Kelas Masa Kini di SDN 5 Ampenan
Mataram – SDN 5 Ampenan mulai beralih ke pembelajaran era digital dengan memanfaatkan layar digital pintar bantuan pemerintah pusat. Meski baru punya satu unit, efeknya sudah terasa: kelas jadi lebih interaktif dan siswa terlihat jauh lebih bersemangat.
Layar ini kini menjadi pusat perhatian di sekolah, bukan hanya karena teknologinya, tetapi juga karena cara baru belajar yang ditawarkannya.
Semua Mata Pelajaran Masuk ke Layar Digital
Kepala SDN 5 Ampenan, Baiq Zohri Uyuni, menjelaskan bahwa penggunaan layar digital sudah diatur mengikuti jadwal pelajaran harian.
Sekolah memprogram sistem pembelajaran sehingga seluruh mata pelajaran bisa diajarkan menggunakan layar digital ini.
Jadwal disesuaikan dengan mapel setiap hari
Konten materi sudah dipersiapkan dalam sistem
Guru tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan di kelas
Menurutnya, apa pun mata pelajarannya, sudah tersedia untuk ditayangkan melalui layar digital, sehingga guru tidak lagi mulai dari nol setiap kali mengajar.
Antusiasme Siswa Tinggi, Belajar Jadi Momen yang Ditunggu
Pembelajaran berbasis layar digital ini merupakan hal baru di SDN 5 Ampenan, dan respons siswa sangat positif.
Dengan total 19 rombongan belajar, sekolah menyusun jadwal agar setiap kelas mendapatkan giliran menggunakan layar tersebut.
Setiap kelas punya waktu tertentu untuk menggunakan layar
Siswa menunggu giliran dengan antusias
Pengalaman belajar terasa berbeda dari biasanya
Baiq Zohri menyebut, program penggunaan sudah disusun sedemikian rupa sehingga meski alatnya baru satu, tetap bisa dimaksimalkan untuk banyak kelas.
Guru Lebih Mudah Mengajar, Siswa Paham Manfaat Teknologi
Menurut Baiq Zohri, kehadiran layar digital ini membuat guru lebih mudah dalam mengakses dan menampilkan materi ajar.
Materi bisa ditampilkan secara visual dan interaktif, sehingga penjelasan guru jadi lebih menarik dan mudah diikuti siswa.
Lebih dari itu, perangkat ini juga menjadi sarana edukasi langsung tentang manfaat positif teknologi informasi.
Guru menunjukkan contoh nyata penggunaan IT untuk belajar
Siswa melihat bahwa teknologi bukan hanya untuk bermain gim atau media sosial
Di rumah, mereka bisa memanfaatkan gawai untuk hal serupa
Manfaat IT tidak lagi sebatas teori, tapi diperlihatkan secara konkret di depan mata siswa.
Layar Digital Gantikan LCD dan Papan Tulis Konvensional
Layar digital pintar ini punya fungsi ganda: sekaligus sebagai papan tulis dan media pencarian bahan ajar.
Selama ini, guru harus membawa LCD ke kelas jika ingin menayangkan materi. Sekarang, semua bisa dilakukan dalam satu perangkat.
Tidak perlu lagi bongkar pasang LCD
Materi bisa langsung dicari dan ditampilkan
Papan tulis tradisional perlahan tergantikan oleh layar interaktif
Dengan satu perangkat, guru bisa menulis, menjelaskan, sekaligus menayangkan materi tambahan dari sumber digital.
Tantangan: Satu Alat untuk Lebih dari 600 Siswa
Meski manfaatnya besar, ada satu kendala utama: jumlah perangkat belum sebanding dengan jumlah siswa.
Saat ini, SDN 5 Ampenan baru menerima satu unit layar digital, sementara jumlah siswa mencapai lebih dari 600 orang.
Satu alat tidak mungkin mengakomodasi semua dalam waktu singkat
Sekolah menyiasatinya dengan program dan jadwal penggunaan
Tujuannya: semua siswa tetap merasakan manfaatnya
Pihak sekolah berharap akan ada tambahan unit serupa agar pemerataan pemanfaatan teknologi bisa lebih maksimal.
Guru Sudah Dilatih, Alat Langsung Dipakai
Sebelum layar digital digunakan dalam proses belajar mengajar, seluruh guru terlebih dahulu mengikuti pelatihan.
Guru sudah dibekali keterampilan mengoperasikan perangkat
Tidak ada lagi kebingungan saat alat digunakan di kelas
Proses adaptasi berjalan relatif cepat
Layar digital ini sudah diterima sekitar sebulan yang lalu dan langsung diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar.
Dengan kombinasi guru yang siap dan siswa yang antusias, satu unit layar digital ini menjadi langkah awal penting SDN 5 Ampenan menuju pembelajaran yang lebih modern, interaktif, dan relevan dengan era digital.






