Layanan Kesehatan Lengkap dalam Satu Hari
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) menggelar layanan pemeriksaan gigi gratis untuk 150 pegawai Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Sidoarjo.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara FK, FKG, dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Umsida yang dirancang sebagai layanan kesehatan komprehensif sekaligus edukasi bagi para pegawai.
Para pegawai Dinas Perkim mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan antusias sejak awal acara.
Dari Cek Gula Darah sampai Konseling Kesehatan
Di tahap pertama, peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan tubuh secara umum, antara lain:
Skrining gula darah
Pemeriksaan tekanan darah
Konseling kesehatan umum
Sementara itu, tim dari FKG Umsida fokus memimpin pemeriksaan gigi secara profesional dengan melibatkan dosen, laboran, dan mahasiswa.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan tubuh dan kesehatan gigi-mulut sebagai satu kesatuan.
Suasana acara berjalan hangat dan edukatif, membuat para pegawai merasa nyaman untuk bertanya dan berkonsultasi.
Pemeriksaan Gigi sebagai Sorotan Utama
Pemeriksaan gigi menjadi salah satu highlight dari keseluruhan rangkaian.
Tim FKG memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada setiap peserta, dengan dukungan para dosen dan tenaga pendamping dari laboran.
Selain itu, dosen dan mahasiswa dari FK dan FIKES ikut terlibat dalam memfasilitasi jalannya kegiatan sehingga suasana menjadi lebih interaktif.
Selama pemeriksaan, tim FKG:
Mengecek kondisi gigi dan jaringan mulut peserta secara teliti
Menilai kebersihan rongga mulut
Memberikan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing
Para peserta aktif bertanya soal cara menyikat gigi yang benar, kebiasaan yang bisa merusak gigi, hingga tips menjaga kesehatan mulut sehari-hari.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa banyak orang sebenarnya peduli, hanya butuh ruang dan pendampingan untuk mulai merawat diri dengan lebih baik.
Edukasi Kesehatan Menyeluruh untuk Pegawai Perkim

Selain fokus pada gigi, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala secara lebih luas.
Tim FK dan FIKES menyelenggarakan:
Pemeriksaan kesehatan tubuh lanjutan
Skrining gula darah
Pemeriksaan tekanan darah untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang sering tidak disadari
Kegiatan ini dirancang untuk mengingatkan para pegawai, terutama yang memiliki mobilitas tinggi, bahwa tubuh memerlukan pemantauan rutin, bukan hanya saat sudah sakit.
Di akhir sesi, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gaya hidup sehat, seperti:
Menjaga pola makan yang seimbang
Rutin berolahraga
Konsisten merawat kesehatan gigi dan mulut
Harapannya, pengetahuan ini tidak hanya berhenti sebagai informasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam keseharian.
Peran Aktif Mahasiswa di Lapangan

Mahasiswa FIKES juga terlibat langsung dalam proses screening kesehatan tubuh.
Mereka membantu:
Melakukan pengukuran dasar kesehatan
Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada peserta
Memberikan edukasi dengan bahasa yang mudah dipahami
Keterlibatan mahasiswa ini menjadi ajang belajar nyata tentang bagaimana berkomunikasi dengan masyarakat, sekaligus mengasah empati dan kemampuan edukasi mereka.
Bagi mahasiswa, ini bukan sekadar praktik, tetapi latihan menjadi tenaga kesehatan yang dekat dengan masyarakat.
Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan

Melalui kegiatan ini, FKG Umsida tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini memperkuat hubungan antara Umsida dan instansi pemerintah setempat, sekaligus menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat.
Pemeriksaan gigi dan tubuh dilakukan sebagai satu paket layanan menyeluruh
Edukasi kesehatan diberikan dengan pendekatan ramah dan mudah dipahami
Peserta didorong untuk menjadikan pemeriksaan rutin sebagai kebiasaan, bukan hanya aktivitas sesekali
Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya kebiasaan baru yang lebih sehat di kalangan pegawai, keluarga mereka, dan masyarakat luas.
Pada akhirnya, perawatan tubuh dan kesehatan gigi bukan lagi dipandang sebagai hal terpisah, melainkan satu kesatuan penting untuk meningkatkan kualitas hidup setiap orang.






