Mau Mulai Rutin Gerak, tapi Galau antara Pilates dan Yoga?
Pengen mulai rajin olahraga, tapi masih bingung harus daftar kelas yoga atau pilates duluan?
Dari luar, keduanya sama-sama pakai matras dan kelihatan menenangkan. Tapi kalau dilihat lebih dekat, fokus latihan, tujuan, sampai alat yang dipakai ternyata cukup berbeda, lho.
Supaya latihanmu nggak salah arah dan hasilnya lebih maksimal, penting banget buat memahami perbedaan pilates dan yoga sebelum menentukan pilihan.
Setelah menyimak penjelasan ini, kamu bakal lebih mudah memutuskan jenis latihan mana yang paling pas dengan kebutuhan tubuh dan gaya hidupmu.
7 Perbedaan Utama Pilates dan Yoga

Sekilas, yoga dan pilates mirip karena sama-sama mengandalkan matras, gerakan terkontrol, dan pengaturan napas. Namun, keduanya punya dasar latihan, metode, dan manfaat yang tidak sama.
Berikut perbedaan penting yang perlu kamu tahu.
1. Asal dan Latar Belakang
Yoga sudah dipraktikkan sejak ribuan tahun lalu di India, sekitar 2.500–5.000 tahun yang lalu. Awalnya, yoga merupakan bagian dari praktik spiritual yang bertujuan menyelaraskan tubuh, pikiran, dan jiwa.
Pilates lahir jauh lebih belakangan. Metode ini dikembangkan pada abad ke-20 oleh Joseph Pilates, seorang atlet asal Jerman.
Pada mulanya, pilates digunakan sebagai metode rehabilitasi dan penguatan tubuh, terutama untuk tentara dan penari yang sedang dalam pemulihan cedera.
2. Metode dan Gaya Latihan
Yoga menggabungkan gerakan tubuh, peregangan, dan kesadaran napas untuk mencapai ketenangan fisik dan mental.
Setiap pose yoga biasanya dilakukan dengan penuh kesadaran (mindful) dan sering disertai sesi relaksasi atau meditasi di awal atau akhir kelas.
Sementara itu, pilates berfokus pada rangkaian gerakan kecil yang terkontrol dan sangat menekankan kerja otot inti (core).
Latihan pilates mengajarkan tubuh untuk bergerak stabil dari pusat, sehingga cukup populer sebagai latihan pendukung pemulihan pasca cedera atau untuk memperbaiki pola gerak.
3. Tujuan Latihan
Tujuan utama yoga adalah menciptakan keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Banyak orang memilih yoga untuk:
Mengurangi stres dan rasa cemas
Menenangkan sistem saraf
Menjaga kelenturan dan mobilitas tubuh
Pilates punya fokus yang sedikit berbeda. Latihan ini bertujuan untuk:
Menguatkan otot inti
Memperbaiki postur tubuh
Menjaga stabilitas dan kontrol gerak
Hasilnya, pilates sangat membantu kamu yang ingin tubuh lebih stabil, kuat, dan efisien dalam bergerak sehari-hari.
4. Teknik Pernapasan
Di yoga, sebagian besar latihan menggunakan napas dalam dengan menarik dan mengembuskan napas melalui hidung. Teknik ini membantu menciptakan rasa tenang, fokus, dan rileks.
Pilates memakai teknik lateral breathing, yaitu mengarahkan napas ke sisi tulang rusuk sambil tetap menjaga otot perut tetap aktif.
Perbedaan teknik ini membuat sensasi latihan yoga dan pilates terasa tidak sama, meski sama-sama mengutamakan napas.
5. Peralatan yang Digunakan
Secara umum, perlengkapan yoga dan pilates memang sama-sama melibatkan matras, tetapi detail alat yang digunakan cukup berbeda.
Dalam yoga, perlengkapannya cenderung simpel. Biasanya cukup dengan:
Matras yoga
Beberapa alat bantu tambahan seperti block atau strap untuk membantu peregangan atau penyesuaian pose
Di sisi lain, pilates sering kali menggunakan lebih banyak alat untuk menambah variasi dan tantangan gerakan, misalnya:
Pilates ring
Bola pilates
Resistance band
Reformer machine dan alat khusus lainnya
6. Variasi Jenis Latihan
Yoga punya banyak sekali aliran dan gaya, mulai dari yang lembut dan menenangkan hingga yang dinamis dan cukup menguras tenaga.
Beberapa kelas terasa seperti meditasi bergerak, sementara yang lain bisa membuatmu cukup berkeringat.
Pilates umumnya memiliki struktur gerakan yang lebih konsisten dan berulang. Biasanya, peserta akan:
Mempelajari gerakan dasar terlebih dahulu
Meningkat ke level lanjutan secara bertahap bersama instruktur
Dengan pola seperti ini, tubuhmu diajak membangun kekuatan inti secara progresif dan terarah.
7. Manfaat Utama untuk Tubuh
Perbedaan pilates dan yoga juga terlihat jelas dari manfaat yang paling menonjol.
Yoga cenderung memberikan manfaat seperti:
Kelenturan tubuh yang lebih baik
Rasa tenang dan pikiran yang lebih jernih
Peningkatan kesadaran tubuh dan napas
Pilates lebih terasa efeknya pada:
Kekuatan dan stabilitas otot inti (perut, punggung, pinggul, paha dalam)
Postur tubuh yang lebih tegap dan seimbang
Cara tubuh bergerak yang lebih efisien dalam aktivitas sehari-hari
Singkatnya: yoga lebih terasa di kelenturan dan ketenangan pikiran, sementara pilates sangat terasa di stabilitas dan kekuatan inti.
Pilates atau Yoga: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?
Kalau kamu masih ragu mau memilih yang mana, cara paling mudah adalah mencoba keduanya lewat kelas percobaan.
Dengan begitu, kamu bisa merasakan langsung jenis latihan mana yang:
Paling nyaman buat tubuhmu
Cocok dengan tujuan latihanmu
Paling kamu nikmati sehingga kamu jadi lebih konsisten
Sebagian orang bahkan memilih menggabungkan keduanya. Dari sinilah muncul istilah yogalates, yaitu kombinasi gerakan pilates untuk menguatkan otot inti dengan teknik pernapasan dan peregangan dari yoga.
Metode ini cocok banget buat kamu yang ingin merasakan efek relaksasi sekaligus meningkatkan kekuatan tubuh dalam satu sesi latihan.
Namun, kalau kamu punya tujuan spesifik, sebaiknya fokus dulu pada salah satu jenis latihan agar hasilnya lebih terasa.
Selain itu, kalau kamu memiliki riwayat cedera atau kondisi kesehatan tertentu, lebih aman jika:
Berkonsultasi dulu dengan instruktur yang berpengalaman, atau
Diskusi dengan tenaga medis sebelum memulai
Tujuannya supaya gerakan yang kamu lakukan tetap aman dan tidak memperparah kondisi yang sudah ada.
Outfit Nyaman untuk Yoga dan Pilates
Supaya sesi latihan makin maksimal, jangan lupa perhatikan apa yang kamu pakai.
Untuk yoga dan pilates, outfit yang fleksibel, ringan, dan menyerap keringat adalah kunci. Pakaian yang tepat akan membantu kamu bergerak bebas tanpa terganggu rasa gerah atau kain yang terlalu kaku.
Beberapa koleksi activewear modern juga sudah dilengkapi teknologi untuk membantu mengurangi bau dan menyerap keringat dengan cepat, sehingga tetap nyaman dipakai untuk aktivitas sehari-hari maupun latihan ringan seperti yoga dan pilates.
Berikut beberapa inspirasi outfit yang bisa kamu pertimbangkan.
1. Soft Sense Bra

