A Timeless Love: Ketika Berlian Alami Jadi Bahasa Cinta
Frank & co., salah satu merek perhiasan berlian paling bergengsi di Indonesia, meluncurkan kampanye terbaru bertajuk “A Timeless Love, Diamonds Born From the Earth”.
Lewat kampanye ini, Frank & co. ingin menghidupkan kembali makna berlian alami sebagai simbol cinta sejati yang abadi dan autentik, bukan sekadar aksesori mewah.
Berlian alami diposisikan sebagai wujud perjalanan panjang alam selama miliaran tahun, yang kemudian bertemu dengan momen-momen paling emosional dalam hidup manusia.
Berlian Alami: Bukan Hanya Indah, Tapi Penuh Cerita
Berlian alami tidak sekadar batu berkilau di atas cincin atau kalung. Ia adalah bagian dari sejarah bumi.
Terbentuk jauh di dalam kerak bumi, berlian lahir dari kombinasi tekanan luar biasa tinggi dan waktu yang sangat panjang. Setiap butirnya adalah keajaiban alam yang langka.
Frank & co. membawa filosofi bahwa berlian alami adalah simbol:
Ikatan yang tak terpisahkan antara dua hati
Janji yang tak lekang oleh waktu
Warisan berharga yang dapat diturunkan lintas generasi
Bukan hanya indah dipandang, tetapi sarat makna dan emosi yang menyertai setiap momen penting dalam hidup.
Dari Pernikahan hingga Self-love: Berlian untuk Setiap Momen
Melalui kampanye ini, Frank & co. memperluas cara pandang tentang kepada siapa dan kapan berlian diberikan.
Tidak lagi terbatas pada momen pernikahan atau pertunangan, berlian alami dihadirkan sebagai simbol untuk berbagai selebrasi kehidupan:
Hadiah ulang tahun yang penuh makna
Perayaan kelahiran anak
Penghargaan atas prestasi pribadi
Wujud self-love dan apresiasi terhadap diri sendiri
Gagasan utamanya: setiap kisah cinta itu unik, begitu pula setiap berlian alami. Keduanya sama-sama tak tergantikan.
Kisah Cinta Selebriti Bersama Berlian Frank & co.
Selama bertahun-tahun, Frank & co. sudah menjadi bagian dari banyak momen romantis para pasangan terkenal di Indonesia.
Sejumlah figur publik mempercayakan momen spesial mereka kepada Frank & co., di antaranya:
Maudy Koesnaedi & Erik Meijer
Jessica Iskandar & Vincent Verhaag
Bunga Citra Lestari & Tiko Aryawardhana
Adinda Thomas & Raka Akmal
Maxime Bouttier & Luna Maya
Anjasmara & Dian Nitami, yang merayakan ulang tahun pernikahan ke-25 bersama Frank & co.
Deretan kisah cinta ini kian mengokohkan Frank & co. sebagai brand perhiasan berlian pilihan keluarga Indonesia, terutama untuk momen-momen hidup yang paling pribadi dan berharga.
Frank Fire: Level Tertinggi Berlian Alami
Sebagai bagian penting dari kampanye ini, Frank & co. memperkenalkan Frank Fire, sebuah signature branded diamond yang diposisikan sebagai standar tertinggi berlian alami di Indonesia.
Frank Fire hanya dipilih dari 1% Triple Excellent Diamond terbaik di dunia, artinya hanya berlian dengan kualitas paling superior yang bisa menyandang nama ini.
Keunggulan Frank Fire antara lain:
Menggunakan 12 parameter evaluasi ketat dalam proses kurasi
Mendapat double certification dari GIA (Gemological Institute of America) & Sarine Technologies
Memiliki laser inscription “Frank Fire” di bagian girdle berlian sebagai identitas eksklusif
Dilengkapi barcode & digital report yang transparan dan bisa dipindai untuk melihat detail spesifikasi berlian
Dengan kualitas potongan, kejernihan, warna, dan simetri yang sangat unggul, Frank Fire dihadirkan bagi para pencinta berlian alami yang menginginkan perpaduan antara keindahan estetika dan jaminan kualitas tertinggi.
Berlian Alami untuk Setiap Bab dalam Kisah Hidup
Kampanye “A Timeless Love, Diamonds Born From the Earth” mengajak masyarakat untuk memandang berlian alami secara lebih personal.
Bukan hanya sebagai cincin tunangan atau perhiasan pernikahan, berlian alami juga bisa menyertai berbagai bab penting dalam hidup:
Hadiah ulang tahun orang tersayang
Simbol syukur atas kelahiran buah hati
Penanda pencapaian karier atau milestone besar lainnya
Wujud penghargaan dan cinta pada diri sendiri
Pada akhirnya, berlian alami hadir sebagai tanda cinta yang tidak lekang oleh waktu — lahir dari bumi, dipilih oleh hati, dan menyimpan cerita yang bisa terus hidup lintas generasi.






