awal: SUV listrik off-road yang lebih dari sekadar gaya

Toyota bZ4X Touring adalah SUV listrik off-road berpenggerak AWD dual motor yang dirancang sebagai kendaraan petualang, menggabungkan desain touring bergaya estate dengan karakter SUV tinggi, ground clearance 216 mm, teknologi Grip Control, serta mode berkendara off-road yang mengadaptasi sistem Multi Terrain Select dan CRAWL dari Land Cruiser untuk menjaga traksi dan stabilitas di berbagai medan menantang. Dari sudut pandang pengguna, ini bukan EV manis yang hanya cocok untuk mal dan kantor. Paket AWD dua motor dengan total tenaga 280 kW memberi dorongan tenaga yang terasa berlimpah di tanah, pasir, dan kerikil. Jarak tempuh klaim hingga 487 km dari baterai 74,69 kWh menjadikannya masuk akal untuk pemilik yang rutin melakukan perjalanan antarkota sekaligus sesekali keluar jalur. Namun, semua kemampuan ini dibungkus dalam bodi besar dan kompleksitas sistem yang jelas lebih cocok untuk pengguna yang siap berinvestasi di mobil listrik petualang kelas premium, bukan sekadar mobil harian hemat.

Spesifikasi utamaAngkaCatatan
Panjang / Lebar / Tinggi4.830 / 1.860 / 1.675 mmBodi estate SUV besar
Ground clearance216 mmLebih siap jalur non-aspal
Tenaga sistem AWD280 kWDua motor eAxle depan-belakang
Torsi per motor268,6 NmMasing-masing eAxle depan & belakang
Kapasitas baterai74,69 kWhLithium-ion, konstruksi lantai
Jarak tempuh klaim±487 kmTergantung gaya berkendara & kondisi jalan
DC fast chargingMaks. 150 kWPenuh dari kondisi tertentu ±28 menit
AC charging22 kWSekitar 3,5 jam hingga penuh

Desain touring estate: besar, praktis, dan siap bawa perlengkapan

Secara bentuk, Toyota bZ4X Touring jelas mengambil jalur berbeda dari banyak SUV listrik lain. Dimensi 4.830 mm panjang, 1.860 mm lebar, dan 1.675 mm tinggi, dengan overhang belakang 140 mm lebih panjang dari versi standar, membuatnya terasa seperti estate SUV besar yang siap mengangkut banyak barang. Karakter touring ini diperkuat dengan ruang bagasi yang lega untuk perlengkapan perjalanan, pilar D yang lebih tegak, overfender hitam, pelek alloy 20 inci, dan roof rail yang sanggup menopang beban sekitar 80 kg untuk rak atap atau boks kargo. Di depan, identitas hammerhead dengan lampu tipis memberi kesan modern yang tidak berlebihan. Kombinasi ini menjadikan bZ4X Touring menarik bagi keluarga pencinta road trip atau pengguna yang sering membawa perlengkapan outdoor, meski bodinya yang besar bisa terasa merepotkan di parkiran sempit.

SUV Listrik Off-Road: Review Toyota bZ4X Touring

Performa AWD dual motor dan teknologi Land Cruiser di medan berat

Inti keunggulan bZ4X Touring sebagai SUV listrik off-road ada pada sistem AWD dual motor eAxle di as depan dan belakang. Setiap motor menghasilkan 167 kW dan torsi 268,6 Nm, menjadikan total tenaga sistem 280 kW yang terasa cukup beringas untuk tanjakan dan permukaan berpasir. Ground clearance 216 mm, angle of approach 17,3 derajat dan angle of departure 21,1 derajat membantu mobil melibas obstacle tanpa mudah mentok bagian bawah. Kemampuannya tidak berhenti pada mekanik; ada Offroad Capability Drive Mode yang mengadaptasi prinsip Multi Terrain Select Land Cruiser, dengan mode SNOW/DIRT untuk permukaan licin dan tidak rata, serta DEEP SNOW/MUD yang mengizinkan sedikit selip ban agar tetap mencari traksi di lumpur, pasir, atau salju tebal. Dalam pengujian light off-road di Sirkuit Goro Assalam, sistem AWD terbukti menjaga mobil terus bergerak saat salah satu roda kehilangan grip, menghadirkan pengalaman EV yang tenang tanpa suara mesin namun tetap sigap di jalur non-aspal.

