Belajar Makeup Serius di Dalam Kos Putri
Di salah satu kamar kost putri di Jl. Skarda N 3 No.16-10, Karunrung, Kec. Rappocini, suasana mendadak berubah seperti studio kecantikan.
Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan tata rias untuk para remaja yang memang punya ketertarikan besar di dunia kecantikan.
Bukan sekadar belajar makeup, kegiatan ini mengajak peserta memahami perawatan wajah yang tepat dan bertanggung jawab, bukan asal ikut tren.
Fokus Utama: Paham Kulit Dulu, Makeup Belakangan
Dalam pelatihan ini, rangkaian materi disusun berurutan supaya mudah diikuti peserta yang masih pemula.
Beberapa hal yang dibahas antara lain:
Cara dasar merawat kulit wajah sehari-hari
Mengenali jenis kulit masing-masing peserta
Memilih produk kosmetik yang sesuai dengan kebutuhan, bukan sekadar kemasan yang lucu
Setelah materi teori, peserta tidak dibiarkan hanya mendengarkan. Mereka langsung diajak praktik teknik dasar tata rias yang bisa dipakai untuk aktivitas harian.
Suasana Interaktif dan Penuh Tanya Jawab
Pelatihan berjalan dengan suasana santai namun tetap serius.
Diskusi seputar penggunaan kosmetik mengalir cukup hidup. Peserta aktif bertanya tentang produk yang mereka pakai, kandungan yang perlu diwaspadai, sampai urutan pemakaian skincare dan makeup.
Bagi mahasiswa UNM, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempraktikkan ilmu yang selama ini mereka dapatkan di perkuliahan.
Apalagi, keterampilan make up sekarang bukan lagi sekadar hobi, tetapi sudah menjadi salah satu kemampuan yang semakin dibutuhkan di berbagai bidang.
Dari Belajar ke Peluang Usaha
Manfaat pelatihan ini tidak berhenti setelah acara selesai.
Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman praktik, peserta diharapkan bisa:
Mulai belajar tata rias secara mandiri di rumah
Mengasah keterampilan hingga level yang lebih profesional
Menjadikan kemampuan make up sebagai peluang usaha yang menguntungkan di masa depan
Kegiatan seperti ini juga membuka mata peserta bahwa kecantikan bukan hanya soal penampilan, tapi juga tentang pengetahuan, kebersihan, dan rasa percaya diri.
Bukti Nyata Peran Mahasiswa di Masyarakat
Pelatihan tata rias ini menjadi contoh sederhana namun kuat bahwa mahasiswa tidak hanya berkutat dengan teori di kampus.
Mereka bisa turun langsung ke lingkungan sekitar, membagikan ilmu, dan memberi dampak nyata lewat kegiatan edukatif yang dekat dengan minat generasi muda.
Kegiatan semacam ini diharapkan bisa terus berlanjut sebagai:
Bentuk pengabdian kepada masyarakat
Cara mengembangkan keterampilan remaja di sekitar kampus
Ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan minat bakat remaja
Pelatihan tata rias ini bukan cuma soal belajar merias wajah, tetapi juga tentang membangun masa depan, percaya diri, dan peluang baru lewat dunia kecantikan.






