Gol penentu yang mencerminkan daya juang
Kemenangan dramatis Persib adalah keberhasilan menuntaskan pertandingan yang ketat lewat ketahanan mental, kerja kolektif, dan gol penentu pada menit akhir. Dalam laga Persib vs Garudayaksa di Stadion Pakansari, Minggu malam, 25 Oktober 2026, Maung Bandung menang 2-1 setelah terus mencari jalan keluar hingga masa tambahan waktu. Mariano Peralta membawa Persib unggul pada menit ke-16, Jayro Jean menyamakan skor pada menit ke-65, lalu Adam Alis mencetak gol kemenangan pada menit ke-90+1. Persib tak sekadar mengandalkan keunggulan jumlah pemain pada penghujung laga; tim juga harus menjaga disiplin dan ketenangan setelah tuan rumah memberi perlawanan terstruktur. Hasil ini terasa penting karena tiga poin diraih melalui perjuangan sampai peluit akhir, bukan dengan dominasi yang membuat pertandingan mudah.
Kartu merah Aleksandar Busnic membuat Garudayaksa bermain dengan sepuluh pemain, dan Persib memanfaatkan situasi itu untuk meningkatkan tekanan. Namun, momen tersebut tidak menghapus kerja yang dibutuhkan untuk menemukan gol penentu. Adam Alis mengakhiri kebuntuan dengan tembakan mendatar pada masa tambahan waktu babak kedua.

Tolic menilai kerja keras sebagai kunci
Bagi Igor Tolic, hasil ini bukan buah satu momen ajaib, melainkan ganjaran bagi pemain yang bertahan dalam rencana permainan dan terus berusaha sampai akhir. Ia menyebut pertandingan itu emosional dan menekankan bahwa kerja keras serta ketahanan mental menjadi penentu ketika laga berubah menjadi ujian kesabaran. Persib sempat kehilangan keunggulan setelah gol Jayro Jean, tetapi tidak membiarkan tekanan mengubah disiplin tim. Sikap itu memberi makna lebih pada kemenangan: Persib mampu pulih dari situasi imbang, bukan hanya mengandalkan awal yang baik. Tolic juga mengakui Garudayaksa bukan lawan mudah, sehingga tiga poin ini pantas dibaca sebagai hasil kegigihan kolektif, sekaligus pengingat bahwa konsistensi perlu dijaga sepanjang pertandingan.
Tolic menyampaikan pesan langsung kepada Thom Haye dan rekan-rekannya: kemenangan harus segera diikuti persiapan untuk laga berikutnya. Pesan itu relevan di tengah kompetisi yang padat dan ketat, ketika satu hasil positif tidak menjamin pertandingan selanjutnya akan lebih ringan. Persib kini naik ke peringkat kelima dengan 13 poin dari tujuh laga, sedangkan Garudayaksa berada di posisi ke-14 dengan lima poin dari jumlah pertandingan yang sama. Bagi Tolic, kerja keras malam itu perlu menjadi standar, bukan alasan untuk berpuas diri.
Energi Bobotoh terasa sampai peluit akhir
Dukungan Bobotoh menjadi bagian nyata dari daya juang Persib di Pakansari. Tolic memuji suporter yang terus memberi energi positif hingga laga berakhir, terutama ketika kedudukan imbang membuat setiap serangan terasa menentukan. Dalam pertandingan sesengit ini, atmosfer tribun bukan hiasan: hubungan antara pemain dan pendukung dapat mengangkat semangat tim saat tenaga terkuras dan waktu menipis. Tolic menyebut stadion yang penuh sebagai gambaran sepak bola yang semestinya, serta menegaskan bahwa Persib dan para pendukungnya patut mendapat penghormatan di kandang maupun tandang. Apresiasi itu membuat kemenangan ini terasa lebih luas daripada hasil di papan skor. Bobotoh ikut membangun dorongan emosional, sementara para pemain membalasnya dengan tekanan hingga tercipta gol penentu.
Makna kemenangan Persib atas Garudayaksa terletak pada perpaduan tiga hal: keteguhan setelah kebobolan, disiplin menjalankan strategi, dan dukungan suporter yang memberi energi tambahan. Gol akhir Adam Alis mengamankan tiga poin, tetapi pesan Tolic menatap ke depan lebih penting untuk kelanjutan musim: Thom Haye dan seluruh tim harus segera bersiap lagi. Jika Persib mampu mempertahankan daya juang dan keterhubungan dengan Bobotoh, kemenangan ini bisa menjadi pijakan yang lebih berarti daripada sekadar hasil dramatis.






