Verdict: Ponsel Rp2 Juta yang Fokus ke Daya Tahan, Bukan Performa
itel Power 80 adalah ponsel Rp2 juta yang menonjol karena kombinasi baterai 7000 mAh, sertifikasi tahan air dan debu, serta kamera yang sanggup merekam di bawah air, menjadikannya pilihan unik bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan kepraktisan dibanding performa mentah.
Dari sudut pandang pengguna, ini jelas bukan ponsel serba bisa, melainkan perangkat spesialis untuk orang yang sering berada di lapangan, hobi outdoor, atau pekerja yang butuh ponsel tahan banting dan jarang ke colokan listrik. Di kelas harga ponsel Rp2 juta, kombinasi baterai jumbo 7.000 mAh dan sertifikasi IP68 serta IP69 membuatnya terasa seperti paket “survival kit” yang kebetulan juga bisa jadi kamera bawah air. Namun, refresh rate 120Hz di layar HD+ dan chipset UNISOC T7250 memberi sinyal bahwa kompromi terbesar ada di ketajaman layar dan kekuatan prosesor yang kemungkinan hanya cukup untuk penggunaan harian, bukan gaming berat.
Kelebihan
- Baterai 7000 mAh sangat besar, ideal untuk pemakaian lama tanpa sering mengisi daya.
- Sertifikasi IP68 dan IP69 membuatnya menjadi ponsel tahan air dan debu di harga terjangkau.
- Kamera utama 50 MP dengan kemampuan rekam video di dalam air unik di kelas ponsel Rp2 juta.
- Desain bodi datar dan modul kamera mirip iPhone 17 Pro memberi kesan premium.
Kekurangan
- Resolusi layar masih HD+, kurang tajam dibanding beberapa pesaing yang sudah Full HD.
- Chipset UNISOC T7250 dan RAM fisik 4 GB berpotensi membatasi performa untuk gaming dan multitasking berat.
Desain dan Layar: Tampang Mewah, Detail Layar Masih Menahan Diri
itel Power 80 mengadopsi bodi datar dengan modul kamera belakang yang disebut mirip iPhone 17 Pro, memberi kesan mewah dan modern di kelas harga terjangkau. Pilihan warna Hitam Batu, Hijau Tundra, dan Oranye Lava menargetkan pengguna yang ingin ponsel rugged tetapi tetap bergaya. Secara estetika, ini ponsel “tangguh rasa flagship”, sehingga cocok untuk pengguna yang sering tampil di depan klien atau rekan kerja namun tetap butuh perangkat yang siap diajak “kasar”.
Layar IPS LCD 6,78 inci beresolusi HD+ (720 × 1576 piksel) dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan hingga 550 nits memberi keseimbangan antara kelancaran animasi dan konsumsi daya. “Layar 120Hz di resolusi HD+ jelas menunjukkan fokus itel pada kelancaran gerakan ketimbang ketajaman piksel.” Untuk scrolling media sosial dan navigasi antarmuka, pengalaman terasa halus, tapi pengguna yang biasa menikmati konten video tajam mungkin melihat kekurangan detail. Lapisan kaca yang diperkuat membantu mengurangi risiko gores, sejalan dengan positioning ponsel ini sebagai perangkat kerja lapangan yang sering keluar masuk tas, saku, atau motor.
| Spesifikasi | itel Power 80 |
|---|---|
| Layar | IPS LCD 6,78 inci, HD+ (720 × 1576), 120Hz, 550 nits |
| Prosesor | UNISOC T7250, fabrikasi 12nm |
| RAM | 4 GB fisik, hingga 12 GB dengan RAM virtual |
| Memori Internal | 128 GB, bisa ditambah microSD |
| Baterai | 7.000 mAh |
| Kamera Belakang | 50 MP AI + lensa pendukung |
| Kamera Depan | 8 MP |
| Ketahanan | IP68 & IP69, tahan debu, air, semprotan bertekanan tinggi |
Performa dan Baterai 7000 mAh: Maraton, Bukan Sprinter
Di dapur pacu, itel Power 80 memakai chipset UNISOC T7250 berteknologi fabrikasi 12nm, dipadukan RAM fisik 4 GB yang bisa diperluas dengan RAM virtual hingga total 12 GB dan memori internal 128 GB yang masih bisa ditambah microSD. Secara konsep, kombinasi ini menunjukkan fokus pada kelancaran multitasking ringan dan ketersediaan ruang simpan ketimbang kecepatan prosesor murni. Pengguna yang mengandalkan aplikasi pesan, media sosial, dan kerja ringan seharusnya cukup nyaman, tetapi gamer atau power user mungkin akan merasa batasnya ketika menjalankan game 3D berat atau berpindah antar aplikasi besar.
