Panggung Kreativitas Anak Muda Blitar
Blitar, megapos.co.id – Grand Show Blitar Youth Festival (BYF) 2025 yang digelar di Alon-Alon Kanigoro, Kabupaten Blitar, sukses bikin area penuh sesak pengunjung pada Sabtu (02/08/2025).
Antusiasme masyarakat datang dari berbagai kalangan, menjadikan acara ini bukan sekadar hiburan, tapi juga ajang unjuk gigi kreativitas generasi muda.
Festival Seni, Musik, dan Kreativitas Pemuda
Gelaran ini diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) sebagai ruang perayaan sekaligus pemberdayaan generasi muda.
Konsepnya bukan hanya panggung hiburan, tapi lebih ke festival seni, musik, budaya, dan pengembangan skill anak muda agar potensi mereka bisa naik level.
Dalam acara tersebut, panitia menghadirkan:
40 model
40 fashion designer
22 make up artist
Bazar Festival
Penampilan Mustika Aji
Aksi musik Axustik
Tampilnya Tala Laksana
Kombinasi fashion, musik, dan kreativitas ini menjadikan BYF 2025 sebagai ruang ekspresi yang lengkap, dari catwalk sampai panggung musik.
Dukungan Kuat dari Pemerintah Daerah
Acara ini juga mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah dan tamu undangan.
Hadir dalam gelaran Grand Show ini antara lain:
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur
Wakil Bupati Blitar
Anggota DPRD
Perwakilan OPD terkait
Sejumlah tamu undangan lainnya
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa pengembangan potensi pemuda semakin dianggap penting dalam arah pembangunan daerah.
BYF 2025 dan Momen Bersejarah Blitar
Wakil Bupati Blitar, Beky Herdihansyah, menjelaskan bahwa Grand Show Blitar Youth Festival 2025 ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-701 Blitar sekaligus HUT ke-80 Republik Indonesia.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa tangan-tangan kreatif para duta pemuda yang tergabung dalam BYF, jika disinergikan dengan teknologi digital, mampu mendorong peningkatan potensi ekonomi di Kabupaten Blitar.
Menurutnya, momentum ini bukan hanya soal perayaan, tapi juga investasi jangka panjang pada kualitas generasi muda.
Bonus Demografi dan Tantangan Skill Anak Muda
Beky mengingatkan bahwa kelompok usia 25–59 tahun adalah bagian dari angkatan kerja produktif yang akan berada di pusat perhatian pada era bonus demografi 2030.
Karena itu, ia menekankan bahwa kualitas dan skill remaja masa kini harus menjadi prioritas dalam pembangunan.
Tanpa:
pendidikan yang memadai,
akses kesehatan yang baik,
dan penguatan soft skill,
Indonesia berisiko melewatkan peluang emas dari bonus demografi begitu saja.
Menuju Indonesia Emas 2045
Beky juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyambut era bonus demografi yang diharapkan bermuara pada terwujudnya Indonesia emas 2045.
Ia menegaskan bahwa dibutuhkan strategi yang matang untuk memaksimalkan potensi ini, di antaranya:
peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM),
penguatan karakter generasi muda,
dorongan pada kewirausahaan,
dukungan terhadap inovasi,
serta pemanfaatan platform digital secara optimal.
Dengan langkah-langkah tersebut, acara seperti Grand Show BYF 2025 bukan hanya menjadi tontonan, tapi juga wadah tumbuhnya generasi kreatif yang siap bersaing di level lokal hingga global.