Soft Sense Bra dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal saat aktivitas ringan atau olahraga low-impact seperti yoga dan pilates.
Bahan yang digunakan terasa lembut di kulit, mudah bernapas (breathable), dan tetap memberi dukungan tanpa membuat dada terasa sesak.
Tambahan teknologi anti odor membantu mengurangi bau tidak sedap meskipun kamu berkeringat.
2. Corecomfort Ankle Legging

Corecomfort Ankle Legging menawarkan kombinasi fleksibilitas dan dukungan stabil di area pinggang dan paha.
Panjangnya yang mencapai mata kaki membuat legging ini nyaman untuk berbagai pose yoga maupun pilates, baik saat banyak duduk di lantai maupun bergerak dinamis.
Teknologi sweat-wicking membantu menyerap dan menguapkan keringat agar tubuh tetap terasa kering lebih lama.
3. Corecomfort Crop Legging

Corecomfort Crop Legging memiliki panjang hingga betis, sekitar 23 inci, sehingga memberikan sensasi gerak yang lebih bebas.
Bahannya elastis dan ringan, sehingga tidak membatasi pergerakan tubuh saat kamu melakukan pose yoga atau latihan pilates yang membutuhkan banyak transisi.
Teknologi sweat-wicking pada legging ini membantu menjaga tubuh tetap kering dan nyaman sepanjang hari.
4. Corecomfort Shorts

Kalau kamu lebih suka latihan dengan pakaian yang lebih pendek dan lega, Corecomfort Shorts bisa jadi pilihan.
Desainnya body fit namun tetap fungsional, memberi ruang gerak ekstra untuk gerakan yang dinamis tanpa membuat tubuh cepat gerah.
5. Airylight Women

Airylight Women adalah atasan lengan pendek yang ringan, terbuat dari bahan poliester dengan konstruksi seamless.
Teknologi A-DAPT di dalamnya membantu menyerap keringat sehingga tubuh tetap terasa kering dan nyaman.
Atasan ini cocok dijadikan outfit andalan saat kamu latihan yoga maupun pilates.
Saatnya Pilih Latihan dan Outfit yang Paling Pas untukmu
Sekarang kamu sudah tahu perbedaan utama antara pilates dan yoga, mulai dari asal-usul, tujuan latihan, teknik napas, sampai manfaatnya untuk tubuh.
Langkah selanjutnya:
Tentukan tujuanmu: ingin lebih tenang, lebih lentur, atau lebih kuat dan stabil?
Coba kelas yoga dan pilates bila memungkinkan, rasakan mana yang paling cocok
Lengkapi dengan activewear yang mendukung agar kamu bisa bergerak bebas dan percaya diri
Dengan kombinasi latihan yang tepat dan outfit yang nyaman, rutinitas yoga atau pilatesmu bakal terasa lebih menyenangkan dan mudah dijalani secara konsisten.
Yuk, saatnya bergerak lebih aktif, lebih mindful, dan lebih nyaman di tubuhmu sendiri!






