sumber gambar utama: Sony Website Official Website
Oke, jujur ya dari awal. Kali ini kita kedatangan headphone yang udah lama banget disebut-sebut sebagai "headphone ANC terbaik di dunia" — Sony WH-1000XM5. Dan saya nggak mau langsung bilang iya atau nggak, karena setelah dipake sehari-hari naik MRT, lembur di kafe Sudirman, sampai video call marathon di kantor, ada satu hal yang bakal saya bongkar di sini yang jarang dibahas reviewer lain.
Kesimpulan singkatnya dulu: WH-1000XM5 adalah headphone wireless ANC terbaik di kelasnya untuk pengguna harian Indonesia yang aktif bergerak. Di kisaran harga Rp 3,8 jutaan hingga Rp 4,5 jutaan di Tokopedia, Shopee, dan Sony Store resmi, ini bukan pembelian impulsif — tapi untuk orang yang tepat, ini investasi yang balik modal dalam beberapa bulan.
Ini Sebenarnya Produk Apa?
Sony WH-1000XM5 adalah headphone over-ear wireless flagship generasi kelima dari seri 1000X yang sudah legendaris sejak 2016. Posisinya ada di kelas premium, bersaing langsung dengan Bose QuietComfort Ultra dan Apple AirPods Max. Targetnya jelas: kamu yang kerja dari mana saja, sering commute, butuh fokus maksimal, dan nggak mau kompromi soal kualitas suara.
Desainnya mengalami perombakan total dibanding XM4 — lebih ramping, lebih minimalis, dengan finishing matte yang terasa halus dan agak "premium plastik" di tangan. Bobotnya 250 gram, dan pertama kali dipakai, rasanya seperti ada bantal kecil di masing-masing telinga. Serius, ear cup-nya se-soft itu.
Bedah 7 Keunggulan Utama
sumber gambar: Sony Website Official Website
1. ANC-nya Ini Beneran Level Dewa
Ini yang bikin XM5 racun banget. Sony membekali headphone ini dengan 2 prosesor dan 8 mikrofon yang bekerja bareng untuk menyaring suara. Hasilnya? Dalam pengujian independen, ANC XM5 mampu mereduksi suara sekitar 31 dB — artinya suara deru mesin KRL Commuterline yang biasanya berisik banget itu hampir hilang sepenuhnya. Yang tersisa cuma low-frequency yang samar, bukan bising yang ganggu konsentrasi. Buat yang sering kerja dari kafe di Jakarta dengan ambience ramai dan suara espresso machine yang ngebul, ini persis kayak naik level dari noise cancelling biasa ke silent room mode.
Fitur Auto NC Optimizer juga pintar: dia otomatis mendeteksi kondisi sekitar — apakah kamu lagi di pesawat, di kereta, atau di ruangan — dan menyesuaikan intensitas ANC-nya sendiri tanpa perlu setting manual.
2. Suara: Warm, Rich, dan Enak Buat Kerja Panjang
Karakter suara XM5 itu warm dan smooth — bass-nya terasa, mid-range vokal tetap hadir, treble nggak terlalu harsh. Buat dengerin playlist lo-fi hip hop sambil coding, jazz waktu nulis laporan, atau bahkan K-Pop waktu ngerjain slide presentasi, rasanya cocok banget. Driver 30mm custom-engineered yang baru memberikan detail lebih baik dibanding XM4.
Satu catatan penting: secara default, sound signature XM5 agak "V-shaped" — bass dan treble sedikit lebih dominan dari mid. Kalau kamu pengen lebih neutral, tinggal buka aplikasi Sony Sound Connect dan adjust EQ-nya. Setelah EQ disetel, headphone ini beneran beda level.
3. Baterai 30 Jam (dengan ANC) — Ini Surga buat Traveler
30 jam dengan ANC aktif. Artinya kalau kamu kerja 8 jam sehari, kamu baru perlu charge setiap 3-4 hari sekali. Ada juga mode tanpa ANC yang bisa tembus 40 jam. Dan fitur Quick Charge-nya luar biasa: charge 3 menit = 3 jam playback. Buat yang sering lupa charge sebelum berangkat kerja, ini penyelamat sejati.
4. Call Quality yang Langka di Kelas Ini
Dengan 8 mikrofon, kualitas telepon XM5 itu beda class dari kebanyakan headphone wireless. Dalam kondisi testing di pinggir jalan Jakarta yang ributnya nggak karuan, suara kamu di ujung telepon tetap terdengar jernih dan bersih tanpa banyak background noise. Ini yang bikin XM5 sangat cocok buat yang sering WFH tapi perlu meeting Zoom atau Google Meet berkali-kali dalam sehari.
5. Multipoint Connection — Dua Device Sekaligus
Fitur yang sering diremehkan tapi value-nya tinggi banget: XM5 bisa tersambung ke dua device sekaligus. Laptop kantor dan HP pribadi, misalnya. Pas lagi dengerin musik dari laptop, tiba-tiba ada WhatsApp call masuk di HP — langsung beralih otomatis tanpa perlu disconnect-connect manual. Buat pengguna yang hidupnya multi-device, ini quality of life upgrade yang nyata.