Baterai raksasa 7.000 mAh adalah kartu truf utama ponsel ini. Dengan layar HD+ dan chipset 12nm yang relatif efisien, ponsel ini dirancang untuk tahan lama bagi pengguna budget yang tidak ingin sering mengisi daya. Klaim bahwa baterai ini cocok untuk pengguna yang “butuh perangkat awet, kuat, dan jarang ngecas” menunjukkan target pasar yang jelas: pekerja lapangan, kurir, pengguna di area dengan listrik terbatas, atau mereka yang sering bepergian jauh dan mengandalkan satu perangkat sebagai pusat komunikasi. Namun, tanpa informasi resmi tentang kecepatan pengisian, ada kemungkinan pengisian penuh butuh waktu panjang—konsekuensi umum dari kapasitas baterai besar.
Kamera 50 MP dan Fitur Bawah Air: Nilai Jual Utama Ponsel Tahan Air Ini
Sistem kamera itel Power 80 mengandalkan kamera utama belakang 50 MP berbasis AI dengan lensa pendukung, serta kamera depan 8 MP untuk selfie dan panggilan video. Di atas kertas, angka ini sejalan dengan ponsel Rp2 juta lain, tapi ada satu trik yang membuatnya menonjol: kemampuan merekam video secara jelas dan aman saat berada di dalam air, didukung sertifikasi IP68 dan IP69 yang membuat ponsel tahan air, debu, hingga semprotan bertekanan tinggi. Mode pemotretan malam dan peningkatan kualitas gambar otomatis menambah nilai bagi pengguna yang menginginkan hasil foto stabil tanpa terlalu banyak utak-atik.
Dalam penggunaan nyata, keunggulan terbesar bukan cuma di kualitas foto, melainkan pada kebebasan penggunaan: memotret saat hujan deras, mengabadikan momen di kolam, atau merekam aktivitas di sungai tanpa harus panik. Di kelas ponsel tahan air yang terjangkau, fitur kamera bawah air ini jarang ditemui, sehingga itel Power 80 menjadi pilihan unik untuk pengguna yang suka aktivitas outdoor, konten kreator pemula, atau orang tua yang mau ponsel anak tetap aman meski sering tercebur. Namun, pengguna yang lebih peduli pada detail foto, stabilisasi lanjutan, atau fitur kamera kreatif tingkat lanjut mungkin masih lebih cocok dengan ponsel lain yang fokus di fotografi ketimbang ketahanan.
Kesimpulan: Nilai yang Ditawarkan di Harga Rp2 Juta
Sebagai ponsel Rp2 jutaan, itel Power 80 memposisikan diri bukan sebagai “all-rounder”, melainkan perangkat spesialis dengan fitur yang biasanya ditemukan di kelas lebih mahal: baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi IP68 dan IP69, serta kamera bawah air. Klaim bahwa ponsel ini dirilis dengan harga “cuma 2 jutaan” menempatkannya sebagai pilihan unik dengan rasa fitur flagship, terutama bagi pengguna budget yang memprioritaskan daya tahan dan ketangguhan. Dalam konteks persaingan, ia tidak berusaha mengalahkan lawan di semua lini, tetapi mengunci satu posisi: ponsel tahan air yang kuat dan awet dengan kamera 50 MP yang bisa diajak menyelam.
Konsekuensinya jelas: layar masih HD+, chipset bukan yang paling kencang, dan kemungkinan ada kompromi pada pengalaman multimedia tinggi. Namun untuk pembeli yang mencari ponsel yang bisa jatuh, kena hujan, terendam, dan tetap menyala seharian, itel Power 80




