Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Forum DTIIF Membuka Jalan bagi Kemitraan Industri Strategis

Forum DTIIF Membuka Jalan bagi Kemitraan Industri Strategis
Minat|Solusi Pintar

Dari forum investasi teknologi menuju kerja nyata

Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) adalah forum yang mempertemukan pelaku industri, investor, perusahaan teknologi, lembaga riset, akademisi, pemerintah, dan BUMN untuk menjajaki investasi serta kemitraan berbasis teknologi. Danantara menyelenggarakan forum ini selama tiga hari, 26–28 Oktober 2026, di Fairmont Jakarta. Nilai DTIIF tidak semestinya diukur dari jumlah diskusi, melainkan dari kemampuannya mengubah pertemuan menjadi kerja sama yang berjalan. Lebih dari 3.000 peserta hadir, dan penyelenggara menyebut forum menghasilkan kemitraan strategis di bidang riset, energi, infrastruktur digital, dan transportasi, termasuk kendaraan listrik. Ragam agenda—mulai dari pameran teknologi dan presentasi peluang investasi hingga business matching—memberi jalur bagi calon mitra untuk menindaklanjuti gagasan. Namun, penandatanganan kesepakatan baru menjadi awal; hasil akhirnya bergantung pada pelaksanaan.

Forum DTIIF Membuka Jalan bagi Kemitraan Industri Strategis

Kemitraan lintas sektor memberi arah yang lebih konkret

Kekuatan forum ini tampak pada luasnya jejaring sekaligus pada contoh kolaborasi yang menyasar kebutuhan industri. Danantara menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah kementerian dan BRIN untuk menghubungkan agenda riset, pengembangan talenta, kebutuhan industri, pendanaan, dan peluang investasi strategis. Kerja sama dengan BRIN dan 32 perguruan tinggi juga dirancang untuk mendekatkan hasil riset kepada kebutuhan dunia usaha. Di lingkungan BUMN, Telkom Indonesia dan PLN menyelaraskan rencana pusat data dengan kesiapan pasokan listrik; LEN, PLN, dan Pertamina Patra Niaga memperkuat ekosistem motor listrik nasional. Sementara itu, Pertamina New & Renewable Energy dan Agrinas Palma merencanakan fasilitas biodiesel di Indragiri Hilir. Contoh-contoh ini membuat kemitraan industri lebih dari sekadar slogan: teknologi, energi, riset, dan penggunaannya perlu dirancang sebagai satu rantai yang saling mendukung.

Hilirisasi berbasis teknologi memperluas peluang investasi

Hilirisasi berbasis teknologi menawarkan alasan kuat bagi investor untuk melihat komoditas dan riset sebagai bahan baku bagi produk bernilai tambah, bukan berhenti pada tahap awal pengolahan. Di DTIIF, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III menampilkan produk oleo kelapa sawit sebagai potensi pengembangan hilir. PTPN Group juga menekankan kolaborasi dengan pelaku industri dan penyedia teknologi untuk membangun model bisnis yang lebih inovatif dan kompetitif. Pola serupa terlihat pada rencana pengembangan fitofarmaka berbasis kratom oleh Danantara Development Management Fund, ITB, Indofarma, dan PT EBM Saintifik dan Teknologi. Bagi investasi industri, sinyal pentingnya bukan sekadar tersedianya teknologi, tetapi adanya jalur untuk menghubungkan riset, kapasitas produksi, mitra, dan pasar. Dengan pendekatan itu, investasi dapat membuka peluang pengolahan baru sekaligus memperkuat produktivitas, efisiensi, mutu, dan daya saing.

Ukuran keberhasilan berikutnya adalah implementasi

DTIIF memperlihatkan bahwa investasi teknologi membutuhkan lebih dari pertemuan antara pemilik modal dan perusahaan. Forum ini menghimpun 274 pembicara dan moderator melalui tujuh sesi kuliah, 21 sesi pleno, serta 38 sesi panel dan pitching atau showcase. Cakupan pembahasannya meliputi enam sektor strategis, dari energi dan infrastruktur digital hingga material maju, kesehatan, keuangan, dan transportasi. Skala agenda tersebut dapat memperluas peluang kolaborasi, tetapi ukurannya tetap harus berupa proyek yang bergerak, riset yang diterapkan, dan kemampuan industri yang meningkat. Danantara menyatakan akan mengawal kesepakatan menuju implementasi. Itulah komitmen yang patut menjadi tolok ukur setelah forum usai: apakah mitra menepati peran, teknologi menemukan penerapan, dan investasi berujung pada manfaat industri yang nyata. DTIIF telah membuka pintu; keberhasilan berikutnya ditentukan oleh apa yang dibangun setelahnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!