6. Speak-to-Chat dan Quick Attention: Fitur Cerdas Sehari-hari
Speak-to-Chat: musik langsung pause otomatis begitu kamu mulai ngomong. Berguna banget waktu lagi antri kopi dan tiba-tiba barista nanya mau pesen apa. Quick Attention Mode: tinggal tutup telapak tangan di ear cup kanan, dan suara luar langsung masuk — tanpa perlu lepas headphone. Dua fitur ini terdengar sepele, tapi kalau udah terbiasa, rasanya kayak superpower.
7. Ambient Sound Mode yang Natural
Mode Ambient Sound XM5 itu salah satu yang terbaik: suara luar masuk dengan natural, nggak terdengar "artificial" atau seperti dengar dari balik tabung. Kamu bisa tetap aware sama sekitar — dengar pengumuman di bandara, atau ngobrol sama teman — tanpa perlu lepas headphone. Level awareness bisa disesuaikan lewat aplikasi.
Yang Perlu Jadi Catatan
Build quality: Semua plastik, nggak ada metal.
Ini yang sering jadi kontroversi. XM5 sepenuhnya terbuat dari plastik — bahkan headband extension yang di XM4 masih ada aksen metal, sekarang full plastik. Secara feel di tangan, ini terasa kurang premium untuk headphone di harga 4 juta lebih. Headband-nya halus dan kuat, tapi kalau dibandingkan Bose QuietComfort Ultra yang finishing-nya lebih premium, XM5 kalah di bagian ini. Untuk penggunaan hati-hati di dalam tas, ini oke. Tapi kalau kamu tipe yang sering lempar headphone ke kursi atau masukkan tas tanpa case, perlu ekstra hati-hati.
Kualitas suara di wired mode: Sebaiknya dihindari.
Kalau kamu pakai XM5 dalam mode kabel (ada port 3.5mm), kualitas suaranya drop signifikan — mid-range jadi recessed dan suara terdengar tidak seimbang. Ini karena dalam wired mode, audio tidak melalui DSP internal. Solusinya: selalu pakai wireless, dan ini memang headphone yang "dirancang wireless". Tapi kalau kamu sering butuh mode kabel, ini perlu dipertimbangkan.
Spesifikasi Utama
Driver: 30mm Precision-Engineered. ANC: 2 prosesor + 8 mikrofon, reduksi hingga 31 dB. Baterai: 30 jam (ANC on) / 40 jam (ANC off). Quick Charge: 3 menit = 3 jam. Bluetooth: 5.2. Codec: SBC, AAC, LDAC (Hi-Res Wireless). Bobot: 250 gram. Koneksi: Multipoint (2 device). Aplikasi: Sony Sound Connect. Warna: Hitam (Black), Putih Platinum (Silver). Garansi resmi Indonesia: 1 tahun.
Alternatif Budget: Sony MDR-ZX110AP (~Rp 185.000 – Rp 200.000)
sumber gambar: Sony Website Official Website
Nggak semua orang butuh atau siap invest 4 jutaan untuk headphone. Kalau kamu lagi cari headphone Sony yang decent buat kebutuhan sehari-hari dengan budget super terjangkau, Sony MDR-ZX110AP layak dipertimbangkan. Driver 30mm-nya menghasilkan suara yang cukup balanced untuk harganya — vokal jernih, bass nggak berlebihan, dan cocok banget buat dengerin podcast atau musik kasual waktu commute. Ada inline mic dan remote untuk terima panggilan langsung dari kabel. Memang nggak ada ANC, wireless, atau fitur smart apa pun — ini headphone kabel basic yang jujur soal kemampuannya. Tapi untuk pelajar, mahasiswa, atau siapa pun yang butuh headphone fungsional dengan nama Sony tanpa menguras tabungan, MDR-ZX110AP adalah nilai terbaik di segmennya. Tersedia di Tokopedia dan Shopee di kisaran harga Rp 175.000–Rp 200.000.
Untuk Siapa Ini, dan Untuk Siapa Bukan?
WH-1000XM5 cocok banget buat kamu yang: punya aktivitas tinggi di lingkungan berisik — commuter KRL atau busway, pekerja open office, remote worker di kafe, atau frequent flyer. Butuh headphone yang bisa dipake seharian tanpa pegal. Sering meeting online dan nggak mau suaranya ganggu atau terganggu noise sekitar. Dengerin berbagai genre musik dan butuh headphone yang versatile.
Pikir dua kali kalau kamu: audiophile yang lebih fokus ke sound quality murni tanpa fitur ANC — di harga yang sama ada pilihan dengan tuning lebih neutral. Butuh build quality premium dengan material metal. Atau kalau kamu lebih sering pakai mode kabel dari headphone wireless.
Beli di mana: Sony Store Official di Ecommerce adalah pilihan paling aman untuk garansi resmi 1 tahun Sony Indonesia. Harga kisaran Rp 3,8 juta sampai Rp 4,5 juta tergantung promo dan warna. Sering ada diskon di event tanggal kembar yang bisa turun cukup signifikan — worth it untuk nunggu sebentar kalau budget agak mepet. Jangan lupa checkout dari KuyBeli!
Kalau dari pengalaman pakai harian, XM5 adalah salah satu pembelian yang genuinely mengubah kualitas kerja sehari-hari. Hening di saat yang tepat itu, ternyata, lebih berharga dari yang kita kira.






