Kuybeli

Lahir Dari Kultur Basket 90an, Bagaimana Nasib Sneakers High Top di 2026 Ini?

Profil อนุชา วิริยะอนุชา วิริยะ01-27

Sumber gambar utama: rawpixel via iStock


Sneakers high top lahir dari lapangan basket era 90an dan tumbuh jadi simbol gaya jalanan. Siluetnya tegas, pergelangan tertutup, dan identik dengan kultur hip hop serta skate. Di 2026, sneakers jenis ini kembali ramai dibicarakan karena muncul di runway, media sosial, dan streetwear harian.

Banyak orang mengira sneakers high top sudah usang dan kalah praktis dari low top. Faktanya, model ini justru menemukan bentuk barunya lewat desain lebih ringan dan warna yang lebih fleksibel. Tren ini menarik karena memperlihatkan bagaimana gaya lama bisa hidup lagi dalam konteks modern.

Kebangkitan Sneakers High Top di Era Sekarang

Sneakers high top kembali muncul dalam koleksi brand lokal dan global. Siluet klasik dipertahankan, tetapi material dibuat lebih tipis dan sol lebih empuk. Hasilnya, sneakers ini terasa lebih nyaman dipakai seharian.

Di media sosial, banyak kreator memadukan sneakers high top dengan celana lurus, cargo pants, dan jaket ringan. Kombinasi ini membuat tampilannya tidak lagi terlihat berat. Sneakers kembali relevan sebagai elemen utama gaya kasual.

Kenapa Tren Ini Terjadi

1. Nostalgia Kultur 90an

Generasi sekarang tertarik pada estetika retro. Sneakers high top membawa memori era Jordan, skate punk, dan hip hop awal. Nostalgia ini membuat sneakers lama terasa segar lagi.

2. Evolusi Desain dan Material

Brand sekarang membuat sneakers high top lebih breathable dan ringan. Upper tidak lagi kaku dan sol dibuat fleksibel. Ini menjawab keluhan lama soal rasa pegal dan panas.

3. Dorongan dari Streetwear dan Media Sosial

Streetwear kembali mengangkat siluet besar dan bold. Sneakers high top cocok dengan gaya ini karena tampil dominan. Algoritma media sosial mempercepat penyebaran tren ini.

Sumber gambar: rawpixel via iStock

Sneakers High Top yang Relevan di 2026

Beberapa model lokal menunjukkan bagaimana sneakers high top beradaptasi dengan tren baru. Desainnya simpel, warnanya netral, dan mudah dipadukan dengan outfit harian.

1. SABA Basic High ALL Black White

Model ini menonjolkan warna hitam putih yang aman untuk semua gaya. Siluetnya bersih dan tidak berlebihan. Sneakers ini cocok untuk kamu yang ingin tampil rapi tapi tetap kasual.

2. Ventela Bts 70s High Black Natural

Sneakers ini membawa nuansa retro dengan sentuhan modern. Warna natural membuatnya mudah dipadukan dengan jeans atau chino. Cocok untuk kamu yang suka gaya klasik.

3. NORTH STAR ROVER HI-TOP

Model ini terlihat lebih sporty dan tegas. Cocok untuk kamu yang ingin sneakers high top yang terlihat kuat. Desainnya pas untuk aktivitas luar ruang ringan.

Kamu bisa menemukan berbagai sneakers high top lokal dan impor di KuyBeli dengan harga serta promo menarik. Platform ini memudahkan kamu membandingkan model sesuai gaya dan kebutuhan.

Sumber gambar: rawpixel via iStock

Pengaruh Tren Ini ke Industri dan Gaya Hidup

Kembalinya sneakers high top mendorong brand lokal bereksperimen dengan siluet lama. Mereka tidak lagi hanya bermain di low top. Ini membuka ruang kreativitas dan diferensiasi produk.

Di sisi konsumen, orang jadi lebih berani bereksperimen dengan gaya. Sneakers tidak lagi sekadar alas kaki fungsional. Sneakers menjadi pernyataan identitas visual.

Prediksi Nasib Sneakers High Top ke Depan

Sneakers high top tidak akan menggantikan low top sepenuhnya. Keduanya akan hidup berdampingan. High top akan jadi pilihan gaya tertentu, bukan default harian semua orang.

Di 2026 dan seterusnya, sneakers jenis ini akan semakin minimalis. Warna netral dan desain bersih akan mendominasi. Fokusnya tetap pada kenyamanan dan fleksibilitas gaya.

Sneakers Lama dengan Wajah Baru

Sneakers high top membuktikan bahwa tren tidak pernah benar benar mati. Ia hanya tidur dan bangun dengan baju baru. Di 2026, sneakers ini bukan simbol masa lalu, tapi bagian dari gaya masa kini.

komentar

Belum ada komentar,