First Impression: Survival yang Kerasa Fresh di Layar Mobile
Once Human akhirnya resmi mendarat di platform mobile lewat tangan NetEase Games dan Starry Studio, setelah sebelumnya hadir duluan di PC via Steam.
Genre-nya memang survival open-world, tapi dari sesi special test yang kami cobain, rasa yang ditawarkan kerasa beda dibanding game bertema serupa. Mulai dari dunia yang penuh anomali, sistem class, sampai crafting–semuanya dibungkus dengan nuansa action survival yang kental.
Jadi Meta-Human di Dunia Post-Apocalypse
Di Once Human, kamu bukan sekadar manusia biasa. Kamu jadi Meta-Human, manusia dengan kemampuan spesial yang terbangun di laboratorium eksperimen makhluk hidup.
Karakter yang kamu mainkan mengalami amnesia, lalu diselamatkan oleh V dan Mitsuko yang juga sesama Meta-Human. Kalian semua hidup di dunia yang nyaris porak-poranda setelah insiden misterius bernama Starfall.
Sepanjang cerita, kamu bakal sering ketemu NPC yang terhubung dengan plot utama. Pilihan dialog yang kamu ambil bisa memengaruhi jalannya cerita, jadi gak sekadar spam next tanpa mikir.
Kustomisasi Karakter: Dari Wajah sampai Proporsi Badan
Game open-world tanpa kustomisasi karakter itu rasanya hambar. Once Human untungnya gak pelit di sisi ini.
Sejak awal permainan, kamu bisa ngulik:
Bentuk wajah
Hidung dan mulut
Warna kulit
Gaya rambut
Buat yang malas ribet, tersedia banyak preset yang bisa langsung kamu pakai.
Nilai plus lainnya, proporsi tubuh juga bisa diatur: tinggi, berat, sampai panjang lengan. Mau bikin karakter yang tampan dan atletis, atau sengaja dibikin gemuk buat lucu-lucuan? Semuanya bisa, tergantung selera.
Grafis Ramah Mid-Range tapi Tetap Manis di Mata
Untuk ukuran game mobile bertema post-apocalypse, visual Once Human cukup memanjakan mata. Bangunan, landscape, kendaraan, dan karakter terasa seperti main MMORPG modern, dengan sentuhan dunia yang hancur tapi masih fotogenik.
Kualitas grafisnya ditopang oleh NeoX Engine, engine yang juga dipakai di beberapa game NetEase lain seperti Onmyoji, Rules of Survival, dan Creative Destruction. Tujuannya jelas: tampilan tetap kece tanpa terlalu membebani device.
Dari pengalaman bermain:
Tampilan dunia terasa detail dan sesuai vibes survival
Engine membantu meminimalisir drop fps dan panas berlebih (meski belum 100% optimal di mobile)
Hal yang menarik, sebelum main kamu bisa cek kompatibilitas device. Di pengujian kami memakai Realme 13+ 5G, device ini dinyatakan lolos tanpa masalah berarti.
Kalau merasa HP kamu kuat, kamu bisa:
Naikkan kualitas grafis ke Quality atau Pinnacle
Ubah frame rate ke Very High atau Ultra High
Di sisi lain, beberapa device mid-range masih dikasih setting battery saver dengan frame rate medium dan resolusi average yang terkunci. Walau secara gameplay tidak mengganggu parah, optimalisasi grafis untuk mobile jelas masih perlu ditingkatkan di update berikutnya.
User Interface: Simple, Fungsional, dan Bisa Diatur Sesuai Selera
UI Once Human terasa minimalis tapi lengkap untuk standar game survival.
Di layar kamu bisa menemukan:
Mini-map untuk lihat area sekitar
Backpack untuk cek perlengkapan
Indikator rotasi siang-malam
Indikator bertahan hidup (status efek, lapar, hidrasi, dan lainnya)
Secara keseluruhan, tampilan UI tidak terlalu mengganggu gameplay. Memang ada beberapa ikon di pojok kanan atas yang terasa agak ramai, tapi masih bisa diminimalisir lewat tombol panah di dekat tombol X biru.
Yang keren, layout UI bisa diganti. Ada 3 opsi utama:
Seven-day layout: mirip layout game survival pada umumnya
Classic layout: HP bar di pojok kiri atas, item bar di bawah (ala MMORPG)
Clean layout: hampir tanpa ikon, cocok buat kamu yang pakai gamepad dan pengen layar bersih
Di sisi view distance, ada dua pilihan jarak pandang:
Close viewed (dekat)
Far viewed (jauh)
Kamu juga bisa custom jarak pandang sesuai kenyamanan bermain.