Kelebihan

  • Tenaga AWD dual motor 280 kW membuat akselerasi dan kemampuan tanjakan di jalur non-aspal terasa meyakinkan.
  • Mode SNOW/DIRT dan DEEP SNOW/MUD membantu menjaga traksi di lumpur, pasir, dan salju tanpa pengemudi harus banyak mengutak-atik pedal.
  • Ground clearance 216 mm dan sudut approach/departure yang baik meningkatkan rasa aman saat membawa mobil ke trek off-road.

Kekurangan

  • Bodi besar dan tinggi yang menguntungkan di off-road berpotensi membuat manuver di perkotaan padat lebih melelahkan.
  • Kompleksitas fitur off-road seperti Grip Control, DAC, dan berbagai mode berkendara bisa terasa berlebihan bagi pengguna yang hanya memakai mobil di jalan raya mulus.

Jangkauan 487 km, Grip Control, dan rasa berkendara di jalur menantang

Baterai lithium-ion 74,69 kWh ditempatkan di lantai dan diklaim mampu membawa bZ4X Touring menempuh sekitar 462–487 km sekali isi, tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara. Untuk sebuah SUV listrik off-road, angka ini cukup menarik, karena memungkinkan perjalanan antarkota plus eksplorasi jalur tanah tanpa cemas langsung mencari charger. DC fast charging hingga 150 kW memungkinkan pengisian dari kondisi tertentu hingga penuh sekitar 28 menit, sedangkan AC 22 kW butuh sekitar 3,5 jam sampai baterai terisi penuh. Di medan menantang, Grip Control teknologi yang diadaptasi dari fitur CRAWL pada Land Cruiser mengatur akselerasi dan pengereman di tiap roda, dengan pilihan kecepatan 2, 4, 6, 8, dan 10 km/jam sehingga pengemudi bisa fokus mengendalikan arah. Downhill Assist Control turut membantu menjaga kecepatan saat menuruni jalur curam. Pengujian light off-road di Solo menegaskan bahwa kombinasi ini memberi karakter EV yang senyap tetapi tetap percaya diri di pasir dan bebatuan.

Kesimpulan: SUV listrik off-road yang menghapus stereotip – tapi tidak untuk semua orang

Sebagai SUV listrik off-road, Toyota bZ4X Touring sukses membuktikan bahwa EV tidak harus berhenti di aspal mulus. Sistem AWD dual motor, Offroad Capability Drive Mode yang mengadopsi teknologi Land Cruiser, serta Grip Control dan DAC membuatnya jauh lebih siap menghadapi lumpur, pasir, dan salju dibandingkan banyak mobil listrik lain di kelasnya. Desain touring estate memberi ruang bagasi besar dan fleksibilitas untuk membawa perlengkapan petualangan, sementara jangkauan klaim hingga sekitar 487 km memberi rasa aman untuk perjalanan jarak jauh. Di sisi lain, bodi besar, fitur yang kompleks, dan fokus pada kemampuan medan berat menjadikannya kurang ideal bagi pengguna yang hanya butuh EV ringkas untuk kota. Ini adalah mobil untuk pemilik yang memang ingin menjelajah, bukan sekadar menikmati keheningan motor listrik di tol.

  • Buy the Toyota bZ4X Touring if Anda mencari SUV listrik off-road dengan AWD dual motor dan teknologi Grip Control yang siap diajak ke jalur tanah, pasir, maupun salju.
  • Skip the Toyota bZ4X Touring if Anda lebih membutuhkan mobil listrik kecil dan mudah diparkir untuk penggunaan harian di pusat kota yang padat.
  • Buy the Toyota bZ4X Touring if Anda sering melakukan road trip jarak jauh dan menginginkan jangkauan hingga sekitar 487 km sekali pengisian baterai 74,69 kWh.
  • Skip the Toyota bZ4X Touring if Anda tidak tertarik memanfaatkan mode SNOW/DIRT, DEEP SNOW/MUD, Grip Control, dan DAC, karena fitur-fitur ini hanya terasa berguna saat off-road.
  • Buy the Toyota bZ4X Touring if Anda menginginkan desain touring ala estate SUV dengan ruang bagasi lega dan roof rail untuk membawa perlengkapan outdoor seperti rak sepeda atau boks atap.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!