Sita Barang Mewah yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu melalui tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) melakukan langkah tegas dengan menyita deretan barang mewah milik tersangka Bebby Hussy (BH) terkait dugaan tindak pidana korupsi tambang batu bara di Bengkulu.
Fokusnya bukan cuma pada angka kerugian negara, tapi juga pada gaya hidup super mewah yang kini satu per satu beralih jadi barang bukti.
Deretan Mobil Mewah: Garasi yang Berubah Jadi Barang Bukti
Beberapa kendaraan kelas atas ikut diangkut penyidik. Dalam daftar sitaan, ada enam mobil yang nilainya jelas tidak main-main:
Mercy AMG SL43/Roadster tahun 2024 dengan nomor polisi BD 2 BH
Minicooper Cabriole tahun 2025
Lexus LM 350H nomor polisi BD 1081 EM
Toyota Alphard nomor polisi BD 68 YS
Toyota Innova Zenix Hybrid tipe Modelista / Q dengan nomor polisi BD 1313 YC
Toyota Avanza Veloz
Koleksi ini menggambarkan betapa mewahnya mobilitas sang tersangka, sebelum akhirnya semua berubah status menjadi barang sitaan untuk kepentingan penyidikan.
Perhiasan dan Logam Mulia: Kilau Emas yang Berujung Disita
Tak berhenti di kendaraan, penyidik juga menyita uang tunai sebesar Rp 90 juta beserta berbagai perhiasan dan logam mulia yang nilainya tidak kalah mencolok.
Beberapa di antaranya adalah:
Satu set kalung dan gelang mutiara
Satu keping logam mulia seberat 916 karat
Gelang emas bergambar ular seberat 21,59 gram
Satu gelang emas putih
Dua cincin batu permata
Satu keping logam mulia kadar 99 seberat 100 gram
Ini bukan sekadar aksesoris, tapi simbol kekayaan yang kini masuk ke dalam daftar aset yang dibekukan demi pemulihan kerugian negara.
Detail Aksesori: Dari Liontin Giok hingga Ikat Pinggang Gucci
Selain perhiasan utama, ada juga barang-barang lain yang ikut terseret dalam penyitaan. Rinciannya antara lain:
BPKB motor merek Scoopy
BPKB motor Revo Fit
Liontin emas seberat 11,8 gram
Satu cincin emas pongkeng
Satu emas yenpao seberat 11,57 gram
Satu liontin giok seberat 12,66 gram
Satu ikat pinggang merek Gucci
Dengan komposisi seperti ini, jelas tampak bahwa gaya hidup branded dan berkilau menjadi bagian besar dari keseharian pemiliknya sebelum kasus ini mencuat.
Dari Rumah hingga Lahan: Sumber Sitaan Terungkap
Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar melalui Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo, yang didampingi Kasi Penkum Ristianti Andriani, menjelaskan bahwa seluruh barang mewah tersebut disita dari beberapa lokasi.
Aset-aset itu didapatkan dari hasil penggeledahan di rumah tersangka BH serta lahan seluas 157 m² beserta rumah milik istri keduanya. Dengan kata lain, jaringan aset tidak hanya terpusat di satu titik, tapi tersebar dan terstruktur.
Komitmen Penyitaan: Bukan Hanya Satu Tersangka
Danang menegaskan bahwa penyitaan ini adalah bagian dari upaya memulihkan kerugian negara. Menurutnya, setiap aliran dana yang dinilai tidak benar dalam pokok perkara akan berujung pada penyitaan.
Ia menambahkan bahwa langkah tegas ini tidak hanya menyasar BH, tetapi juga akan diperluas ke empat tersangka lainnya yang ikut terseret dalam kasus yang sama.
Dengan kata lain, koleksi barang mewah, termasuk perhiasan dan logam mulia, bukan lagi sekadar simbol status, melainkan alat bukti penting dalam mengungkap aliran dana di balik dugaan korupsi tambang batu bara di Bengkulu.






