Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Salomon hingga Longchamp: Selebriti Korea Kuasai Kampanye Brand Internasional

Dari Salomon hingga Longchamp: Selebriti Korea Kuasai Kampanye Brand Internasional
Minat|Jepang & Korea

Gelombang Baru Brand Ambassador Korea di Panggung Global

Tren selebriti Korea menjadi brand ambassador Korea untuk rumah mode, label outdoor, dan department store global adalah pergeseran strategi pemasaran ketika budaya pop Korea dipakai sebagai bahasa utama untuk menjangkau konsumen Asia yang kian sadar gaya, digital, dan terhubung lintas negara. Dalam konteks ini, JISOO, Jennie, dan Jung So-min bukan sekadar wajah kampanye selebriti internasional, tetapi simbol bagaimana kekuatan budaya dapat mengarahkan strategi marketing luxury. Masing-masing membawa narasi yang berbeda: eksplorasi alam dan kota, perayaan individualitas, hingga gaya Parisian yang effortless. Ketiganya menunjukkan bahwa influencer fashion Korea kini berdiri di garis depan ketika brand internasional ingin membangun kedekatan emosional dengan audiens, terutama generasi muda yang mengonsumsi fashion dan hiburan sebagai satu paket identitas.

Dari Salomon hingga Longchamp: Selebriti Korea Kuasai Kampanye Brand Internasional

JISOO x Salomon: Outdoor, Urban, dan Normalisasi Fungsionalitas Stylish

Kerja sama JISOO dengan Salomon untuk koleksi Fall/Winter 2026 mengirim pesan jelas: fungsionalitas tidak lagi berseberangan dengan estetika. Dalam kampanye global perdananya bertajuk “IN THE OPEN”, ia membawakan koleksi musim dingin Salomon sambil menjelajahi lanskap Korea Selatan, dari taman hingga jalur pendakian, dengan visual yang mengaburkan batas kota dan alam. JISOO menyebut dirinya menyukai ruang gerak yang ringan dan nyaman, menekankan bagaimana fleksibilitas alas kaki Salomon membuatnya cocok dipakai sehari-hari maupun aktivitas outdoor. Ini bukan sekadar endorsement; ini adalah reposisi brand outdoor sebagai bagian sah dari lemari streetwear generasi muda. Peluncuran global kapsul pada 7 Oktober melalui situs resmi Salomon mempertegas ambisi global kampanye selebriti internasional ini. Brand memanfaatkan aura bintang K-pop untuk mengangkat produk teknis menjadi bagian gaya hidup aspiratif, terutama bagi konsumen Asia yang mengidolakan K-pop sebagai referensi fashion.

Jennie dan Lotte: Individualitas sebagai Mata Uang Baru Retail

Penunjukan Jennie BLACKPINK sebagai brand ambassador baru Lotte Department Store menandai reset besar dalam strategi pemasaran retail yang sudah satu dekade tidak berganti model iklan. Kampanye “As I am” bukan kampanye cantik generik; pesannya terang: kepercayaan diri, gaya, dan karakter pribadi adalah nilai utama. Ketika promosi digelar di seluruh gerai domestik dan empat gerai luar negeri di Vietnam dan Indonesia, jelas bahwa brand melihat Jennie sebagai kunci untuk mengikat konsumen Asia lintas pasar dengan satu wajah yang kuat. Kolaborasi yang dimulai 1 Oktober ini dirancang multi-layer: film kampanye YouTube yang tayang 21 Oktober, lalu berlanjut ke iklan televisi dan digital bertahap. Strategi marketing luxury dan retail menjadi lebih naratif: bukan sekadar diskon atau fasilitas, tapi ajakan “jadilah dirimu sendiri”. Di mata konsumen Asia, pesan ini terasa relevan dengan generasi yang tumbuh bersama K-pop, di mana gaya personal sering dibentuk oleh idol favorit.

Jung So-min x Longchamp: Effortless Parisian untuk Konsumen Asia

Penunjukan Jung So-min sebagai ambassador Longchamp menunjukkan strategi berbeda: memakai aktris dengan citra natural untuk menjembatani fashion Prancis dan selera Asia. Portofolionya yang lintas genre, dari fantasi, sejarah, hingga komedi romantis, membuat ia tidak terkunci pada satu persona sehingga lebih mudah mewakili berbagai tipe konsumen. Kerja sama ini hadir seiring upaya Longchamp memperkuat hubungan antara fashion, seni, dan budaya, termasuk melalui Longchamp Art Festival di Paris bertema art in movement yang menggabungkan seni visual, desain, musik, tari, performance, hingga digital art. Dalam debut kampanye Fall/Winter 2026 di lanskap Paris, dengan Le Smart leather tote di tangan, Jung So-min menegaskan bahwa gaya kuat tidak butuh statement berlebihan: effortless elegance, sederhana namun refined, tetap berkarakter. Di sini, influencer fashion Korea dijadikan penerjemah estetika Parisian ke bahasa visual yang lebih dekat dengan penonton drama Asia yang mengikuti keseharian idolanya via media sosial.

Dampak Strategis bagi Brand dan Preferensi Konsumen Asia

Tiga kampanye ini memperlihatkan pola: brand internasional mengandalkan brand ambassador Korea untuk menguatkan jangkauan di pasar Asia, bukan hanya lewat popularitas, tapi lewat cerita yang relevan. JISOO menghubungkan teknologi outdoor dengan gaya urban; Jennie mengikat retail dengan narasi self-acceptance; Jung So-min menyatukan fashion dan seni dalam kacamata yang lebih humanis. Bagi konsumen, dampak praktisnya jelas: produk terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sepatu teknis disahkan sebagai sneakers harian, department store menjadi ruang merayakan individualitas, dan tas luxury tampil sebagai bagian gaya minimalis yang tidak mengintimidasi. Ke depan, kampanye selebriti internasional dengan influencer fashion Korea akan makin bernilai ketika brand berani merangkul narasi personal, bukan hanya meminjam wajah terkenal. Di tengah persaingan ketat, kedekatan emosional yang autentik akan menjadi diferensiasi utama.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!