Natal Tanpa Ribet, Tetap Berasa Istimewa
Menjelang Natal dan Tahun Baru, suasana hangat di rumah Sarwendah mulai terasa. Tahun ini, ia memilih menikmati proses menata dekorasi Natal bersama anak-anak, bukan sekadar hasil akhirnya.
Jika dulu ia lebih sering mempercayakan dekorasi rumah kepada jasa dekorator profesional, kali ini ia ingin suasana yang lebih personal, akrab, dan penuh sentuhan tangannya sendiri.
Dari Jasa Dekorator ke Dekorasi Buatan Sendiri
Biasanya, urusan dekor rumah cukup diwakilkan kepada tim dekorasi yang datang, menata, lalu selesai. Tapi sekarang, Sarwendah mengambil langkah berbeda.
Ia mengaku persiapan dekorasi Natal kali ini berjalan cukup spontan. Kebetulan, seorang sahabat yang juga merupakan MUA-nya ikut turun tangan membantu mempercantik rumah.
Dengan bantuan sahabat yang memang hobi mendekor, proses menata rumah justru jadi lebih seru. Mereka tidak hanya memasang ornamen yang ada, tapi juga aktif menambah detail ketika merasa dekorasi masih kurang hidup.
Beli Pohon Baru, Dekor Pelan-Pelan
Alih-alih menyerahkan semua pada orang lain, Sarwendah dan sahabatnya memilih belanja sendiri berbagai perlengkapan Natal.
Mereka membeli pohon baru dan berbagai pernak-pernik, lalu menata satu per satu hingga suasana terasa pas.
Pohon Natal baru
Ornamen dan hiasan tambahan
Dekorasi yang disesuaikan sambil jalan
Jika dirasa masih ada sudut yang kurang meriah, mereka menambahkan lagi dekorasi secukupnya. Prinsipnya: cukup, cantik, tapi tidak berlebihan.
Inti Natal: Kebersamaan di Rumah
Di tengah segala kesibukan menjelang akhir tahun, Sarwendah tetap berpegang pada satu hal: makna Natal ada pada kebersamaan keluarga.
Ia tidak punya menu wajib yang harus selalu ada setiap tahun. Yang penting, ada momen sederhana untuk:
Makan bersama anak-anak
Berkumpul dengan keluarga
Menggelar tradisi tukar kado di rumah
Ritual tukar kado menjadi salah satu agenda spesial yang selalu dinantikan di rumahnya, lebih dari sekadar dekorasi yang indah.
Anak-Anak Sibuk Playdate Menjelang Libur
Selain urusan dekorasi, Sarwendah juga disibukkan dengan aktivitas sosial dua putrinya, Thalia dan Thania.
Menjelang libur sekolah, jadwal playdate mereka cukup padat. Keduanya sudah punya lingkar pertemanan sendiri, lengkap dengan jadwal bermain yang bergantian.
Hari ini giliran Nia yang playdate dan Cici ikut menemani. Besok, gantian Cici yang playdate dan Nia yang ikut serta. Suasana rumah pun makin terasa hidup dengan aktivitas anak-anak.
Pilih Tetap di Jakarta Saat Pergantian Tahun
Di saat banyak selebritas memilih berlibur ke luar kota atau luar negeri saat akhir tahun, Sarwendah justru memilih tetap berada di Jakarta hingga pergantian tahun.
Ia ingin menikmati Natal dan Tahun Baru bersama keluarga besar, tanpa harus jauh-jauh meninggalkan kota.
Meski begitu, bukan berarti tidak ada rencana liburan sama sekali. Awal tahun mendatang, ia sudah menyiapkan perjalanan spesial bersama anak-anak.
Rencananya, setelah melewati bulan Desember di Jakarta, mereka akan berangkat liburan ke luar negeri pada bulan Januari.
Destinasi yang sudah dipilih: Shanghai, sebagai momen jalan-jalan awal tahun bersama anak-anak.
Inspirasi Dekor: Simple, Hangat, dan Penuh Cerita
Kisah Natal Sarwendah tahun ini jadi pengingat bahwa dekorasi rumah tidak selalu harus mewah atau ditangani profesional.
Terkadang, rumah justru terasa lebih hidup saat:
Kita ikut terlibat langsung dalam penataan dekor
Anak-anak diajak menikmati prosesnya
Teman dekat ikut membantu dan menambahkan ide
Pada akhirnya, yang paling berharga bukan seberapa megah dekorasi, tapi seberapa banyak kenangan yang tercipta di tengah-tengahnya.






