Kulit Glowing Instan, tapi Ilegal? Hati-hati!
Meski banyak produk sudah mengklaim berlabel BPOM, faktanya produk skincare ilegal yang berbahaya masih bertebaran di pasaran.
Sejak Februari, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat sekitar 90-an merek skincare ditarik dari peredaran karena statusnya ilegal dan mengandung bahan berisiko tinggi.
Produk seperti ini dijual dengan sangat mudah, baik di toko offline maupun lewat berbagai platform e-commerce.
Seorang dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FK Umsida), dr Erlina Krisdianita Novitasari MBiomed, menjelaskan bahwa ada beberapa kandungan berbahaya yang kerap ditemukan dalam skincare ilegal, seperti merkuri, hidrokuinon dosis tinggi, dan kortikosteroid tanpa pengawasan.
Menurutnya, hidrokuinon dan kortikosteroid sebenarnya boleh digunakan dalam perawatan kulit, tetapi harus dengan resep dokter dan takaran yang tepat.
Begitu dosisnya berlebihan atau tidak diawasi, produk tersebut otomatis masuk kategori berbahaya.
Kenapa Skincare Ilegal Begitu Gampang Beredar?
Skincare ilegal atau produk yang tidak terdaftar di BPOM jelas tidak aman untuk diedarkan.
Namun, bahan baku kosmetik tertentu masih bisa dibeli dengan mudah oleh siapa saja, sehingga oknum bisa meracik produknya sendiri tanpa standar keamanan yang jelas.
Contohnya, hidrokuinon memang digunakan sebagai bahan terapi di klinik kecantikan.
Tetapi ketika dosisnya tidak tepat, produk yang mengandung bahan ini otomatis menjadi ilegal.
Hal yang sama juga berlaku untuk kortikosteroid, yaitu obat yang bisa disalahgunakan jika tidak dipakai sesuai aturan medis.

Ciri-ciri Skincare Ilegal yang Perlu Kamu Waspadai
Menurut penjelasan dr Erlina, ada beberapa ciri yang bisa diperhatikan orang awam untuk mengendus produk skincare ilegal.
Tidak semua produk berbahaya punya tanda ini, tapi kebanyakan skincare ilegal memiliki pola yang mirip.
Beberapa ciri yang patut dicurigai antara lain:
Aroma produk sangat menyengat, tidak seperti skincare pada umumnya
Warna produk terlalu mencolok, terlihat tidak natural
Tekstur atau konsistensi produk lebih lengket dari biasanya
Dari sisi harga, biasanya kosmetik ilegal dan kosmetik yang aman punya perbedaan mencolok.
Produk yang sangat murah, menjanjikan hasil cepat dan dramatis, patut kamu curigai kandungan dan legalitasnya.
Ingat: hasil instan sering kali datang dengan risiko besar.
Efek Seram Penggunaan Skincare Ilegal
Produk skincare yang mengandung bahan berbahaya dapat menimbulkan berbagai efek yang merusak kulit.
Salah satunya adalah pengelupasan kulit.
Kulit mengelupas dalam batas wajar sebenarnya normal, tetapi jika terjadi berlebihan, justru bisa menjadi tanda masalah.
Dalam jangka waktu tertentu, pengelupasan yang berlebihan bisa menyebabkan:
Iritasi kulit
Kulit menjadi tipis dan kering
Hiperpigmentasi atau flek hitam
Hal ini terjadi karena lapisan pelindung kulit (skin barrier) menjadi rusak, sehingga kulit kehilangan pertahanan alaminya.
Kulit juga bisa mengalami hipopigmentasi, yaitu menjadi jauh lebih terang dari warna normal karena produksi melanin berkurang.
Akibatnya, kulit menjadi:
Lebih rentan terhadap gangguan
Mudah gatal
Lebih sensitif terhadap faktor luar
Dalam jangka panjang, ketika barrier kulit sudah rusak, kulit bisa menjadi sangat sensitif, berpotensi mengalami penuaan dini, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit.

Kulit Sensitif: Jangan Tergoda Janji Instan
Perawatan kulit, apalagi untuk kulit wajah dan kulit sensitif, bukan proses yang instan.
dr Erlina menegaskan bahwa perubahan kulit yang terlalu cepat justru patut dicurigai.
Jika ada produk yang mengklaim bisa mengubah kondisi kulit dalam waktu sangat singkat, ada kemungkinan kandungan di dalamnya terlalu keras atau tidak aman.
Selain itu, reaksi skincare pada setiap orang tidak sama.
Brand A bisa sangat cocok di satu orang
Tapi belum tentu cocok di orang lain
Ini karena tiap individu punya jenis dan kondisi kulit yang berbeda.
Belum lagi jika kulit sedang dalam kondisi “sakit”, misalnya:
Terpengaruh cuaca ekstrem
Kurang minum air putih
Kurang tidur
Kulit sensitif dalam kondisi seperti ini akan lebih mudah iritasi, sehingga penggunaan produk yang tidak jelas kandungan dan legalitasnya bisa berujung fatal.
Cara Melindungi Diri dari Skincare Ilegal
Kalau kamu punya kulit sensitif, anggap memilih skincare itu seperti memilih pasangan: jangan cuma lihat janji manisnya.
Beberapa langkah aman yang bisa kamu lakukan:
Selalu cek nomor BPOM di kemasan dan verifikasi di situs resmi
Waspadai klaim hasil instan dan terlalu sempurna
Hindari produk dengan aroma menyengat dan warna terlalu terang
Jangan tergiur harga super murah dengan review berlebihan
Untuk bahan aktif kuat (seperti hidrokuinon atau steroid), hanya gunakan di bawah pengawasan dokter
Perawatan kulit yang sehat memang butuh waktu.
Namun, lebih baik prosesnya pelan tapi aman, daripada kulit rusak permanen karena produk ilegal yang menjanjikan hasil kilat.
Pada akhirnya, kulit sensitif butuh perlindungan, bukan paksaan untuk cepat berubah.






