Pembaruan yang mengganggu koneksi penting
Masalah One UI 9 adalah serangkaian gangguan konektivitas yang dilaporkan sebagian pengguna Galaxy setelah memasang pembaruan, termasuk Wi-Fi tidak stabil, sinyal seluler bermasalah, kartu SIM tak terbaca, dan Android Auto terputus. Keluhan ini patut dianggap serius karena menyentuh fungsi dasar ponsel, bukan sekadar perubahan tampilan. Laporan datang dari berbagai kelas perangkat, mulai dari Galaxy A56 dan A52s hingga Galaxy S24 Plus dan Galaxy Z Fold7. Sebagian pengguna mengalami Wi-Fi terputus secara acak atau kesulitan berpindah ke pita 5 GHz; layanan IMS, termasuk panggilan Wi-Fi, juga dilaporkan bermasalah. Pada beberapa perangkat, alat diagnostik bahkan tidak mendeteksi kartu SIM fisik. Namun, laporan tersebut tidak berarti semua pemilik Galaxy akan terdampak. Untuk pengguna yang mengandalkan ponsel agar tetap terhubung sepanjang hari, gangguan ini cukup menjadi alasan untuk berhati-hati sebelum memperbarui.
Wi-Fi dan kartu SIM ikut terdampak
Keluhan Wi-Fi Samsung bukan hanya soal internet yang lambat. Pengguna melaporkan koneksi nirkabel putus secara acak dan gangguan saat berpindah antara pita 5 GHz, yang bisa membuat aktivitas daring tersendat. Masalah sinyal seluler dan kartu SIM Galaxy lebih mengkhawatirkan: sejumlah pengguna mengatakan ponsel tidak mengenali SIM fisik setelah pembaruan, sementara layanan terkait panggilan Wi-Fi juga terganggu. Laporan menyebut masalah muncul pada perangkat dengan prosesor Exynos maupun Snapdragon, tetapi penyebab teknisnya belum dipastikan. Pengaturan ulang jaringan dan bahkan pengaturan ulang pabrik dilaporkan tidak menyelesaikan masalah bagi sebagian pengguna, sehingga langkah drastis itu bukan jaminan perbaikan. Ada laporan solusi sementara dengan menonaktifkan Wi-Fi 7 lewat menu tersembunyi, tetapi cara tersebut tidak berlaku pada semua model. Karena itu, jangan menganggap trik yang berhasil di satu perangkat akan aman atau efektif pada perangkat lain.
Android Auto bermasalah, perbaikan belum jelas
Android Auto Galaxy juga dilaporkan gagal tersambung atau berulang kali terputus setelah One UI 9 dipasang. Dalam satu laporan, pemilik Galaxy S26 menyebut fitur itu berhenti bekerja tepat setelah pembaruan. Mengulang pemasangan, menghapus data aplikasi, maupun beralih ke koneksi kabel tidak selalu berhasil; pengguna lain mengalami sambungan yang putus-nyambung saat berkendara. Dampaknya terasa terutama bagi orang yang mengandalkan peta, panggilan, dan musik melalui layar mobil, khususnya di rute yang belum dikenal. Google telah mengakui adanya laporan masalah Android Auto, tetapi belum memastikan penyebabnya atau menetapkan solusi resmi. Belum jelas pula apakah perbaikan akan hadir lewat pembaruan aplikasi, patch One UI 9, atau keduanya. Ini membuat saran untuk mencoba langkah pemecahan masalah perlu disertai batasan: membersihkan cache, mengatur ulang koneksi Bluetooth, atau memakai kabel USB bersertifikat boleh dicoba, tetapi tidak ada jaminan langkah tersebut memulihkan koneksi.

Sikap paling aman: tunggu kabar resmi
Bagi pengguna yang belum memasang One UI 9 dan sangat bergantung pada Android Auto atau koneksi ponsel yang konsisten, menunda pembaruan sampai ada kejelasan resmi merupakan pilihan yang masuk akal. Pengguna yang sudah memperbarui sebaiknya memeriksa pembaruan One UI dan Android Auto, lalu memantau pengumuman resmi Samsung dan Google alih-alih mengandalkan klaim perbaikan yang belum terverifikasi. Keluhan ini juga muncul di tengah laporan masalah pengurasan baterai pada beberapa model Galaxy setelah pembaruan, meski hal itu tidak membuktikan bahwa semua perangkat mengalami kumpulan gangguan yang sama. Intinya, reset pabrik atau perubahan pengaturan tersembunyi bukan solusi pasti. Catat gejala yang dialami dan model perangkat, lakukan langkah sederhana hanya jika nyaman, lalu tunggu informasi resmi sebelum mengambil tindakan yang lebih drastis. Sampai penyebab dan patch dipastikan, kehati-hatian lebih berguna daripada menebak-nebak perbaikan.











