CODM Serbu IGW 2025: Booth Paling Ramai Buat Soldiers
Garena Call of Duty: Mobile (CODM) resmi jadi salah satu bintang utama di Indonesia Game Week (IGW) 2025 yang digelar di Blok M Hub, Jakarta, pada 6–10 Agustus 2025.
Begitu masuk ke area booth, pengunjung langsung disambut berbagai aktivitas seru hasil kolaborasi eksklusif CODM dengan Gundam, lengkap dengan misi spesial berhadiah yang bikin gamers betah berlama-lama.
Mode Gundam Team Deathmatch: Wajib Coba!
Highlight utama di booth ini adalah hadirnya mode multiplayer spesial bertema Gundam: “Gundam Team Deathmatch”.
Pertempuran ini berlangsung di map eksklusif Space Transfer Platform, yang menawarkan nuansa futuristik khas Gundam.
Di sini, pengunjung bisa:
Menjajal langsung skin operator bertema Gundam
Menggunakan senjata dengan desain Gundam di dalam game
Merasakan sensasi bertarung ala anime mecha legendaris, tapi dalam format FPS ala Call of Duty

Buat kamu yang doyan eksperimen loadout, mode ini jadi ladang uji coba paling pas.
Misi Spesial & Hadiah Eksklusif di Booth CODM
Di booth CODM, pengunjung juga bisa menyelesaikan tiga misi seru yang dikemas layaknya tantangan in-game.
Beberapa aktivitas yang bisa kamu ikuti antara lain:
Melawan Master dalam tantangan tertentu
Mengabadikan momen seru lalu posting di media sosial
Mengumpulkan poin dari berbagai aktivitas di booth
Sebagai hadiah, peserta berkesempatan membawa pulang:
Merchandise eksklusif bertema CODM
In-game items yang bisa dipakai langsung di akun masing-masing
Semua aktivitas ini gratis diikuti, dengan syarat kamu melakukan registrasi terlebih dahulu melalui tautan yang sudah disiapkan penyelenggara.
Meet & Greet Bareng Cosplayer Quinncy
Bagian yang paling dinanti banyak pengunjung adalah sesi meet the star.
Cosplayer populer Quinncy (@prquinnn) hadir sebagai bintang tamu di booth CODM, tampil dengan kostum yang selaras dengan tema game.
Para Soldiers bisa:
Foto bareng cosplayer favorit mereka
Mengabadikan momen langka selama event
Membuat konten media sosial bertema CODM + cosplay
Semua aktivitas di booth CODM di IGW 2025 terbuka untuk umum. Kamu bisa ajak teman, keluarga, ataupun full squad buat menikmati keseruannya langsung di lokasi.

Call of Duty: Dari Game Perang Jadi Ikon Budaya Pop Gaming
Call of Duty (CoD) adalah salah satu waralaba game tembak-menembak orang pertama (first-person shooter/FPS) paling berpengaruh di dunia.
Seri ini dikenal dengan:
Gameplay intens yang bikin adrenalin naik
Mode multiplayer kompetitif yang jadi standar banyak game FPS
Jalan cerita sinematik yang terasa seperti film blockbuster
Sejak pertama kali rilis pada 2003, Call of Duty sudah menjelma dari sekadar game perang menjadi ikon industri gaming yang terus diperbincangkan hingga sekarang.
Artikel ini mengulas secara ringkas sejarah, evolusi, hingga beberapa seri penting Call of Duty yang disukai jutaan gamer di seluruh dunia.
Awal Mula: Lahir di Medan Perang Dunia II
Sejarah Awal Call of Duty
Call of Duty pertama kali dirilis pada Oktober 2003 oleh Infinity Ward dan dipublikasikan oleh Activision.
Game perdana ini mengambil latar Perang Dunia II, dengan pendekatan yang saat itu terasa sangat:
Realistis
Sinematik
Penuh momen dramatis di medan perang
Seri awal CoD fokus pada kampanye militer klasik, dengan misi dari sudut pandang tentara Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet.
Pendekatan multi-perspektif ini membuat pemain merasakan skala perang yang lebih luas dibandingkan banyak game sejenis pada masanya.
Lompatan Besar: Era Modern Warfare
Evolusi Gameplay dan Era Modern Warfare
Kesuksesan seri pertama membuka jalan bagi banyak sekuel, namun titik balik terbesar hadir lewat Call of Duty 4: Modern Warfare (2007).
Seri ini meninggalkan tema Perang Dunia II dan beralih ke era perang modern, dengan ciri:
Teknologi militer canggih
Misi taktis di berbagai belahan dunia
Cerita kompleks yang menyentuh isu terorisme global
Modern Warfare menjadikan Call of Duty bukan lagi sekadar game perang, tapi kekuatan utama dalam genre FPS, baik di mata gamer kasual maupun pemain kompetitif.
Multiplayer Online: Jantung Komunitas CoD
Popularitas Mode Multiplayer Online
Salah satu pilar utama kesuksesan Call of Duty adalah mode multiplayer online yang adiktif.
Sejak Modern Warfare, CoD memperkenalkan berbagai sistem yang kini dianggap standar dalam FPS online:
Ranking dan progres akun
Loadout yang bisa dikustomisasi
Killstreaks yang memberi reward atas performa pemain
Beragam mode kompetitif dengan aturan dan gaya bermain berbeda
Mode multiplayer Call of Duty sering dianggap sebagai “gold standard” untuk FPS online, dan terus disempurnakan di setiap generasi.

