Yoga Masuk Kampus: Pagi yang Beda di Untad
Suasana Senin pagi di Universitas Tadulako terasa berbeda. Konsulat Jenderal India untuk wilayah Indonesia Tengah dan Timur datang berkunjung, bukan sekadar silaturahmi, tapi membawa misi besar: pertukaran budaya, promosi pendidikan, dan penjajakan kolaborasi lintas bidang.
Kunjungan ini disambut langsung oleh pimpinan universitas dan menjadi momentum penting untuk membuka pintu kerja sama yang lebih luas antara Untad dan berbagai institusi pendidikan di India.
Yoga Class: Dari Gerakan Fisik ke Filosofi Hidup
Agenda dibuka dengan sesi yoga yang dipandu oleh Mr. Naveen Meghwal, Direktur Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali.
Berlokasi di Lantai 1 Gedung Rektorat Baru, kelas yoga ini diikuti dengan antusias oleh sivitas akademika Untad. Bukan hanya soal pose dan teknik pernapasan, sesi ini juga mengajak peserta menyelami filosofi yoga sebagai jalan untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran.
Para peserta diajak memahami bahwa yoga bukan sekadar olahraga, tetapi juga praktik yang bisa mendukung kesehatan jasmani dan ketenangan batin di tengah padatnya aktivitas akademik.


Komitmen India: Pendidikan, Riset, dan Pertukaran Akademik
Setelah sesi yoga, acara berlanjut ke pertemuan resmi di ruang Rektor.
Dr. Shashank Vikram selaku Konsul Jenderal India menyampaikan komitmen kuat untuk membangun hubungan produktif dengan dunia akademik Indonesia, khususnya Untad.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa peluang kerja sama yang mengemuka antara lain:
Kolaborasi di bidang pendidikan lintas disiplin
Program pertukaran mahasiswa dan dosen
Kerja sama riset antara Untad dan universitas-universitas di India
Ia juga menyoroti peluang bagi mereka yang tertarik menjadikan yoga sebagai profesi, dengan ketersediaan kursus singkat yoga di India yang dapat menjadi batu loncatan karier.



Respons Untad: Mengarahkan Kampus ke Level Internasional
Pihak rektorat menyambut positif tawaran kerja sama ini. Kolaborasi dengan India dipandang sejalan dengan visi internasionalisasi kampus.
India dinilai sebagai mitra potensial karena:
Memiliki kedekatan budaya dengan Indonesia
Menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pendidikan di banyak institusi
Hal ini membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa Untad untuk beradaptasi dan bersaing di ranah global.



Bharat Corner: Sudut Kecil, Wawasan Besar
Sebagai langkah konkret memperkuat pemahaman lintas budaya, digelar peresmian “Bharat Corner” di Perpustakaan Untad.
Bharat Corner dirancang menjadi pusat informasi seputar India yang dapat diakses seluruh sivitas akademika. Di dalamnya akan tersedia beragam materi, seperti:
Buku-buku tentang India
Video dokumenter
Bahan pendidikan dan informasi akademik lain
Fasilitas ini diharapkan menjadi gerbang awal bagi mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat budaya, pendidikan, dan kehidupan sosial di India.



Beasiswa ke India: Jalan Baru untuk Mahasiswa Untad
Setelah peresmian Bharat Corner, rangkaian kegiatan berlanjut dengan sesi sosialisasi beasiswa pendidikan ke India.
Bertempat di Aula Baru Fakultas Kedokteran, Ms. Wulan Widasari dari pihak Konsulat India memaparkan berbagai informasi penting, antara lain:
Jalur dan alur pendaftaran beasiswa
Pilihan program studi yang tersedia di berbagai universitas India
Gambaran kehidupan sebagai mahasiswa internasional di India
Sesi ini memberikan gambaran utuh bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke India, baik pada jenjang akademik maupun pelatihan spesifik.



Visi Global Untad: Dari Short Course hingga Pertukaran Pelajar
Dalam sesi yang sama, pihak Untad menegaskan bahwa sosialisasi ini bukan kegiatan seremonial semata.
Kampus melihat peluang ini sebagai bagian dari strategi mendorong mahasiswa lebih berani melangkah ke panggung internasional.
Beberapa rencana yang disorot antara lain:
Pengembangan program short course bersama mitra di India
Skema pertukaran pelajar dua arah
Penerimaan mahasiswa asing untuk memperkaya ekosistem akademik Untad
Langkah-langkah ini diharapkan mempercepat transformasi Untad menjadi pusat pendidikan dengan jejaring global yang kuat.



Pesan Penutup: Yoga untuk Jiwa, Ilmu untuk Masa Depan
Menutup kunjungannya, Dr. Vikram menyampaikan pesan inspiratif kepada sivitas akademika.
Ia menekankan pentingnya:
Beradaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat
Mengasah pemikiran kritis di kalangan mahasiswa
Bersikap terbuka terhadap kolaborasi internasional
Tetap bijak dan selektif dalam menyaring informasi di era digital



Sehari yang Mengikat Banyak Hal
Dalam satu rangkaian kegiatan, Untad mendapatkan begitu banyak hal:
Yoga class yang mengajarkan keseimbangan tubuh dan pikiran
Peresmian Bharat Corner sebagai pusat literasi budaya India
Sosialisasi beasiswa yang membuka rute baru menuju kampus-kampus di India
Komitmen kerja sama jangka panjang di bidang akademik dan riset
Dari matras yoga hingga ruang kuliah internasional, hari ini menjadi titik temu antara kesehatan, budaya, dan masa depan pendidikan global bagi mahasiswa Untad.














