Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Strategi Kemandirian Baterai: Langkah Berani Li Auto Lepas dari CATL

Strategi Kemandirian Baterai: Langkah Berani Li Auto Lepas dari CATL
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

Kemandirian Teknologi Mobil: Dari Ketergantungan ke Kontrol Penuh

Strategi Li Auto mengembangkan baterai buatan sendiri dan chip internal adalah langkah integrasi vertikal EV yang bertujuan mengurangi ketergantungan pada supplier baterai China eksternal, memperkuat kemandirian teknologi mobil, dan mengamankan pasokan serta margin keuntungan jangka panjang dalam ekosistem kendaraan listrik yang semakin kompetitif. Langkah ini bukan keputusan teknis biasa, melainkan pernyataan politik industri: teknologi baterai dianggap terlalu penting untuk dibiarkan sepenuhnya di tangan pihak ketiga. Dengan mengadopsi baterai dan chip yang dikembangkan secara internal di seluruh jajaran produknya, Li Auto menegaskan bahwa strategi Li Auto ke depan adalah menguasai teknologi inti sekaligus menata ulang hubungan kekuatan dengan pemasok besar seperti CATL. Ini adalah upaya sadar untuk mengganti posisi sebagai pelanggan besar menjadi pengendali desain dan standar produksi sendiri.

Transisi dari CATL ke Baterai Buatan Sendiri: Bukan Sekadar Pindah Pemasok

Pergeseran Li Auto dari baterai CATL ke baterai buatan sendiri perlu dibaca sebagai strategi kekuatan, bukan sekadar rasionalisasi biaya. Dalam pembaruan di WeChat pada 7 September, perusahaan mengonfirmasi bahwa Li Mega generasi baru dan SUV listrik Li i9 akan beralih bertahap dari baterai CATL ke baterai internal. Model Li i6 versi 2026 bahkan akan menjadi yang pertama memakai baterai 5C buatan Li Auto dan chip bantuan mengemudi Mach, dengan pra-pemesanan dibuka akhir September dan pengiriman awal November. Di balik ini, ada fakta penting: Li Auto sebelumnya adalah pelanggan baterai kendaraan listrik terbesar keempat CATL pada April. Saat pemain sebesar itu memilih mengurangi ketergantungan, pesan ke seluruh rantai pemasok jelas—produsen mobil kian melihat teknologi baterai sebagai aset strategis yang harus mereka kuasai sendiri.

Strategi Kemandirian Baterai: Langkah Berani Li Auto Lepas dari CATL

Integrasi Vertikal EV: Baterai dan Chip sebagai Senjata Margin

Li Auto secara eksplisit menjadikan integrasi vertikal EV sebagai senjata untuk memperbaiki margin sekaligus mengendalikan arah teknologi. Perusahaan memulai pengembangan sel baterai internal sejak 2020, mencakup sel 5C, paket baterai, dan sistem manajemen baterai (BMS), serta desain yang terintegrasi dengan kendaraan dan pengalaman pengisian ultra-cepat 5C. Chip Mach untuk bantuan mengemudi dikembangkan sejak 2022, dengan rencana investasi lanjutan untuk iterasi berikutnya. Semua ini masuk dalam strategi Li Auto mengontrol biaya lewat desain terintegrasi, teknologi internal, dan optimasi rantai pasok—karena margin kendaraan mereka turun dari 19,4% ke 9,4% pada kuartal kedua. Kutipan yang menggambarkan sikap mereka sangat tegas: "Battery technology is not a commodity," ujar Liu Zhimin, Senior Director of Power Batteries Li Auto, menegaskan bahwa desain dasar dan standar manufaktur harus dikuasai sendiri.

Dampak ke Konsumen: Kontrol Teknologi, Harga Lebih Terkendali

Bagi pengguna, strategi ini bukan sekadar drama antara pabrikan dan supplier baterai China; ada dampak praktis yang langsung terasa. Pelanggan yang memesan Li Mega pada atau setelah pukul 15:00 waktu Beijing 7 September akan menerima mobil dengan baterai internal Li Auto, dengan pengiriman mulai November, sementara pengiriman awal model ini sudah dimulai 5 September. Baterai internal juga sudah digunakan pada Li L8, Li L6, dan Li i8, menunjukkan bahwa teknologi rumah sendiri tidak hanya dilekatkan pada satu model unggulan. Di saat tekanan biaya meningkat dan margin menyusut, manajemen menegaskan bahwa mereka memilih mengendalikan biaya melalui teknologi internal dan desain terintegrasi, bukan meneruskan kenaikan biaya ke pelanggan. Dengan kemandirian teknologi mobil yang lebih besar, konsumen mendapatkan kombinasi menarik: performa yang dioptimalkan dari integrasi vertikal EV, plus harga yang lebih terjaga.

Implikasi Jangka Panjang: Kemandirian Sebagai Keunggulan Kompetitif Baru

Data pengiriman menunjukkan bahwa Li Auto memasang strategi kemandirian teknologi pada produk yang paling penting bagi bisnis mereka. Sepanjang tujuh bulan pertama, Li i6 mengirim 135.863 unit, dan meski pengiriman Juli turun 28,12% dibanding Juni menjadi 15.420 unit, model ini tetap menyumbang hampir separuh total pengiriman bulanan. Dengan menjadikan Li i6 versi 2026 sebagai etalase baterai 5C buatan sendiri dan chip Mach, Li Auto mengikat kemandirian teknologi langsung ke tulang punggung penjualan mereka. Di sisi hulu, perusahaan juga memperkuat posisi di manufaktur baterai lewat kepemilikan 8,79% saham di Sunwoda EVB setelah injeksi modal, menjadikannya pemegang saham tunggal terbesar kedua. Jika berhasil, integrasi vertikal EV yang agresif ini akan mengurangi ketergantungan pada raksasa seperti CATL, memberi fleksibilitas desain, dan membuka ruang inovasi generasi kendaraan listrik berikutnya—menjadikan kontrol teknologi inti sebagai sumber keunggulan kompetitif, bukan sekadar fitur marketing.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!