Mode Zombies: Fitur Eksperimental yang Jadi Favorit
Mode Zombies: Ciri Khas yang Digemari Fans
Pada Call of Duty: World at War (2008), pengembang memperkenalkan mode Zombies, awalnya sebagai fitur tambahan.
Di mode ini, pemain bekerja sama melawan gelombang zombie yang datang tanpa henti.
Seiring waktu, fitur ini menjelma jadi salah satu konten paling ditunggu, berkat:
Banyaknya easter egg tersembunyi
Senjata unik yang tidak muncul di mode biasa
Jalan cerita rahasia yang perlahan terkuak lewat map dan misi tertentu
Kini, mode Zombies telah menjadi ciri khas beberapa seri CoD dan memiliki komunitas penggemar yang sangat fanatik.
Seri-Seri Call of Duty yang Paling Berpengaruh
Berikut beberapa seri penting Call of Duty yang sukses secara komersial maupun kritik:
Call of Duty: Modern Warfare (2007 & 2019)
Menghadirkan kisah perang modern dengan grafis realistis dan karakter ikonik seperti Captain Price. Versi 2019 menjadi reboot yang menyegarkan, sekaligus menghidupkan kembali atmosfer tegang ala Modern Warfare klasik.Call of Duty: Black Ops (2010–2020)
Fokus pada latar Perang Dingin, konspirasi, dan eksperimen rahasia. Seri ini juga mengembangkan mode Zombies secara besar-besaran dengan lore yang semakin dalam.Call of Duty: Warzone (2020–sekarang)
Mode battle royale gratis yang langsung meledak di pasaran. Warzone menggabungkan skala pertempuran masif dengan mekanik khas CoD, menempatkan puluhan pemain dalam satu peta besar.Call of Duty: Vanguard (2021)
Kembali ke tema Perang Dunia II, tetapi dengan sentuhan teknologi grafis modern dan storytelling sinematik yang lebih dramatis.Call of Duty: Modern Warfare III (2023)
Melanjutkan reboot Modern Warfare, memperkuat narasi dan menambahkan variasi gameplay yang semakin padat dan agresif.
Intinya, setiap seri besar CoD selalu berusaha membawa sesuatu yang baru, entah dari sisi mekanik, cerita, maupun skala mode multiplayer.
Call of Duty: Mobile – Konsol Rasa Genggam
Call of Duty Mobile: Sukses di Platform Genggam
Tidak berhenti di konsol dan PC, Call of Duty juga masuk ke ranah mobile lewat Call of Duty: Mobile (CoD: Mobile) yang diluncurkan pada 2019.
Game ini dirancang untuk membawa pengalaman FPS kelas konsol ke layar smartphone, dengan fitur utama seperti:
Mode multiplayer klasik ala CoD
Battle royale dengan skala besar
Mode Zombies di beberapa periode update
CoD: Mobile berhasil meraih lebih dari 650 juta unduhan secara global, menjadikannya salah satu game FPS mobile paling populer dan salah satu judul terlaris di platform genggam.
Berkat kombinasi kontrol yang responsif, konten yang terus di-update, serta event offline seperti di IGW 2025, CoD: Mobile berhasil membangun ekosistem komunitas yang hidup, baik di dalam maupun luar game.
Penutup: Dari IGW 2025 ke Medan Perang Digital
Event CODM di IGW 2025 dengan kolaborasi Gundam, misi spesial, dan kehadiran cosplayer hanya satu contoh bagaimana Call of Duty terus beradaptasi dan mendekatkan diri ke komunitas.
Dari akar Perang Dunia II, loncatan ke era modern, meledaknya multiplayer online, sampai dominasi di platform mobile, satu hal tetap konsisten: Call of Duty selalu berusaha menghadirkan pengalaman perang yang intens dan memorable bagi para pemainnya.
Buat kamu yang datang ke IGW 2025, booth CODM jadi tempat sempurna untuk merasakan langsung gabungan antara event offline, konten in-game, dan kultur gaming modern dalam satu paket lengkap.






