Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kemeja Rayon Twill Berkerah, Si Adem yang Lagi Ramai di FYP

Kemeja Rayon Twill Berkerah, Si Adem yang Lagi Ramai di FYP
Minat|Tren Fashion

Jujur, dua minggu terakhir FYP-ku isinya kemeja semua. OOTD kampus berkerah, kemeja semi formal kerah sanghai yang lewat berulang kali, sampai lookbook kemeja basic dari online shop lokal, semuanya numpuk di awal Oktober ini. Aku paham kenapa potongan ini ramai lagi. Cuaca siang lagi panas-panasnya, dan kemeja katun tebal terasa seperti jaket, sementara poliester malah memerangkap keringat.

Jadi aku rapikan isi lemari, kupakai beberapa potongan bergantian seminggu terakhir, dan kesimpulanku satu. Kemeja dan blouse rayon twill berkerah adalah jawaban paling masuk akal untuk outfit kerja dan kuliah di iklim kita. Adem, jatuhnya halus, dan harganya masih ramah banget buat ukuran item yang kepakai hampir tiap hari.

Rayon twill itu bahan yang bagaimana

Selfie cermin dengan wajah tertutup ponsel, memakai blouse abu-abu berkerah yang jatuhnya halus, dipadukan celana kulot salur dan tas krem

Rayon twill ditenun dengan pola twill yang seratnya rapat, jadi hasilnya jatuh halus di badan dan tidak menerawang meski warnanya terang. Di kulit rasanya adem, ada efek licin dingin yang nggak kutemukan di katun biasa. Kalau katun tebal bikin kaku dan poliester bikin gerah, rayon twill duduk di tengah-tengah. Rapi dilihat, nyaman dipakai dari pagi sampai sore.

Model kerahnya juga ikut menentukan suasana. Kerah sanghai atau mandarin collar nggak memakai papan kerah kaku, jadi garis leher terlihat bersih tanpa kesan seragam upacara. Ditambah lengan tiga perempat atau lengan panjang bermanset kancing, potongan ini gampang dimasukkan ke celana bahan, kulot, maupun rok favorit.

Yang bikin jatuh cinta

  • Adem di kulit dan jatuhnya halus, nggak menempel di badan
  • Serat rapat sehingga tidak menerawang walau warna terang
  • Potongan leluasa, aman untuk mid-size dan hari perut buncit
  • Harganya ramai di bawah Rp100.000 di marketplace

Yang perlu diterima dulu

  • Lebih mudah kusut dibanding poliester, apalagi setelah seharian duduk
  • Ketebalan kain beda-beda tiap toko, wajib cek ulasan berfoto
  • Warna tua sebaiknya dicuci terpisah di pencucian pertama

Soal kusut, jawabannya jujur saja. Rayon twill memang lebih mudah berlipat, terutama setelah seharian duduk di kursi kuliah atau kursi kantor. Triknya sederhana, begitu selesai cuci langsung digantung, lalu setrika suhu rendah atau steam sebentar sebelum dipakai. Buatku ini bukan deal breaker, cuma konsekuensi kecil dari bahan yang adem.

Look kantor, rapi tanpa kesan kaku

Kemeja hitam oversize dipadu rok plisket krem dan tote bag hitam, difoto dari leher ke bawah tanpa wajah

Untuk ke kantor aku pegang satu rumus. Kemeja berkerah potongan lurus, bawahan warna kalem, dan satu tas yang bentuknya tegas. Kemeja hitam oversize dengan rok plisket krem seperti di foto ini contohnya, kelihatan niat tanpa usaha berlebihan. Kancing paling atas dibiarkan terbuka, atau bagian depan kemeja masuk separuh ke rok biar garis pinggangnya tetap kebaca.

Potongannya yang leluasa jadi nilai plus di hari-hari ketika perut lagi nggak bersahabat. Siluetnya tersamarkan tanpa bikin badan tenggelam, karena kain rayon twill mengikuti bentuk badan tanpa menempel. Warna aman yang sekarang ada di lemariku putih, hitam, mocca, dan sage. Semuanya gampang dijodohkan dengan kulot abu-abu atau celana bahan dark brown, dan sepatu loafers atau heels rendah sudah cukup menutup look.

Look kuliah, kemeja dipakai santai saja

Tampak belakang momen memakai kemeja biru muda terbuka sebagai outer di atas inner hitam di depan pintu kayu, wajah tidak terlihat

Di kampus aturannya beda lagi. Kemeja justru enak dipakai terbuka sebagai outer, inner-nya kaos polos atau turtleneck tipis. Layering begini yang bikin kemeja terasa santai, bukan seperti baru pulang ospek. Padukan dengan jeans lurus atau kulot, tambah sneakers, selesai. Anak kampus yang lagi ramai memakai kemeja berkerah juga kebanyakan bermain di layering dan warna kalem seperti ini.

Aku sendiri punya dua versi. Untuk hari yang cuma dua SKS, kemeja salur tipis dipakai terbuka di atas kaos putih. Untuk hari penuh dari pagi sampai sore, kemeja polos gelap biar nggak kelihatan kusut di jam terakhir, kadang lengan digulung sebatas siku supaya tetap praktis buat nyatat atau pegang laptop. Kalau mau lihat variasi padu padan kemeja berkerah lain, lookbook koleksi kemeja berkerah semacam ini lumayan bikin keranjang gatal.

Yang layak masuk keranjang belanja

Harga yang kutemukan minggu ini di marketplace, hampir semuanya masih di bawah seratus ribu.

Dua catatan sebelum checkout. Cek lingkar dada dan panjang baju di tabel ukuran tiap toko karena standar potongan rayon twill beda-beda, dan sempatkan baca ulasan berfoto untuk memastikan ketebalan kainnya. Kalau kalian punya rekomendasi kemeja rayon twill under 100 ribu versi sendiri, spill di komentar ya. Aku masih ngincar warna sage berikutnya, sambil bingung sendiri, tim kemeja di-in atau tim kemeja jadi outer, jawabannya berubah-ubah terus seminggu ini.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!