Kenapa Retinol Masih Jadi Kunci di Usia 30++
Retinol tuh kayak nggak ada habisnya untuk dibahas, khususnya buat yang usianya sudah masuk kepala tiga ke atas. Di fase ini, kulit mulai butuh “senjata” ekstra buat ngelawan garis halus, tekstur kasar, dan pori-pori yang makin kelihatan.
Sebelumnya aku sudah sempat bahas retinol lokal dan retinol dengan klaim yang cukup heboh. Kali ini, giliran satu retinol Jepang yang harganya masih ramah kantong tapi efeknya sama sekali nggak kaleng-kaleng: Unlabel Lab Retinol Essence.
Kenalan Dulu: Unlabel Lab Retinol Essence
Ini bukan produk pertama Unlabel Lab yang aku coba. Sebelumnya aku sempat pakai serum vitamin C mereka yang, menurutku, efeknya mirip banget dengan Serum VC10-nya Obagi—kelihatan jelas hasilnya di kulit.
Karena sudah puas sama serum vitamin C-nya, aku jadi cukup yakin buat lanjut coba seri Retinol Essence dari brand ini.
Unlabel Lab Retinol Essence adalah salah satu dari 6 series essence mereka. Sama seperti versi vitamin C, produk ini juga mengusung teknologi ultra-high pressure setara 10.000 mPa, yang konon sebanding dengan tekanan di kedalaman 10.000 meter di bawah laut.
Intinya: teknologi ini diklaim membantu serum lebih mudah menembus hingga ke lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga kerja retinolnya lebih efektif.
Formula: Tipe Retinol yang Dipakai
Kalau beberapa produk lain pakai actosome retinol atau kombinasi retinol + niacinamide, Unlabel Lab Retinol Essence ini memilih hydrogenated retinol.
Hydrogenated retinol adalah bentuk retinol yang sudah melalui proses hidrogenisasi. Secara singkat:
Lebih stabil dibandingkan retinol biasa
Efeknya memang tidak se"nendang" pure retinol atau retinaldehyde
Tapi jauh lebih minim iritasi dan lebih bersahabat untuk kulit sensitif maupun pemula
Jadi buat yang baru mau masuk dunia per-retinol-an, tipe seperti ini terasa jauh lebih aman.
Di antara retinol-retinol yang pernah aku coba, ini termasuk yang paling ramah kulit tanpa mengorbankan hasil.
Water, BG, PEG/PPG/polybutylene glycol-8/5/3 glycerin, hydrogenated retinol, tocopherol, caprylic/capric triglyceryl, xanthan gum, carbomer, potassium hydroxide, polyglyceryl-10 laurate, oxybenzone-4, 1,2-hexanediol, bisethoxydiglycol cyclohexane-1,4-dicarboxylate, phenoxyethanol
Ingredients list
Harga & Kemasan: Worth It Nggak?
Dari segi harga, Unlabel Lab Retinol Essence ini menurutku termasuk kategori affordable tapi nggak murahan.
Kalau dibandingkan secara kasar:
Avoskin: sekitar 200 ribuan / 30 ml
Quality First: sekitar 300 ribuan / 30 ml (tergantung kurs)
Unlabel Lab Retinol Essence: ±220 ribuan / 50 ml (tergantung kurs)
Dengan isi 50 ml, jelas ini termasuk murah banget untuk ukuran retinol Jepang.
Soal kemasan, dia pakai botol pump, yang menurutku:
Jauh lebih praktis dibanding pipet
Higienis dan gampang dipakai
Tapi… ada risiko kebanyakan pencet karena terlalu enak dan ringan dipakai
Intinya, tinggal hati-hati atur takarannya saja supaya tetap irit.
Tekstur & Pengalaman Pemakaian
Kalau ngomongin experience, secara otomatis aku membandingkannya dengan retinol Avoskin dan retinol Quality First yang pernah aku pakai sebelumnya.