Musik dan Audio: Berasa Nonton Film Action Survival
Main game survival tanpa musik yang pas itu hambar. Di Once Human, BGM terasa cocok dengan situasi.
Saat diserbu musuh, musik akan berubah jadi cepat dan intens, mirip film action survival.
SFX juga cukup presisi: suara serangan senjata tajam, efek benturan, dan audio lainnya tidak terasa berlebihan.
Selain BGM, ada juga radio in-game yang bisa dinyalakan saat kamu berkendara. Di sini tersedia beberapa channel dengan genre berbeda, mulai dari:
Classic orchestra
Pop
Rock
Dubstep
Nuansanya memang post-apocalypse, tapi playlist radionya berasa kekinian.
Dunia Penuh Anomali & Sistem Combat yang Mudah Dikuasai
Dunia Once Human dipenuhi ancaman yang siap bikin kamu waspada setiap saat.
Kamu bakal berhadapan dengan:
Deviant: makhluk anomali mirip alien
Makhluk hidup yang terinfeksi Stardust
Para perompak yang siap menghajarmu ala geng-geng dunia yang sudah hancur
Ada juga boss berukuran besar dengan kekuatan unik, yang mengharuskan kamu mikir taktik, bukan cuma asal pukul.
Dari sisi combat, kontrolnya cukup simpel:
Tombol serang kiri dan kanan
Tombol roll untuk menghindari serangan
Tombol crouch untuk ngumpet
Tombol jump untuk melompat dan memanjat objek
Nilai plusnya, kamu bisa membawa lebih dari 5 senjata sekaligus, dan dengan mudah melakukan swap dari senjata utama ke senjata kedua.
Kendaraan juga punya peran penting. Ada berbagai jenis kendaraan roda dua dan roda empat yang bisa kamu dapatkan lewat:
Misi
Crafting
In-app purchase
Senjata dan armor bisa diperkuat lewat mods. Setiap mod punya efek dan kelebihan sendiri, jadi pemilihan mod harus bijak dan disesuaikan dengan gaya bermain.
Untuk eksplorasi, ada fitur teleport yang bisa diakses via mini-map. Syaratnya, kamu harus menemukan dan mengaktifkan anchor checkpoint di berbagai lokasi. Begitu aktif, kamu bisa teleport ke sana kalau tersesat atau berada terlalu jauh.
Beragam misi juga tersedia:
Misi utama dan sampingan dengan tingkat kesulitan berbeda
Daily mission yang bisa diambil kapan saja tanpa takut ketinggalan reward
Sistem Class: 4 Peran Utama dengan Gaya Main Berbeda
Walau survival, Once Human tetap membawa rasa MMORPG dengan adanya pilihan class.
Ada 4 class utama:
Beastmaster: Bisa memanggil pet seperti serigala atau beruang buat bantu bertarung. Cocok untuk yang suka eksplorasi dan ingin ditemani partner AI.
Chef: Jagonya meracik makanan dan resep. Masakanmu bukan cuma mengisi perut, tapi juga memberi buff untuk diri sendiri maupun tim.
Gardener: Fokus di bercocok tanam dan mengelola hasil panen. Ideal buat pemain yang suka farming resource dan jual atau barter hasilnya.
Free Person: Class paling bebas dan paling “polos” tanpa kelebihan khusus. Anggap saja ini mode manusia biasa yang mengandalkan kemampuan pemain sepenuhnya.
Setiap class dibekali item spesial untuk mengembangkan skill masing-masing.
Progression dan leveling terasa medium hingga cukup menantang, karena beberapa misi mengharuskan kamu masuk ke area berbahaya penuh Deviant atau mengumpulkan material untuk NPC.
Sebagai kompensasi, reward yang didapat sepadan.
Game ini juga punya sistem skill tree lewat fitur Memetics, dengan 4 cabang utama:
Infrastructure: Untuk bikin peralatan pengolah resource (contoh: furnace untuk mengubah kayu jadi charcoal, bijih jadi logam)
Crafting: Fokus ke pembuatan armor, senjata, dan amunisi
Logistics: Menciptakan benda-benda penunjang logistik
Building: Untuk struktur bangunan seperti atap, tembok, pintu, dan elemen dekoratif
Setiap memetic punya cost yang harus dipenuhi untuk dibuka. Poinnya bisa kamu dapatkan setiap kali naik level, jadi pemakaian harus direncanakan dengan matang.
