Verdik Singkat: Ponsel Dual Layar Terjangkau dengan Fokus Baterai
itel A300+ adalah ponsel dual layar terjangkau yang menggabungkan layar utama 6,78 inci 120Hz, layar belakang 2,01 inci, baterai 7.000 mAh, dan memori 6/128 GB di kisaran harga Rp2,199 juta, ditujukan untuk pengguna entry-level yang ingin fitur unik tanpa mengorbankan daya tahan baterai harian. Dari sudut pandang pengguna, ini bukan sekadar ponsel murah dengan gimmick: layar belakang memang punya fungsi, meski belum sempurna. Dengan rating IP65 dan sertifikasi MIL-STD 810H, bodinya terasa siap dipakai kasar sehari-hari. Namun kompromi terlihat di resolusi layar utama yang masih HD+ dan kamera 13 MP yang standar. Di harga Rp2 jutaan, itel A300+ lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan baterai 7000 mAh Rp2 juta dan kepraktisan, bukan pemburu performa tinggi atau kamera canggih.
| Spesifikasi | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Harga | Rp2,199,000 | Kisaran Rp2 jutaan |
| Layar utama | 6,78" IPS, HD+ 1576 x 720, 120Hz | Kecerahan indoor 347 nits, tanpa auto brightness |
| Layar belakang | 2,01" 240 x 296, 30Hz | Notifikasi, kontrol media, preview selfie |
| Chipset | MediaTek Helio G81 | Cukup untuk pemakaian harian ringan |
| RAM & storage | 6 GB / 128 GB | Segmen entry-level, cukup lega |
| Baterai | 7.000 mAh, charger 18W | Fokus daya tahan, pengisian tidak super cepat |
| Kamera | Belakang 13 MP AF, depan 8 MP | Video 1080p 30 FPS |
| Ketahanan | IP65 + MIL-STD 810H | Tahan debu, cipratan air, dan benturan ringan |
| Fitur lain | NFC, dual speaker, triple slot | Fingerprint di tombol power, audio bisa sampai 300% volume |

Layar Belakang: Seberapa Berguna di Pemakaian Nyata?
Layar belakang smartphone budget ini adalah pembeda utama itel A300+ di kelas Rp2 jutaan. Panel 2,01 inci beresolusi 240 x 296 piksel dengan refresh rate 30 Hz ditempatkan di sebelah modul kamera, dan bukan sekadar pajangan. Ia bisa menampilkan notifikasi, kontrol media, pengaturan cepat, kalender, hingga pintasan telepon, bahkan menjawab panggilan langsung dari belakang. Fungsi paling terasa adalah preview selfie memakai kamera belakang 13 MP, yang memberi kualitas foto lebih baik dibanding kamera depan 8 MP. Namun, ada batasan yang membuatnya terasa setengah matang: panggilan WhatsApp belum didukung, dan belum ada kustomisasi di luar fungsi bawaan. "Layar sekunder, baterai 7.000mAh, dan layar utama 120Hz menjadi beberapa daya tarik utamanya." Untuk pengguna yang sering foto dan ingin cek notifikasi tanpa mengaktifkan layar utama, fitur ini praktis; untuk yang jarang memanfaatkan fungsi tersebut, terasa mendekati gimmick.

Desain, Layar Utama, dan Pengalaman Multimedia
Secara desain, itel A300+ memakai bodi dan frame polikarbonat dengan gaya flat dan sudut melengkung, dimensi 168,22 x 79,62 x 8,75 mm serta bobot 224 gram. Beratnya wajar mengingat baterai jumbo 7.000 mAh di dalamnya. Ponsel ini punya rating IP65 dan lolos uji MIL-STD 810H, sehingga lebih tenang saat terkena debu, cipratan air, atau jatuh ringan. Layar utama 6,78 inci IPS beresolusi HD+ 1576 x 720 dengan refresh rate adaptif 120 Hz memberi animasi yang mulus untuk scrolling media sosial dan menonton video. Kecerahan indoor terukur di 347 nits, cukup untuk ruangan, tapi bukan yang paling nyaman di bawah matahari. Dua mode warna, Original dan Bright Colored, menawarkan cakupan sekitar 94% sRGB dan 75% DCI-P3, cukup pekat untuk konsumsi konten, meski kurang ideal untuk editing warna presisi. Dual speaker dengan opsi volume hingga 300% berguna untuk panggilan, walau kualitas suara menurun di level maksimum.

Performa, Baterai 7.000 mAh, dan Kamera 13 MP
Untuk performa, itel A300+ mengandalkan MediaTek Helio G81 dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB, cukup untuk pemakaian harian seperti chat, media sosial, dan streaming ringan. Ponsel ini jelas bukan ditujukan untuk gamer berat, tetapi lebih ke pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai dan fitur unik di kelas Rp2 jutaan. Baterai 7.000 mAh menjadi senjata utama, memberi waktu pakai panjang untuk seharian penuh bahkan dua hari bagi pengguna ringan, meski adaptor bawaan 18W membuat pengisian terasa biasa saja. Di sisi kamera, konfigurasi belakang 13 MP dengan autofokus dan satu sensor pendukung yang belum dijelaskan, plus kamera depan 8 MP pada punch-hole, menawarkan kualitas yang cukup untuk dokumentasi kasual dan media sosial. Perekaman video dibatasi di 1080p 30 FPS, baik di kamera utama maupun selfie. Di sini, layar belakang smartphone budget ini membantu framing selfie dengan kamera utama, tetapi tidak mengubah fakta bahwa kualitas sensor tetap standar.
Kelebihan
- Layar belakang fungsional untuk notifikasi dan preview selfie, membuat ponsel dual layar terjangkau ini berbeda di kelasnya.
- Baterai 7.000 mAh dengan fokus daya tahan, cocok untuk pengguna yang intens memakai ponsel sepanjang hari.
- Rating IP65 dan sertifikasi MIL-STD 810H memberi ketahanan ekstra terhadap debu, cipratan air, dan benturan ringan.
- Memori 6/128 GB dan NFC di harga Rp2 jutaan membuat itel A300+ harga spesifikasi terasa menarik untuk entry-level.
Kekurangan
- Resolusi layar utama masih HD+, kurang tajam bagi pengguna yang sensitif terhadap detail tampilan.
- Fitur layar belakang belum mendukung panggilan WhatsApp dan kustomisasi luas, sehingga potensinya belum maksimal.
- Kamera 13 MP dan adaptor 18W tergolong standar, bukan nilai jual utama bagi pemburu kualitas foto dan pengisian cepat.
- Kecerahan layar 347 nits dan tanpa sensor auto brightness membuat pengalaman outdoor kurang nyaman.

Buy if / Skip if
- Buy the itel A300+ if kamu mencari ponsel dual layar terjangkau dengan layar belakang yang berguna untuk notifikasi dan preview selfie.
- Skip the itel A300+ if kamu mengutamakan layar tajam Full HD atau panel kelas atas untuk menonton dan editing konten.
- Buy the itel A300+ if baterai 7000 mAh Rp2 juta dan ketahanan IP65 + MIL-STD 810H lebih penting daripada performa gaming berat.
- Skip the itel A300+ if kamu ingin kamera utama dan selfie dengan kualitas tinggi, pengisian super cepat, dan fitur kamera yang lengkap.
- Buy the itel A300+ if kamu butuh memori 6/128 GB, NFC, dan triple slot dalam satu paket harga spesifikasi yang ramah kantong.
- Skip the itel A300+ if kamu jarang memakai fitur layar belakang dan lebih memilih ponsel biasa dengan fokus di performa atau kamera.






