Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

OPPO Find X10 dan X10 Pro Max: Dimensity Beda, Skor 11.000 di Geekbench

OPPO Find X10 dan X10 Pro Max: Dimensity Beda, Skor 11.000 di Geekbench
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Ringkasan: Seri Find X10 Bukan Sekadar Upgrade Kecil

OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max adalah pasangan ponsel Android 17 flagship dengan chipset MediaTek Dimensity 9 series berbeda, RAM 16GB, dan skor performa Geekbench yang mendekati puncak pasar, sehingga menarik bagi pembeli yang memprioritaskan kecepatan mentah dibanding sekadar pembaruan desain kosmetik.

Kunci dari bocoran OPPO Find X10 Geekbench ini sederhana: performanya sudah di kelas papan atas, tetapi kedua model jelas diarahkan ke pembeli yang berbeda. Find X10 mengandalkan Dimensity 9500 3nm, sementara Find X10 Pro Max dipersenjatai Dimensity generasi berikutnya yang diperkirakan 9600/9600 Pro berteknologi 2nm. Dengan konfigurasi itu, OPPO tampak menyiapkan satu model flagship “masuk akal” dan satu lagi flagship super premium. Untuk calon pembeli, pertanyaan utamanya bukan lagi soal kencang atau tidak, melainkan: seberapa besar Anda siap membayar untuk selisih performa yang semakin menipis di dunia nyata.

OPPO Find X10 dan X10 Pro Max: Dimensity Beda, Skor 11.000 di Geekbench

Dimensity 9500 vs 9600: Dua Karakter, Satu Tujuan Kencang

Perbedaan paling penting antara Find X10 dan Find X10 Pro Max ada di jantung dapur pacunya. Find X10 memakai chipset MediaTek MT6993 yang menggabungkan empat inti 2,70 GHz, tiga inti 3,50 GHz, dan satu inti utama hingga 4,21 GHz, lengkap dengan GPU Mali-G1-Ultra MC12; konfigurasi ini mengarah kuat ke Dimensity 9500 3nm di jajaran Dimensity 9 series. Di sisi lain, Find X10 Pro Max memakai MT6995 dengan tiga inti 3,10 GHz, tiga inti 4,35 GHz, dan dua inti hingga 4,55 GHz yang dipasangkan GPU Mali-G2-Ultra-NX MC12; chip ini diproyeksikan sebagai Dimensity 9600 atau 9600 Pro 2nm.

Perbedaan arsitektur ini bukan kosmetik. MT6995 membawa lebih banyak inti kencang dan proses fabrikasi lebih kecil, yang secara teori berarti performa lebih tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik. Artinya, Find X10 Pro Max hampir pasti ditempatkan sebagai Android 17 flagship paling mahal di lini ini, sementara Find X10 menjadi opsi flagship yang masih brutal performanya tetapi sedikit lebih ramah kantong.

Skor Geekbench 3.400/11.000: Angka Besar, Harapan Lebih Besar

Dalam pengujian awal, seri OPPO Find X10 mencatat skor performa ponsel yang sangat agresif: sekitar 3.400 poin untuk single-core dan 11.000 poin untuk multi-core di Geekbench. Angka ini menempatkannya “di antara para pemimpin di segmen prosesor mobile saat ini”. Menariknya, skor ini diperoleh dari perangkat uji yang belum menggunakan perangkat lunak final, sehingga masih ada ruang peningkatan saat rilis komersial nanti.

Yang patut digarisbawahi: kedua varian sama-sama mencatat kisaran skor tersebut, sehingga bagi banyak pengguna, gap performa harian bisa saja tidak sedramatis beda spesifikasi di atas kertas. Namun, Pro Max dengan GPU Mali-G2-Ultra-NX MC12 dan konfigurasi inti lebih agresif akan lebih menarik untuk mereka yang mengejar headroom ekstra untuk gaming berat dan pekerjaan komputasi intensif di masa depan. Pada titik ini, OPPO menegaskan bahwa seri Find X10 tidak lagi sekadar ikut tren, tetapi mengejar posisi terdepan di kelas Dimensity 9 series.

Android 17, RAM 16GB, dan Strategi Varian

Kedua nomor model PMW110 (Find X10) dan PMX110 (Find X10 Pro Max) tercatat hadir dengan RAM 16GB dan menjalankan Android 17. Kombinasi Android 17 flagship dan RAM besar ini menandakan OPPO tidak mau ada bottleneck di sisi memori. Dengan perangkat yang sudah muncul di basis data sertifikasi dan Geekbench, pengembangan produk tampak memasuki fase akhir sebelum peluncuran di pasar Tiongkok, yang diperkirakan berlangsung pada akhir September 2026.

Menariknya lagi, seri ini hampir pasti tidak berhenti di dua model tersebut. Bocoran menyebutkan adanya varian yang lebih terjangkau bernama Find X10E yang direncanakan hadir di keluarga yang sama. Artinya, OPPO tampak menyiapkan satu payung produk Find X10 dengan tiga lapis harga: entry-level, flagship standar, dan flagship ultra. Bagi pembeli, ini kabar baik karena memberikan pilihan, tetapi sekaligus menuntut pemahaman jelas: Anda membeli nama Find X10 saja, atau Anda benar-benar butuh keunggulan ekstra Pro Max?

Implikasi untuk Pembeli: Pilih X10 atau X10 Pro Max?

Secara garis besar, strategi OPPO tampak jelas: Find X10 untuk pengguna yang ingin performa flagship tinggi dan Android 17 modern tanpa membayar premium maksimum, Find X10 Pro Max untuk mereka yang mengejar teknologi Dimensity 2nm paling depan dan siap membayar lebih untuk setiap detik performa tambahan. Karena OPPO Find X10 Geekbench sudah menunjukkan bahwa kedua model berada di papan atas, pertanyaan pembeli bergeser dari “cepat atau tidak” menjadi “seberapa jauh saya benar-benar memanfaatkan selisih Pro Max?”.

Bila fokus Anda pada keseimbangan antara performa, fitur, dan harga, Find X10 tampak sebagai titik manis: Dimensity 9500 3nm, skor single-core 3.400 dan multi-core 11.000, RAM 16GB, dan Android 17 sudah jauh lebih dari cukup untuk mayoritas pengguna. Sebaliknya, jika Anda tipe yang selalu mengincar konfigurasi paling kencang, peduli pada proses 2nm, dan ingin spesifikasi Find X10 Pro Max yang paling lengkap, Pro Max adalah satu-satunya pilihan logis dalam lini ini. Apa pun pilihan Anda, satu hal jelas: seri Find X10 mengirim pesan bahwa MediaTek Dimensity 9 series kini menjadi pusat perhatian di segmen flagship, bukan lagi pelengkap.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!