sumber gambar utama: logitech official website
Mouse 200 ribuan yang katanya “entry-level”, tapi performanya sering disamain sama mouse lebih mahal. Setelah dipakai harian—kerja, edit ringan, sampai main FPS—ini layak dibeli kalau kamu cari akurasi stabil + build aman, tapi ada satu limit yang bakal kerasa kalau lo udah advanced.
Posisi Produk dan Siapa Targetnya
Logitech G203 ada di kategori budget gaming mouse (±200 ribuan) dengan positioning:
→ safe choice buat gamer casual sampai semi-competitive
Ini bukan mouse gimmick RGB doang. Fokusnya ada di sensor akurat + shape universal.
Target utamanya jelas:
Gamer FPS entry sampai mid (Valorant, CS2, Apex)
User kantoran yang butuh presisi (design ringan, editing)
Mahasiswa yang butuh mouse awet tanpa mikir ribet
Dipakai harian di skenario real:
kerja di café 4–5 jam
main ranked malam (2–3 jam)
pindah-pindah laptop
Bedah Performa Inti!
sumber gambar: logitech official website
1. Sensor – Stabil, Ini Kunci Utamanya
G203 pakai sensor Logitech Mercury (hingga 8,000 DPI).
Di penggunaan real:
tracking gerakan kecil tetap kebaca rapi
flick shot di FPS masih konsisten
tidak ada random jitter di DPI rendah-menengah
Kalau lo main di 400–800 DPI:
→ ini udah lebih dari cukup
→ tracking-nya terasa “nempel”, bukan licin kosong
Ini yang bikin G203 sering dibilang “overkill untuk harga segini”.
2. Shape dan Grip – Aman Buat Banyak Tangan
Desainnya simetris, ukuran medium.
Dipakai:
palm grip → nyaman tapi agak penuh
claw grip → paling ideal
fingertip → masih oke
Sensasi fisik:
body ringan ±85 gram
permukaan matte, agak kesat pas tangan kering
kalau tangan mulai keringetan, grip masih aman (tidak licin ekstrem)
Dipakai lama (3–4 jam):
→ tidak bikin pegal signifikan
→ distribusi berat balance
Ini tipe mouse yang “tidak wow, tapi tidak ada yang salah”.
3. Click dan Respons – Crisp, Tapi Ada Karakter
Switch klik terasa:
cukup clicky
ada feedback “tajam”
bukan tipe empuk
Dipakai spam klik:
→ respons cepat
→ tidak ada delay kerasa
Tapi:
suara klik agak keras
di ruangan sepi bisa cukup ganggu
4. RGB dan Build – Simpel, Tapi Niat
RGB di logo belakang:
bisa diatur via Logitech G Hub
tidak norak, lebih ke subtle lighting
Build quality:
plastik solid
tidak ada flex aneh
scroll wheel stabil (tidak goyang)
Dipakai masuk tas, kebanting dikit:
→ masih aman
→ ini salah satu keunggulan Logitech: durability
5. Software – G Hub, Simple Tapi Powerful
Lewat software:
atur DPI (step by step)
macro ringan
RGB customization
UI:
gampang dipahami
tidak ribet kayak software brand lain
Checkout sekarang di KuyBeli!
Kekurangan yang Real
1. Sensor Bukan Kelas Pro
Walaupun stabil, ini bukan sensor high-end.
Di kondisi:
flick cepat banget
DPI tinggi (>1600)
→ mulai terasa limitnya
→ tidak sepresisi mouse esports kelas atas
2. Kabel Masih Biasa Aja
bukan paracord
agak kaku
Kalau lo sensitif:
→ bakal kerasa drag di meja
3. Tidak Ada Side Grip Premium
tidak ada karet tambahan
full plastik
Kalau tangan lo gampang keringetan:
→ grip terasa “biasa aja”
Spesifikasi Inti (Yang Penting-penting Aja)
Sensor: Logitech Mercury
DPI: 200 – 8,000
Weight: ±85 gram
Polling Rate: 1000 Hz
Switch: Mechanical click (durable)
RGB: Yes (Light Sync)
Connection: Wired USB
Alternatif yang Sedikit Lebih Mahal

sumber gambar: TEK id
Kalau lo lihat Logitech G102 Gaming Mouse Wired, ini sebenarnya masih “satu DNA” sama G203.
Perbedaannya tipis tapi ada:
Branding regional (G102 sering muncul di Asia)
Sensor di beberapa versi slightly upgraded (tergantung batch)
Harga sedikit lebih mahal
Real use:
→ feel hampir identik
→ shape sama
→ performa beda tipis banget
Kesimpulan simpel:
Kalau selisih harga kecil → ambil G102
Kalau mau paling hemat → G203 sudah cukup
Beli atau Lewat?
Ambil Logitech G203 kalau:
Budget mentok 200 ribuan
Butuh mouse akurat, bukan sekadar RGB
Main FPS casual sampai semi serius
Mau produk awet tanpa drama
Jangan ambil kalau:
Lo kompetitif hardcore (butuh sensor top-tier)
Sensitif sama kabel kaku
Cari mouse super ringan (<70g)
Di harga 200 ribuan, G203 itu value for money yang rasional, bukan hype kosong.
Ini bukan mouse yang bikin performa lo naik drastis. Tapi ini mouse yang tidak akan jadi bottleneck.
Kalau logika kamu simpel: “gue butuh mouse aman, presisi, tahan lama”






