Baterai 8.000 mAh: Jawaban untuk Pengguna yang Tak Bisa Lepas dari Layar
Oppo F35 dan F35 Pro adalah smartphone kelas menengah dengan baterai 8.000 mAh dan kamera selfie 50MP yang dirancang untuk pengguna dengan waktu penggunaan layar panjang, terutama kreator konten dan pencinta foto wajah yang ingin ponsel tahan seharian tanpa powerbank. Oppo resmi memperkenalkan F35 dan F35 Pro sebagai duo baru di lini F Series yang kini mengandalkan baterai raksasa 8.000mAh dan kamera selfie beresolusi ultra tinggi 50MP sebagai kombinasi utama. Peluncuran ini bukan sekadar pembaruan tahunan; ini adalah pernyataan bahwa standar baterai 5.000 mAh sudah mulai ketinggalan. Dengan kapasitas sebesar ini, Oppo jelas menyasar pengguna yang sehari-harinya hidup di depan layar: scrolling, streaming, gaming, hingga live secara terus-menerus tanpa rasa waswas kehabisan daya di tengah aktivitas.

Dari ‘Selfie Expert’ ke Kamera Selfie 50MP Ultra-Wide
Oppo mempertahankan reputasi sebagai “ahli selfie” dengan cara yang lebih agresif: kamera depan 50MP di F35 dan F35 Pro bukan hanya soal angka, tapi juga fungsi nyata. Keduanya memakai kamera selfie ultra-wide 50MP dengan sudut pandang 100 derajat, autofocus, dan fitur AI Auto Wide-Angle Switch, sehingga foto grup bisa menampung lebih banyak wajah tanpa perlu tangan super panjang. Untuk vlogger dan streamer, kombinasi resolusi tinggi dan sudut lebar ini berarti framing lebih fleksibel dan detail wajah tetap tajam. Di sini, Oppo F35 spesifikasi di sektor selfie terasa dirancang sebagai “kamera depan utama” bagi banyak pengguna yang lebih sering memakai lensa depan ketimbang kamera belakang. Strateginya jelas: jika hidup sosialmu ada di kamera depan, F35 series ingin menjadi perangkat utamamu.
Oppo F35 Spesifikasi vs F35 Pro: Memilih Sesuai Kebutuhan
Oppo sengaja membelah seri ini menjadi dua varian agar bisa menyasar pengguna budget hingga mid-range dengan kebutuhan berbeda. Oppo F35 Pro menjadi model tertinggi dengan layar AMOLED 6,78 inci beresolusi 1.5K, refresh rate 144Hz, kecerahan hingga 1.800 nits, dan peningkatan di chipset serta kamera belakang. F35 standar hadir lebih sederhana dengan layar AMOLED FHD+ 6,57 inci, refresh rate 120Hz, dan kecerahan 1.400 nits, ditambah kamera utama 50MP plus depth 2MP. F35 Pro menawarkan kamera belakang 50MP dengan autofocus dan OIS serta ultra-wide 8MP, plus rekaman video hingga 4K 30fps, sementara F35 dibatasi di 2,5K 30fps. Perbedaan konfigurasi RAM/penyimpanan di kedua model memberi ruang manuver bagi calon pembeli yang ingin menyeimbangkan harga dan fitur.
| Spesifikasi Kunci | Oppo F35 | Oppo F35 Pro |
|---|---|---|
| Ukuran layar | 6,57 inci AMOLED FHD+ 120Hz | 6,78 inci AMOLED 1.5K 144Hz |
| Kecerahan puncak | hingga 1.400 nits | hingga 1.800 nits |
| Kamera belakang utama | 50MP + depth 2MP | 50MP + ultra-wide 8MP, OIS |
| Video (depan & belakang) | hingga 2,5K 30fps | hingga 4K 30fps |
| Baterai | 8.000 mAh | 8.000 mAh |
| Kamera selfie | 50MP ultra-wide 100° | 50MP ultra-wide 100° |
Ponsel Baterai Jumbo: Dampak untuk Pengguna Seharian
Bagi banyak orang, ponsel adalah perangkat utama untuk bekerja, bersosial, dan hiburan, sehingga baterai 5.000 mAh mulai terasa pas-pasan. Oppo menargetkan rasa lelah itu dengan menghadirkan ponsel baterai jumbo 8.000mAh yang secara praktis memangkas ketergantungan pada powerbank dan colokan di kafe. Untuk kreator konten, ini berarti bisa rekam vlog, live streaming, dan mengedit video dalam satu perangkat tanpa perlu menghitung sisa persen baterai setiap jam. “Kapasitas 8000mAh akan memangkas drastis ketergantunganmu pada powerbank atau kebiasaan mencari colokan listrik di kafe.” Dikombinasikan dengan kamera selfie 50MP, F35 series memposisikan diri sebagai gadget utama bagi mereka yang hidup dari konten wajah sendiri, dari TikTok hingga video pendek lain.
Apakah F35 Series Layak Jadi Standar Baru Mid-Range?
Oppo tidak bermain aman dalam peluncuran F35 dan F35 Pro; perusahaan mendorong batas baterai mid-range dan mengawinkan konsep ponsel konten dengan daya tahan ekstrem. Peluncuran resmi F35 Pro 5G dan F35 5G diumumkan pada 6 Oktober dan penjualan dimulai 11 Oktober melalui kanal online maupun offline. Jika harga nanti ditempatkan di kelas menengah, kombinasi baterai 8000 mAh, kamera selfie 50MP, dan layar AMOLED adaptif berrefresh rate tinggi berpotensi mengacaukan strategi kompetitor yang masih bertahan di 5.000 mAh. Pada akhirnya, F35 series terasa dirancang untuk satu kalimat: ponsel bagi pengguna yang hidup seharian di layar, ingin wajahnya selalu tajam di kamera, dan tidak mau tasnya berat karena powerbank. Jika itu profilmu, seri ini pantas masuk daftar pendek.