Crafting & Building: Bikin Markas dan Bertahan dari Serbuan Deviant
Di dunia yang berbahaya, tidak cukup cuma keliling kota dan tidur sembarangan. Once Human menjawab kebutuhan ini dengan sistem Crafting dan Building yang cukup dalam.
Kamu bisa:
Mendirikan rumah atau tempat berlindung
Memilih lokasi aman jauh dari dream zone dan Deviant
Membangun teritori sendiri dengan struktur, fasilitas, dan furniture
Kalau malas bangun dari nol, ada house blueprint yang memungkinkan kamu bikin rumah instan selama materialnya cukup.
Lewat mode crafting, kamu bisa:
Membuat logam dari bahan mentah
Bikin pintu dan elemen bangunan lain
Memasak makanan dan minuman untuk bertahan hidup
Kalau bahan crafting terasa kurang, tenang. Lingkungan di sekitar teritori dipenuhi resource yang bisa kamu panen:
Bahan makanan
Material bangunan
Resource lain untuk equipment
Yang perlu dijaga justru:
Stamina
Rasa lapar
Hidrasi
Jangan sampai kamu kehabisan tenaga dan tumbang di tengah jalan cuma gara-gara lupa makan dan minum.
Apa yang Bikin Once Human Berbeda dari Game Survival Lain?
Secara garis besar, Once Human adalah action survival dengan bumbu RPG.
Yang bikin beda dari banyak game survival post-apocalypse lainnya:
Musuh utama bukan sekadar zombie, tapi makhluk anomali (Deviant) dan hasil eksperimen yang bermutasi
Ada juga musuh berupa manusia yang berubah jadi perompak brutal ala film Mad Max
Elemen RPG terasa lewat level, skill, item, dan syarat penggunaan gear tertentu
Dari sisi kenyamanan bermain:
UI dan kontrol terasa lebih ramah pemain casual
Navigasi jelas, termasuk solusi saat karakter kehausan atau kelebihan beban membawa barang
Satu detail kecil tapi menyenangkan: kamu tidak dibiarkan berjalan kaki terus di awal game. Sejak awal, kamu bisa mengakses kendaraan roda dua yang bisa dipanggil kembali walau sudah ditinggal jauh.
Game ini juga bisa dimainkan lewat emulator di PC, buat kamu yang merasa HP kurang kuat tapi tetap ingin coba.
Catatan Penting dan Hal yang Masih Perlu Diperbaiki
Dari sisi potensi, Once Human versi mobile punya prospek besar, tapi ada beberapa PR yang terasa:
Optimalisasi grafis: beberapa smartphone mid-range dengan chipset seperti Dimensity 7300 atau Snapdragon 6 Gen 2 malah dikunci di setting battery saver dan tidak bisa di-custom. Ini cukup disayangkan.
Ketersediaan server: tampaknya server masih terbatas, bisa jadi untuk menghindari overload dan lag. Ke depannya, penambahan server dengan koneksi lebih stabil jelas dibutuhkan.
Bug: masih ada beberapa bug yang kami temui, seperti:
Serangan yang kadang terasa tidak sinkron
Musuh di dream zone yang level bar-nya tertulis rendah tapi damage-nya terasa sangat sakit
Di sisi lain, potensi komunitas game ini kuat. Karena survival di sini tidak melulu soal solo play, kerja sama antarpemain, terutama untuk raid boss, akan jadi faktor penting.
Kesimpulan: Worth Buat Pecinta Survival dengan Rasa Sci-Fi Horror
Once Human berhasil memadukan gameplay casual-friendly dengan nuansa action survival dan horror science fiction.
Beberapa poin yang bikin game ini layak dilirik:
Tema dunia anomali yang beda dari zombie-survival generik
UI dan kontrol yang simpel, cocok untuk pemain baru maupun casual
Sistem class, memetic, crafting, dan building yang cukup dalam untuk dieksplorasi
Kombinasi single-player survival dan potensi kerja sama multiplayer
Once Human cocok buat kamu yang:
Bosan dengan game survival yang begitu-begitu saja
Suka action survival tapi pengen kontrol yang tidak terlalu rumit
Pingin game yang bisa dimainkan santai, tapi juga bisa serius bareng teman (Mabar)
Game ini sudah tersedia di Play Store dan App Store, dan juga bisa kamu mainkan lewat PC menggunakan emulator.
Buat kamu yang suka eksplorasi, crafting, dan ngelawan makhluk aneh di dunia yang retak, Once Human layak masuk ke daftar game yang wajib dicoba.


komentar