KuybeliKuybeli

PUBG Diblokir di Mana-Mana? Ini Alasan Serius di Baliknya yang Wajib Gamer Tahu

PUBG Diblokir di Mana-Mana? Ini Alasan Serius di Baliknya yang Wajib Gamer Tahu
Minat|Game for Peace (PUBG Mobile)

Game Perang, Ledakan di Sekolah, dan Keresahan Soal PUBG

Pemerintah Indonesia mulai terang-terangan mempertimbangkan langkah pembatasan untuk game online bernuansa senjata api seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), setelah insiden ledakan di salah satu sekolah menengah atas di Jakarta Utara.

Game bertema tembak-tembakan ini bukan pertama kali jadi sorotan. Di banyak negara, PUBG Mobile sudah lebih dulu dianggap sebagai pemicu perilaku agresif dan kekerasan di kalangan anak muda.

Negara-Negara yang Memblokir atau Membatasi PUBG

PUBG Mobile sudah pernah diblokir atau dibatasi di sejumlah negara. Alasannya berkisar dari isu sosial, kesehatan mental, sampai keamanan nasional.

Berikut rangkumannya:

  • Afghanistan
    Melalui badan regulator telekomunikasi ATRA, pemerintah pernah menangguhkan PUBG Mobile setelah konsultasi dengan berbagai pihak, mulai dari kementerian, psikolog, kepala sekolah, hingga pakar keamanan siber.
    Penilaiannya: game ini dinilai menimbulkan kegelisahan sosial dan perlu dievaluasi dampaknya.

  • Bangladesh
    Mahkamah Tinggi Bangladesh pada 2022 memerintahkan pelarangan PUBG dan Free Fire. Game-game tersebut dicap sebagai “aplikasi destruktif” karena dianggap merusak perilaku anak-anak.
    Pemerintah menilai game ini memicu kecanduan dan menurunkan performa akademik para pelajar.

  • India
    India termasuk yang paling tegas terhadap PUBG Mobile. Pada 2020, pemerintah memblokir PUBG bersama puluhan aplikasi lain yang terafiliasi dengan China, dengan alasan keamanan nasional dan perlindungan data pengguna.
    Namun, game ini kemudian kembali dalam bentuk baru: Battlegrounds Mobile India (BGMI), versi khusus yang dikelola Krafton asal Korea Selatan, tanpa keterlibatan langsung Tencent.

  • Nepal
    Nepal sempat memblokir PUBG setelah pengadilan distrik Kathmandu mengabulkan gugatan publik terkait dampak negatif game terhadap anak-anak.
    Tapi drama belum selesai: Mahkamah Agung kemudian membatalkan larangan tersebut dengan alasan melanggar kebebasan berekspresi dan hak bermain.

  • Yordania
    Pada 2019, pemerintah Yordania melarang PUBG Mobile karena dinilai menimbulkan dampak sosial negatif, termasuk meningkatnya perilaku agresif dan kasus intimidasi di kalangan remaja.

  • China
    Secara resmi, versi global PUBG tidak beredar di China. Sebagai gantinya, diluncurkan versi lokal bernama “Game for Peace” yang disesuaikan dengan regulasi domestik.
    Konten, nuansa, dan pengemasan disesuaikan agar lebih selaras dengan aturan dan nilai yang dijaga pemerintah setempat.

  • Pakistan
    Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) juga pernah melarang PUBG Mobile setelah menerima banyak keluhan mengenai efek buruk game terhadap kesehatan fisik dan mental anak-anak.
    Setelah muncul berbagai petisi ke Pengadilan Tinggi Islamabad, larangan ini akhirnya dicabut.

Kekhawatiran di Indonesia: Bukan Sekadar Game

Di Indonesia, game online bersenjata mulai dianggap sebagai ancaman potensial bagi tumbuh kembang anak dan pelajar.

Kekhawatiran utamanya:

  • Pengaruh buruk pada perilaku generasi muda

  • Risiko efek jangka panjang terhadap generasi berikutnya

  • Normalisasi kekerasan lewat hiburan digital

Pemerintah menyoroti bahwa dampaknya tidak cuma sekarang, tetapi bisa merembet ke pola pikir dan kebiasaan generasi ke depan.

Rencana Pembatasan: Fokus pada Game Bernuansa Senjata Api

Game yang sedang dipertimbangkan untuk dibatasi utamanya adalah game:

  • Bernuansa perang

  • Menggunakan senjata api (senpi) sebagai elemen utama

  • Umumnya berada dalam kategori first-person shooter (FPS) maupun battle royale seperti PUBG

Dalam jenis game seperti ini, pemain bukan hanya melihat senjata, tetapi juga:

  • Diperkenalkan pada berbagai tipe senjata

  • Dengan sangat mudah mempelajari nama dan karakteristiknya

  • Terpapar visual kekerasan dalam intensitas tinggi

Poin yang jadi sorotan pemerintah: akses pengetahuan soal senjata di dalam game dinilai terlalu mudah dan detail, sehingga dianggap berpotensi berbahaya.

PUBG, Kebebasan Bermain, dan Batas yang Mulai Ditarik

Dari Afghanistan sampai Pakistan, dari India sampai China, pola kebijakannya mirip:

  • Saat kekhawatiran sosial, psikologis, dan keamanan meningkat, PUBG jadi salah satu target regulasi.

  • Beberapa negara memilih pemblokiran total, sebagian lain melakukan penyesuaian dan pelokalan konten.

Di Indonesia, diskusinya baru mengerucut ke opsi pembatasan game bersenjata. Bukan mustahil, ke depan kebijakan lebih tegas bisa diambil, terutama jika kasus-kasus kekerasan yang dikaitkan dengan game terus bermunculan.

Bagi gamer, ini jadi alarm penting:

  • Memahami bahwa game favorit bisa terdampak regulasi kapan saja

  • Menyadari bahwa isu yang dibahas bukan cuma soal hiburan, tapi juga soal dampak sosial, keamanan, dan masa depan generasi muda.

Intinya, PUBG dan game sejenis kini berada di persimpangan antara kebebasan bermain dan kebutuhan pembatasan demi keselamatan publik.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!