Kuybeli

The Seven Deadly Sins: Origin Siap Mengguncang PS5, Mobile, dan PC Akhir Tahun Ini!

Profil Wulan SariWulan Sari02-03

Netmarble Siapkan Petualangan Open-World Baru di Britannia

Netmarble kembali bikin heboh penggemar anime dan RPG. Setelah keberhasilan The Seven Deadly Sins: Grand Cross, mereka kini menghadirkan proyek baru berjudul The Seven Deadly Sins: Origin, sebuah open-world action-adventure collectible RPG yang dikonfirmasi akan rilis secara global tahun ini.

Game ini dibangun sebagai pengalaman baru yang berdiri sendiri, dengan fokus pada eksplorasi bebas, pertarungan penuh aksi, dan koleksi karakter ikonik dari semesta The Seven Deadly Sins.

Rilis Serentak di Berbagai Platform

The Seven Deadly Sins: Origin tidak hanya menyasar satu platform saja, tapi langsung meluncur ke beberapa ekosistem besar sekaligus:

  • Mobile (Android & iOS)

  • PlayStation 5 (sebagai satu-satunya konsol tempat game ini hadir)

  • PC melalui Steam

Netmarble juga sudah membuka pre-registrasi email melalui situs resmi mereka, dan pre-registrasi via App Store serta Google Play dijadwalkan menyusul. Jadi dari awal, game ini memang dirancang sebagai rilis global lintas platform yang serius.

Multiverse Original di Dunia Britannia

Game ini diadaptasi dari IP populer The Seven Deadly Sins yang sudah terjual lebih dari 55 juta kopi di seluruh dunia. Namun, Origin tidak sekadar mengulang cerita lama.

Sebaliknya, game ini menghadirkan alur cerita multiverse yang original dengan dunia terbuka luas yang berlokasi di benua Britannia.

Di dalam permainan, pemain bisa:

  • Mengumpulkan karakter dari The Seven Deadly Sins & Four Knights of the Apocalypse

  • Menyesuaikan gaya bertarung sesuai preferensi dan komposisi tim

  • Menjalani kisah yang dibentuk oleh pilihan pemain, sehingga setiap perjalanan terasa lebih personal

Dengan dukungan 12 bahasa saat peluncuran, game ini jelas disiapkan untuk menjangkau komunitas global penggemar anime dan RPG.

Visual Selevel Konsol Berkat Unreal Engine 5

Netmarble mengembangkan The Seven Deadly Sins: Origin menggunakan Unreal Engine 5, dan ini bukan cuma sekadar jargon teknis.

Engine tersebut memungkinkan mereka menyajikan:

  • Grafik memukau dengan detail seperti efek air, hembusan angin, hingga gerakan rambut karakter yang tampak lebih realistis

  • Lingkungan yang terasa hidup, menghadirkan nuansa dunia anime dalam bentuk 3D interaktif yang bisa dijelajahi bebas

  • Pertarungan intens yang dibalut dengan momen emosional mendalam, selaras dengan nuansa dramatis khas seri aslinya

Game ini juga menampilkan karakter baru seperti Tristan dan Tioreh, sekaligus menghadirkan kembali sosok ikonik seperti Meliodas. Petualangan tidak hanya berlangsung di daratan, tapi juga merambah area bawah laut, menambah variasi eksplorasi dan desain level.

Pra-Registrasi dan Kesempatan Ikut Closed Beta

Lewat situs resmi, pemain sudah bisa mulai mempersiapkan diri untuk peluncuran dengan beberapa langkah penting:

  • Pre-register menggunakan email untuk berkesempatan mendapatkan hadiah eksklusif dalam game

  • Mendaftar untuk ikut closed beta test yang akan digelar mendatang

  • Melihat lebih dekat dunia, karakter, dan lokasi lewat animasi 3D yang diambil langsung dari aset in-game

Bagi pengguna konsol dan PC, game ini juga dapat ditambahkan ke wishlist di PlayStation Store dan Steam, sehingga kamu tidak ketinggalan pemberitahuan update atau informasi rilis terbaru.

Proyek Ambisius Lintas Platform

The Seven Deadly Sins: Origin diposisikan sebagai proyek ambisius yang menggabungkan:

  • Eksplorasi dunia terbuka yang luas

  • Sistem pertarungan penuh aksi

  • Cerita mendalam dengan elemen pilihan pemain

Semua itu diramu dalam satu paket RPG lintas platform yang ditujukan untuk penggemar anime, pemain konsol, mobile gamer, hingga pengguna PC.

Dengan rencana rilis akhir tahun ini, dunia Britannia siap dibuka kembali dalam skala yang lebih luas, lebih hidup, dan lebih sinematik dibanding sebelumnya.

Buat kamu yang bermain di PlayStation 5, ini berpotensi jadi salah satu judul anime RPG paling dinanti untuk menutup tahun, sekaligus ajang unjuk gigi Unreal Engine 5 di dunia adaptasi anime.

komentar

Belum ada komentar,