KuybeliKuybeli

Rahasia Main Game Super Lancar di Ubuntu 2025 (Tanpa Pusing Setting Ribet)

Rahasia Main Game Super Lancar di Ubuntu 2025 (Tanpa Pusing Setting Ribet)
Minat|Bermain Game

Pembuka: Ubuntu 2025, Bukan Cuma Buat Ngoding

Siapa bilang Ubuntu cuma enak buat kerja dan ngoding? Di Ubuntu 2025, kamu bisa main game dengan nyaman lewat Steam dan berbagai launcher pihak ketiga seperti Heroic Launcher yang bisa jadi alternatif untuk Epic Store dan GOG.

Kabar baiknya, Ubuntu sudah menyiapkan core system yang cukup oke untuk kebutuhan gaming. Jadi, langkah pertama yang bisa kamu lakukan:

  • Buka Ubuntu App Center

  • Cari Steam

  • Unduh dan install seperti aplikasi biasa

Aktifkan Proton: Kunci Biar Banyak Game Bisa Jalan

Setelah Steam berhasil terpasang, langkah penting berikutnya adalah mengaktifkan Proton supaya lebih banyak game Windows bisa jalan mulus di Ubuntu.

Apa itu Proton?

Proton adalah semacam driver/compatibility layer yang dibangun di atas inti Wine, lalu dikembangkan oleh Valve khusus untuk kebutuhan gaming. Dengan Proton, banyak game yang tadinya hanya untuk Windows bisa dimainkan di Linux lewat Steam.

Cara Mengaktifkan Proton di Steam

Ikuti langkah-langkah ini setelah kamu membuka Steam:

  • Login dulu ke akun Steam kamu

  • Buka menu Settings

  • Masuk ke bagian Compatibility

  • Aktifkan centang “Enable Steam Play for all other titles”

  • Pilih versi Proton yang ingin kamu jadikan default

Rahasia Main Game Super Lancar di Ubuntu 2025 (Tanpa Pusing Setting Ribet)

Dengan opsi ini aktif, banyak game di perpustakaan Steam kamu yang sebelumnya tidak bisa dimainkan di Linux, sekarang punya peluang besar untuk berjalan dengan baik.

Pakai Proton Berbeda di Tiap Game

Kelebihan lain dari Steam di Linux adalah kamu tidak harus terpaku pada satu versi Proton untuk semua game.

Kamu bisa:

  • Mengatur versi Proton per game secara terpisah

  • Menggunakan Proton versi lama jika ternyata lebih stabil untuk game tertentu

  • Mencoba Proton komunitas seperti “Proton GE” (Proton modifikasi buatan komunitas) untuk eksperimen performa dan kompatibilitas

Ini berguna banget ketika:

  • Game baru malah lebih cocok dengan Proton versi lama

  • Ada bug grafis di satu versi Proton, tapi hilang di versi lain

Rahasia Main Game Super Lancar di Ubuntu 2025 (Tanpa Pusing Setting Ribet)

Saatnya Install Game dan Aktifkan Game Mode

Kalau pengaturan Proton sudah beres, kamu bisa lanjut ke tahap paling menyenangkan: mengunduh dan meng-install game dari perpustakaan Steam kamu.

Tapi sebelum langsung main, ada satu trik penting untuk meningkatkan performa dan kestabilan game, yaitu mengaktifkan Game Mode.

Mengaktifkan Game Mode lewat Launch Options

Game Mode akan membantu sistem memprioritaskan proses game, sehingga performa lebih maksimal dan lebih stabil.

Caranya, di Steam:

  • Klik kanan pada game yang ingin kamu optimalkan

  • Pilih Properties

  • Cari bagian Launch Options

  • Masukkan perintah berikut:

`gamemoderun %command%`

Dengan begitu, setiap kali game dijalankan, Game Mode akan aktif secara otomatis.

Rahasia Main Game Super Lancar di Ubuntu 2025 (Tanpa Pusing Setting Ribet)

Pengalaman Performa: Lancar Tanpa Drama

Pada perangkat yang digunakan untuk uji coba, tidak ditemukan penurunan performa ketika bermain game di Ubuntu dengan kombinasi Steam, Proton, dan Game Mode.

Sebaliknya:

  • Game berjalan lebih halus

  • Tidak ditemukan masalah grafis yang berarti

  • Pengalaman bermain terasa stabil dan nyaman

Intinya: dengan setup yang tepat, Ubuntu 2025 sangat layak dijadikan mesin gaming harian tanpa perlu gonta-ganti ke Windows.

Penutup: Ubuntu Bisa Jadi Mesin Gaming Serius

Dengan:

  • Steam dari Ubuntu App Center

  • Proton yang diaktifkan dan disesuaikan per game

  • Game Mode yang dijalankan lewat launch command

Kamu sudah punya fondasi kuat untuk serius bermain game di Ubuntu 2025.

Kalau sebelumnya ragu pindah ke Linux karena takut susah main game, sekarang saatnya coba sendiri dan rasakan bedanya.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!