Kontrol keuangan perusahaan berpindah ke ponsel
Qlola Mobile BRI adalah layanan mobile banking korporasi yang memungkinkan nasabah bisnis memantau posisi keuangan perusahaan dan menyetujui transaksi melalui ponsel. BRI meluncurkan aplikasi ini pada Selasa, 27 Oktober, sebagai bagian dari New Experience Qlola by BRI untuk menjawab kebutuhan transaksi bisnis yang makin dinamis.
Langkah ini lebih dari sekadar memindahkan layanan perbankan dari komputer ke layar kecil. Bagi perusahaan dengan proses persetujuan berjenjang, akses lewat ponsel dapat mengurangi ketergantungan pada keberadaan pejabat di kantor atau di lokasi tertentu. Nilai praktisnya terletak pada kemampuan mengambil keputusan saat dibutuhkan, bukan hanya melihat informasi keuangan.
Saldo, rekening, dan status transaksi dalam satu aplikasi
Aplikasi ini menyediakan informasi rekening agar nasabah dapat melihat saldo dalam berbagai mata uang dan daftar rekening perusahaan yang terhubung. Riwayat serta status transaksi juga dapat dipantau secara real-time, sehingga pengguna memperoleh gambaran posisi keuangan dan aktivitas bisnis tanpa harus menunggu akses ke komputer.
Fitur tersebut membuat pemantauan lebih berguna daripada sekadar mengecek saldo: pengguna bisa meninjau apakah transaksi telah berjalan atau masih menunggu tindak lanjut. Bagi pengelola keuangan, informasi yang mudah diakses dapat membantu menjaga alur kerja tetap terpantau. Namun, manfaatnya paling terasa ketika data dan kewenangan pengguna dikelola dengan tertib di dalam perusahaan.
Persetujuan transaksi tak lagi terikat tempat
Nasabah yang memiliki otorisasi dapat menyetujui transaksi dari berbagai akun perusahaan melalui satu perangkat mobile. Cakupannya termasuk transfer dan pembayaran gaji karyawan atau payroll, sementara riwayat dan status transaksi membantu pengguna meninjau aktivitas tersebut.
Inilah fungsi yang paling membedakan Qlola Mobile dari aplikasi yang hanya menyajikan informasi: pengguna berwenang dapat menindaklanjuti keputusan transaksi dari mana saja dan kapan saja. Fleksibilitas ini berpotensi mempercepat operasional, terutama saat persetujuan berjenjang diperlukan. BRI menyatakan pengembangan Qlola by BRI mengandalkan dua pilar, Connectivity dan Seamless User Experience, dengan layanan yang terhubung melalui kanal situs web dan aplikasi mobile.
Pertumbuhan transaksi menguatkan alasan pengembangan
Peluncuran Qlola Mobile berlangsung ketika aktivitas transaksi nasabah bisnis melalui platform tersebut meningkat. Hingga September 2026, nilai transaksi Qlola by BRI tumbuh 32 persen secara tahunan. Angka ini memberi konteks penting: akses mobile bukan sekadar tambahan kanal, melainkan bagian dari layanan yang digunakan untuk mendukung kebutuhan transaksi korporasi.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan, “Hingga September 2026, nilai transaksi Qlola by BRI tercatat tumbuh sebesar 32% secara year-on-year (YoY).” Pertumbuhan itu menunjukkan meningkatnya aktivitas pada platform, tetapi ukuran keberhasilan Qlola Mobile pada akhirnya adalah apakah pemantauan dan persetujuan menjadi lebih lancar bagi pengguna.
Kesimpulannya, Qlola Mobile BRI menawarkan manfaat yang konkret bagi nasabah korporasi: melihat saldo dan transaksi secara real-time serta memberi persetujuan tanpa harus bergantung pada komputer. Integrasi kanal mobile dan situs web membuat layanan ini relevan bagi perusahaan yang membutuhkan kontrol keuangan sekaligus keluwesan dalam menjalankan operasional.






