Pemanasan: Malang, Surga Pendaki Pemula
Malang bukan cuma soal udara sejuk dan kuliner yang bikin kangen. Buat kamu yang baru mau mulai hobi mendaki, kawasan ini adalah laboratorium alam yang pas buat latihan pertama.
Tanpa harus melewati jalur super ekstrem, Malang dan sekitarnya punya banyak bukit dan gunung dengan trek bersahabat. Cocok buat kamu yang masih pemula tapi sudah pengin merasakan sensasi naik gunung sungguhan.
Berikut beberapa destinasi yang bisa kamu jadikan menu pendakian perdana.
1. Bukit Kuneer – Hangatkan Badan di Tengah Kebun Teh
Lokasi: Kebun Teh Wonosari, Lawang
Ketinggian: ±1.250 mdpl
Tiket masuk: Rp10.000 – Rp20.000
Bukit Kuneer terkenal dengan hamparan kebun teh hijau yang bikin mata adem sejak langkah pertama. Jalurnya relatif landai dan bisa ditempuh sekitar 1 jam dari area parkir.
Trek didominasi bebatuan, jadi mungkin sedikit menguras tenaga untuk kamu yang baru pertama kali mendaki. Tapi jangan khawatir, sepanjang jalur menuju puncak ada tiga pos istirahat yang bisa kamu manfaatkan untuk duduk, tarik napas, dan minum dulu.
Selain kebun teh yang membentang, Bukit Kuneer juga punya spot sunrise yang jadi incaran banyak pendaki. Saat pagi, kabut tipis menyelimuti kebun teh dan menciptakan suasana dingin khas pegunungan yang fotogenik banget.
Ada juga jembatan kayu yang Instagramable, pas buat kamu yang suka hunting foto. Dengan trek yang tidak terlalu sulit, Bukit Kuneer sangat cocok buat pemula yang ingin menikmati pemandangan tanpa harus berhadapan dengan jalur yang ekstrem.
2. Budug Asu – Latihan Serius di Kaki Gunung Arjuno
Lokasi: Kebun Teh Wonosari, Lawang
Ketinggian: ±1.500 mdpl
Tiket masuk: Rp20.000
Budug Asu berada di lereng Gunung Arjuno dan bisa jadi langkah berikutnya setelah kamu nyaman di jalur-jalur ringan. Dari Kebun Teh Wonosari, waktu tempuhnya sekitar 2–3 jam.
Sepanjang perjalanan, kamu akan ditemani pemandangan kebun teh, kebun kopi, dan hutan pinus yang rindang. Suasananya adem dan tenang, cocok untuk menikmati proses jalan pelan tapi pasti.
Trek didominasi tanjakan ringan berbatu. Menjelang puncak, kamu akan dihadapkan pada dua pilihan jalur:
Jalur cepat: Pendek, tapi menantang dengan kemiringan hampir 90 derajat, dikenal sebagai Tanjakan Dhemit.
Jalur lambat: Lebih bersahabat karena medannya landai, tapi harus memutar bukit sehingga jaraknya bisa 2–3 kali lebih jauh.
Pengalaman di Budug Asu terasa lengkap untuk pemula: ada latihan fisik, ada sedikit adrenalin, dan ada bonus view Gunung Arjuno dari dekat. Hutan pinus dan kebun teh yang dilewati bikin perjalanan terasa menenangkan, meski napas sesekali ngos-ngosan.
3. Bukit Jabal – Pendakian Singkat dengan View Tiga Gunung
Lokasi: Dau, Malang
Ketinggian: ±1.470 mdpl
Tiket masuk: Rp15.000
Buat kamu yang cari pendakian singkat tapi tetap dapat pemandangan mewah, Bukit Jabal bisa masuk daftar utama. Aksesnya cukup mudah, fasilitasnya memadai, dan jalurnya umumnya ditempuh dalam 2–3 jam saja.
Perjalanan dimulai dari pos pendaftaran atau basecamp. Dari sana, kamu akan melewati perkebunan jeruk dengan jalur yang relatif landai menuju pos 1.
