Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Gotong Royong dan Dukungan Perokris PLN Sumba untuk GKS Watumbaka

Gotong Royong dan Dukungan Perokris PLN Sumba untuk GKS Watumbaka
Minat|Kura-kura

Rumah ibadah layak dibangun bersama

Gereja layak adalah ruang ibadah yang nyaman sekaligus tempat jemaat membina iman dan mempererat persaudaraan. Harapan itu kini terasa lebih dekat bagi sekitar 800 jemaat GKS Watumbaka di Sumba Timur, yang tengah mengupayakan pembangunan rumah ibadah mereka. Bagi komunitas ini, gereja bukan sekadar bangunan fisik: kelayakannya turut menentukan apakah jemaat memiliki ruang yang memadai untuk beribadah dan berkumpul. Karena itu, pembangunan gereja patut dilihat sebagai kerja bersama, bukan urusan mendirikan tembok semata. Bantuan Perokris PLN Sumba memberi dorongan penting, tetapi semangat jemaat yang terus bergotong royong menjadi bagian tak terpisahkan dari ikhtiar tersebut. Perpaduan dukungan dan tenaga warga menunjukkan bahwa harapan akan rumah ibadah yang lebih nyaman tumbuh dari kepedulian yang dibagikan.

Dukungan yang menguatkan perjuangan jemaat

Pada Rabu, 4 November 2026, Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN Sumba menyalurkan bantuan untuk mendukung pembangunan GKS Watumbaka. Bantuan itu diberikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, sebagai bentuk perhatian terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Bagi jemaat, dukungan ini datang sebagai penguat untuk meneruskan pekerjaan yang telah mereka perjuangkan bersama. Pendeta GKS Watumbaka, Brury Amos Maulaka, menyampaikan bahwa bantuan tersebut menjadi sukacita sekaligus penyemangat bagi jemaat dalam melanjutkan pembangunan rumah Tuhan. Nilai dukungan ini tidak semestinya diukur hanya dari apa yang bisa dibangun secara fisik. Kehadiran pihak luar yang peduli juga dapat meneguhkan keyakinan warga bahwa upaya mereka mendapat perhatian.

Pendeta Brury Amos Maulaka menyebut bantuan Perokris PLN Sumba sebagai penyemangat bagi seluruh jemaat untuk melanjutkan pembangunan rumah Tuhan.

Gotong royong menjaga pembangunan tetap bergerak

Bantuan dari Perokris PLN Sumba bukan pengganti peran jemaat. Selama pembangunan berlangsung, warga terus bergotong royong agar rumah ibadah impian mereka dapat segera berdiri dan digunakan dengan nyaman. Di sinilah kekuatan utama upaya GKS Watumbaka: dukungan eksternal bertemu dengan komitmen orang-orang yang akan memakai gereja itu. Semangat kolektif membuat pembangunan terasa sebagai tanggung jawab bersama, sekaligus menumbuhkan ikatan antarjemaat. Pandangan ini sejalan dengan penjelasan Utrecht Putra Tauna, Manager PLN UP2K Sumba sekaligus Pembina Perokris PLN Sumba, bahwa gereja berperan sebagai tempat beribadah, memperkuat iman, dan mempererat kebersamaan. Manfaat pembangunan, dengan demikian, melampaui hadirnya bangunan; ia juga memberi ruang bagi komunitas untuk terus saling mendukung.

Dampak yang melampaui bangunan

Kisah pembangunan GKS Watumbaka memperlihatkan bentuk kepedulian yang paling berarti: bantuan yang bertemu dengan prakarsa warga. Melalui program TJSL, PLN berharap dukungannya membantu kelanjutan pembangunan dan memberi manfaat bagi kehidupan rohani serta kebersamaan jemaat. Peran perusahaan di tengah masyarakat tidak berhenti pada layanan kelistrikan ketika kepedulian sosial juga diwujudkan dalam tindakan. Namun, keberlanjutan usaha ini tetap bertumpu pada jemaat yang bekerja bersama dan menjaga tujuan pembangunan tetap jelas: menyediakan tempat ibadah yang layak bagi sekitar 800 orang. Dukungan Perokris PLN Sumba patut diapresiasi karena memperkuat ikhtiar tersebut tanpa menghapus kerja kolektif warga. Pada akhirnya, gereja yang lebih nyaman akan lahir dari sinergi yang nyata—bantuan yang tepat bertemu gotong royong yang konsisten.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!