Sesuai namanya, Retinol Essence ini teksturnya beneran seperti essence:
Sangat cair, hampir seperti air
Lightweight, gampang menyebar
Warna bening keputihan
Tanpa wangi menyengat, tanpa parfum
Aku pakai produk ini malam hari saja, sebelum tidur. Untuk sekali pemakaian:
1 kali pump sudah cukup untuk wajah dan leher (tapi balik lagi ke kondisi kulit masing-masing)
Sensasi di kulit:
Terasa ringan banget, hampir kayak nggak pakai apa-apa
Nggak lengket
Menyerap dengan cepat
Tidak ada rasa perih atau cekit-cekit seperti retinol lain
Setelah menyerap, kulit terasa agak kesat, tapi bukan yang ketarik dan kering parah
Secara kelembapan, menurutku:
Lebih kering dibanding Quality First yang sudah diperkaya bahan pelembap dan niacinamide
Tapi lebih nyaman dibanding momen pertama kali aku pakai Avoskin
Dari sini aku merasa produk ini pas banget buat pemula: ada efek kerja retinol, tapi tanpa drama iritasi yang berlebihan.
Hasil di Kulit: Apa yang Paling Kerasa?
Satu botol Unlabel Lab Retinol Essence bisa awet sekitar 4–5 bulan kalau dipakai 1x sehari dengan takaran 1 pump.
Tapi kamu nggak perlu nunggu sampai botol habis buat lihat perubahan. Di aku, setelah pemakaian rutin ±1 bulan, hasilnya sudah mulai jelas terlihat.
Hal yang paling aku rasakan:
Tekstur kulit jauh lebih halus
Pori-pori terlihat lebih “jinak” alias tampak lebih kecil dan rata
Warna kulit lebih merata, nggak belang
Wajah terlihat lebih radiant dan segar
Bukan bikin kulit tiba-tiba jadi super putih, tapi karena efek glowing sehat dan tone yang lebih rata, kulit jadi kelihatan “relatively lebih cerah”. Kalau diraba, permukaan kulit terasa:
Lebih halus
Lembut
Sedikit plumpy
Dari sisi jerawat, efeknya juga kerasa:
Kulit jadi lebih jarang jerawatan
Sangat membantu buat kamu yang lagi perang lawan bruntusan
Untuk efek anti-aging:
Mirip dengan retinol lain: selama tekstur dan kekenyalan kulit membaik, tanda-tanda penuaan otomatis akan muncul lebih lambat
Di usia 30++, efek kulit yang terlihat lebih segar, halus, dan jarang jerawatan tuh udah big win banget.
Dibanding Avoskin & Quality First, Kalah atau Menang?
Kalau disuruh bikin ranking pribadi antara tiga retinol yang pernah aku pakai:
Quality First
Unlabel Lab Retinol Essence
Avoskin
Alasannya:
Secara potensi retinol, Unlabel Lab ini terasa lebih kuat dari Avoskin, tapi tetap tanpa bikin kulit ngamuk
Efek di kulit bener-bener kerasa, bukan sekadar klaim
Tapi ada catatan penting:
Tetap wajib dipasangkan dengan moisturizer setelah pemakaian
Berbeda dengan Quality First yang sudah dilengkapi niacinamide dan bahan pelembap yang lebih kaya, Unlabel Lab masih punya formula pelembap yang lebih standar
Jadi, kalau mau kulit tetap nyaman dan barrier aman, jangan skip pelembap setelah pakai ini.
Jadi, Cocok Buat Siapa?
Unlabel Lab Retinol Essence menurutku cocok untuk kamu yang:
Pengen mulai pakai retinol tapi takut iritasi
Cari retinol yang nggak bikin kulit kaget
Mau hasil yang pelan tapi pasti dan tetap kelihatan
Ingin produk yang isi banyak, harga masih masuk akal
Sederhananya:
Untuk retinol yang murah, efektif, dan beginner-friendly → Unlabel Lab Retinol Essence adalah start yang sangat bagus.
Untuk pemakaian jangka panjang dan butuh tambahan niacinamide yang kuat → produk seperti Quality First bisa jadi pilihan pertama.
Kalau kamu lebih mementingkan kemudahan akses di Indonesia → retinol dari Avoskin sudah cukup menjawab kebutuhan dasar.
Pada akhirnya, tinggal kamu tentukan: kamu lagi butuh retinol yang super kalem, yang ekstra lembap, atau yang paling gampang dibeli?






