KuybeliKuybeli

Depok Dontia 2025: Saat Dokter Gigi Naik Kelas dengan Teknologi Canggih

Depok Dontia 2025: Saat Dokter Gigi Naik Kelas dengan Teknologi Canggih
Minat|Perawatan Kesehatan Mulut

Depok Dontia 2025: Bukan Sekadar Seminar Rutin

Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Depok kembali menggelar agenda tahunan Depok Dontia 2025, sebuah rangkaian kegiatan ilmiah yang berlangsung selama dua hari pada 20–21 September 2025.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah “Contemporary Dentistry: Keeping Up With Advance Technology & Enhancing Clinical Skills”, yang menegaskan bahwa dokter gigi masa kini tak cukup hanya mahir secara klinis, tetapi juga harus sigap mengikuti perkembangan teknologi.

Fokus Besar: Melek Teknologi di Kursi Praktik

Ketua panitia Depok Dontia 2025, drg. Andria Kuswadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti ratusan dokter gigi serta mahasiswa kedokteran gigi. Setiap tahun, Depok Dontia selalu mengalami pembaruan, menyesuaikan dengan tantangan zaman dan kebutuhan anggota.

Menurut Andria, fokus utama tahun ini adalah adaptasi terhadap teknologi kekinian di dunia kedokteran gigi.

  • Dokter gigi umum

  • Dokter gigi spesialis

keduanya didorong untuk aktif mengikuti perkembangan global di bidang kedokteran gigi agar pelayanan kepada pasien tetap relevan, aman, dan efektif.

Wadah Upgrade Ilmu dan Keterampilan Praktik

Depok Dontia menjadi salah satu kegiatan ilmiah yang digagas PDGI Kota Depok untuk memfasilitasi pembelajaran berkelanjutan.

Kegiatannya dirancang sebagai ajang:

  • Penyegaran dan pembaruan ilmu kedokteran gigi

  • Peningkatan keterampilan praktik sehari-hari

  • Pertukaran wawasan antar sejawat

Pesertanya mencakup dokter gigi umum anggota PDGI Cabang Kota Depok maupun non anggota.

Pada masa pandemi Covid-19, format kegiatan ini bahkan sempat bertransformasi menjadi seminar daring, sebagai bukti bahwa antusiasme dokter gigi untuk terus belajar tidak padam meski tidak bisa berkumpul secara langsung.

Teknologi Gigi: Dari Anak hingga Bedah Maksilofasial

Saat ini, teknologi kedokteran gigi berkembang sangat pesat. Hal ini bukan hanya soal alat yang semakin canggih, tetapi juga peningkatan kompetensi dokter dalam memberikan layanan yang lebih presisi dan nyaman.

Depok Dontia 2025 secara khusus menajamkan pembahasan dan pemutakhiran ilmu di beberapa disiplin:

  • Kedokteran Gigi Anak

  • Konservasi Gigi

  • Periodonsia

  • Bedah Mulut dan Maksilofasial

Tujuannya, menurut Andria, adalah untuk memberikan tambahan wawasan bagi dokter gigi umum dan spesialis, sehingga mereka bisa merancang rencana perawatan yang lebih matang, komprehensif, dan sesuai kebutuhan pasien dalam praktik sehari-hari.

Alat Lebih Canggih, Perawatan Lebih Singkat dan Nyaman

Salah satu poin menarik dari kegiatan ini adalah pengenalan alat-alat kedokteran gigi terbaru yang mengikuti perkembangan ilmu terkini.

Inovasi yang diperkenalkan antara lain berhubungan dengan:

  • Teknik perawatan gigi yang lebih singkat

  • Prosedur yang lebih komprehensif

  • Penggunaan alat yang lebih praktis dan efisien

Namun, kecanggihan teknologi bukan satu-satunya tujuan. Andria menegaskan pentingnya pemahaman:

  • Cara menggunakan alat dengan tepat

  • Menjaga keselamatan pasien

  • Menciptakan rasa aman dan nyaman selama perawatan

Dengan kata lain, teknologi hanyalah alat, sementara sentuhan dokter tetap jadi kunci utama.

Sinergi dengan Pemerintah Kota Depok

Dalam kegiatan yang sama, Wali Kota Depok Supian Suri mengajak para dokter gigi untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PDGI Kota Depok yang telah mendukung program Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) melalui pemberian layanan Dental Unit, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan gigi anak-anak istimewa.

  • Sinergi dokter gigi dan pemerintah

  • Program nyata untuk masyarakat

  • Fokus pada kesehatan gigi anak dan kelompok rentan

Apa Artinya Bagi Praktik Kedokteran Gigi?

Depok Dontia 2025 mempertegas satu pesan penting: dokter gigi modern harus siap bertransformasi.

Beberapa poin yang bisa ditarik:

  • Pembaruan ilmu dan teknologi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan

  • Teknologi membantu, namun etika dan empati tetap menjadi fondasi

  • Kolaborasi dengan berbagai pihak memperluas dampak layanan kesehatan gigi dan mulut

Bagi para dokter gigi, mengikuti arus perkembangan teknologi berarti memberikan standar layanan yang lebih tinggi, meningkatkan kenyamanan pasien, dan pada akhirnya berkontribusi pada kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat secara luas.

Makin melek teknologi, makin siap menyambut masa depan praktik kedokteran gigi yang lebih maju.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!