Setelah itu, medan mulai menanjak dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Bagian ini sering disebut tanjakan “bikes” karena terasa panjang dan melelahkan. Usai melewati tanjakan tersebut, kamu akan tiba di pos 3 yang area datarnya terbatas, lalu lanjut ke pos 4 dengan jalur yang mulai lebih landai, meski masih ada beberapa tanjakan licin menjelang area camping.
Setibanya di puncak dengan ketinggian sekitar 1.470 mdpl, semua lelah akan terbayar. Dari Bukit Jabal, kamu bisa menyaksikan tiga gunung sekaligus: Panderman, Arjuno, dan Semeru.
Momen sunrise dan sunset di sini sangat sayang untuk dilewatkan. Ada area camping yang nyaman, sehingga kamu bisa bermalam dan menikmati suasana pegunungan lebih lama.
4. Gunung Bokong – Jalur Baru yang Ramah Pendaki Pemula
Lokasi: Pesanggrahan, Batu
Ketinggian: ±1.860 mdpl
Tiket masuk: Rp20.000
Gunung Bokong di Kota Batu punya ketinggian yang pas untuk pemula yang ingin naik level. Jalur pendakiannya baru dibuka untuk umum pada 2024 dan karakter treknya cenderung landai.
Dari basecamp, waktu tempuh menuju puncak sekitar 45 menit hingga 1 jam. Sebelum mulai mendaki, kamu wajib mendaftar di pos perizinan di Basecamp Gunung Buthak dan Panderman.
Di sepanjang jalur sudah tersedia papan penunjuk arah, jadi risiko tersesat cukup minim. Trek melewati hutan alami yang cukup lebat, menghadirkan suasana yang tenang dan sejuk.
Sesampainya di puncak, kamu akan disuguhi pemandangan Gunung Arjuno dan gemerlap citylight Kota Batu saat malam hari. Sunrise dan sunset di sini juga memanjakan mata. Di area puncak tersedia tempat camping, jadi kamu bisa menghabiskan malam di ketinggian dengan view kota yang berkelip di bawah.
5. Bukit Lincing – Lautan Awan di Jalur Arjuno
Lokasi: Wonorejo, Lawang
Ketinggian: ±1.860 mdpl
Tiket masuk: Rp20.000
Bukit Lincing berada di jalur pendakian menuju Gunung Arjuno dari arah Lawang, Kabupaten Malang. Waktu tempuh menuju puncak berkisar 3–5 jam, dengan karakter medan yang bervariasi: mulai dari jalur landai hingga tanjakan curam berbatu.
Pendakian bisa dimulai dari area Kebun Teh Wonosari di Kecamatan Lawang. Trek awal melewati perkebunan teh hijau, lalu berlanjut melintasi kebun kopi dan hutan pinus.
Di beberapa titik, kamu akan menemukan hamparan sabana sebelum memasuki bagian jalur bebatuan dan tanjakan menuju puncak. Kombinasi lanskap yang beragam ini bikin perjalanan ke Bukit Lincing terasa seru dan tidak membosankan.
Bukit Lincing dikenal dengan lautan awan yang menawan. Dari puncak, kamu bisa melihat hamparan daratan luas hingga Gunung Semeru yang menjulang di kejauhan.
Walau jalurnya bervariasi, tingkat kesulitannya masih cukup bersahabat sehingga tetap cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba trek sedikit lebih menantang.
Siap Mulai Pendakian Pertama?
Untuk kamu yang baru ingin mengenal dunia pendakian, lima destinasi di atas bisa jadi langkah awal yang ideal. Jalurnya relatif aman, pemandangannya juara, dan durasi tempuhnya masih masuk akal untuk pemula.
Beberapa hal yang perlu kamu siapkan sebelum berangkat:
Pastikan kondisi badan fit dan cukup istirahat.
Gunakan sepatu dan pakaian yang nyaman untuk aktivitas outdoor.
Bawa air minum dan camilan yang cukup.
Patuhi aturan basecamp dan jaga kebersihan jalur.
Kalau kamu sudah tak sabar merasakan sensasi menaklukkan puncak pertama, Malang siap menyambut. Saatnya mulai petualangan mendaki pertamamu dan jatuh cinta pada gunung pelan-pelan.






