Verdik awal: kuat di software, wajar di performa
Samsung Galaxy A26 5G adalah ponsel mid-range yang mengandalkan kombinasi layar Super AMOLED 120Hz, chipset Exynos 1380 5G, dan dukungan update software jangka panjang untuk menarik pengguna yang menginginkan perangkat awet dipakai bertahun-tahun tanpa harus mengejar spesifikasi paling kencang di kelasnya. Dari awal pemakaian terasa jelas bahwa ini bukan HP yang ditujukan untuk pemburu skor benchmark tertinggi, melainkan untuk pengguna yang lebih mengutamakan kenyamanan sehari-hari, keamanan, dan masa pakai software. Di harga sekitar Rp 5.099.000 untuk varian 8/256GB, posisi Galaxy A26 5G berada di tengah segmen mid-range yang padat. Nilai jual utamanya adalah janji update hingga 6 tahun yang sulit ditandingi pesaing, sementara performanya berada di level "cukup" untuk 2026. Jika fokus Anda adalah investasi jangka panjang dan ekosistem Samsung, perangkat ini terasa masuk akal. Namun, kalau kebutuhan utama adalah gaming berat atau desain layar modern tanpa poni, beberapa rival menawarkan daya tarik lebih kuat di aspek tersebut.
Desain dan layar: premium, tapi ketinggalan tren
Sebagai ponsel kelas menengah, Galaxy A26 5G tampil meyakinkan dengan bahasa desain minimalis khas seri A dan finishing yang terasa premium. Casing belakang berbahan kaca Gorilla Glass Victus+ glossy membuatnya tampak mewah, khususnya pada varian Peach Pink yang terlihat unik dan menarik di tangan. Frame polikarbonat yang flat memberi genggaman yang cukup nyaman, walau bagian belakang licin dan mudah penuh jejak sidik jari sehingga casing tambahan hampir wajib. Di depan, layar 6,7 inci Super AMOLED full HD+ dengan refresh rate 120Hz menjadi salah satu kekuatan utama. Kualitas panelnya colorfull dengan kontras tinggi dan nyaman di mata, termasuk untuk konsumsi konten dan media sosial panjang. Proteksi Gorilla Glass Victus+ menambah rasa aman terhadap goresan. Namun, dua hal terasa tertinggal: masih memakai notch Infinity-U dan bezel, terutama dagu, yang tebal dibanding mayoritas kompetitor yang sudah punch-hole lebih modern. Jadi, dari sisi tampilan depan, ini terasa seperti desain generasi sebelumnya yang diperpanjang masa pakainya.
Kelebihan
- Desain belakang kaca Gorilla Glass Victus+ terlihat elegan dan premium.
- Layar Super AMOLED 6,7 inci 120Hz dengan warna colorfull dan kontras tinggi, nyaman untuk multimedia.
- Proteksi Gorilla Glass Victus+ di layar dan sertifikasi IP67 memberi rasa aman tambahan.
Kekurangan
- Masih menggunakan layar berponi (notch) saat pesaing sudah punch-hole.
- Bezel, terutama di sisi bawah, terasa tebal sehingga tampilan kurang modern.
- Finishing kaca glossy licin dan mudah penuh sidik jari.
Performa sehari-hari dan multitasking: nyaman, tapi bukan kuda balap
Di dapur pacu, Galaxy A26 5G mengandalkan Exynos 1380 5G (5nm) dengan CPU octa-core dan GPU Mali-G68 MP5, dipadukan RAM 8GB dan penyimpanan UFS 2.2 256GB. Dipakai dua minggu sebagai ponsel kedua untuk media sosial intensif, editing video ringan di CapCut dan Edits, serta gaming santai, kinerjanya relatif nyaman, responsif, dan nyaris tanpa lag mengganggu. Ini menjadikannya andal untuk penggunaan harian dan multitasking wajar, termasuk pindah aplikasi, browsing, dan chat. Secara angka, perangkat ini mencetak sekitar 593.167 poin di AnTuTu v10 dan 763.634 di AnTuTu v11, serta 1011/2912 poin di Geekbench 6 untuk single-core/multi-core. "Rekap benchmark Galaxy A26 5G menunjukkan posisi yang kompeten, meski bukan yang terdepan di kelas mid-range". Performanya selevel dengan chipset seperti Dimensity 7050 atau Dimensity 6400, jadi tidak terasa lambat, tetapi bukan pilihan utama untuk gamer yang mengejar frame rate tinggi. Satu catatan, suhu ponsel cenderung naik dan terasa agak panas saat penggunaan intensif, misalnya sesi gaming lebih lama atau editing video lebih berat.
| Spesifikasi | Detail | Catatan |
|---|---|---|
| Chipset | Samsung Exynos 1380 5G (5nm), octa-core 2,4GHz + 2GHz | Posisi kompeten di kelas mid-range |
| RAM & ROM | 8GB RAM, 256GB UFS 2.2 + microSD hingga 1TB (hybrid) | Cukup lega untuk multitasking dan media |
| Layar | 6,7 inci Super AMOLED, FHD+, 120Hz, 1000 nits HBM, Gorilla Glass Victus+ | Sangat nyaman untuk konten dan sosial media |
| Kamera belakang | 50MP utama dengan OIS + 8MP ultra-wide + 2MP macro | Set lengkap untuk kebutuhan foto harian |
| Kamera depan | 13MP, f/2.2 | Memadai untuk selfie dan video call |
| Baterai & charger | 5000mAh, fast charging 25W, tanpa charger dalam paket | Pengguna harus beli adaptor terpisah |
| Dimensi & bobot | 164 x 77,5 x 7,7 mm, 200 gram | Masih nyaman digenggam meski agak besar |
| Tahan air/debu | IP67 | Keunggulan yang jarang di kelas mid-range |
| Keamanan | Fingerprint under display, face unlock, Knox vault, Auto Blocker, Anti-Theft Protection | Fitur keamanan lengkap dan modern |
Software dan nilai jangka panjang: kekuatan utama Galaxy A26 5G
Bagian paling menarik dari review ponsel mid-range ini adalah software. Galaxy A26 5G hadir dengan One UI 8.5 berbasis Android 16 dan mendapat janji upgrade OS serta patch keamanan selama 6 tahun, yang diklaim paling panjang di kelasnya. Bahkan, ponsel ini direncanakan menerima update hingga Android 22, sesuatu yang biasanya hanya mendekati dukungan smartphone flagship. Untuk pengguna yang enggan sering ganti HP, hal ini memberi rasa aman dan nilai investasi yang kuat. One UI 8.5 sendiri kaya fitur: Always On Display, Quick Share, Game Launcher, Modes and Routines, Secure Folder, hingga fitur AI seperti Circle to Search, Object Eraser, Live Translate 2.0, dan Hyper-Smooth untuk kelancaran sistem. Antarmuka terasa simpel, bebas iklan, dan menyediakan banyak opsi kustomisasi mulai wallpaper, tema, hingga widget. Di sisi keamanan, Auto Blocker, Knox vault, dan Anti-Theft Protection membantu melindungi data pengguna dari APK berbahaya maupun saat ponsel hilang. Dari sudut software, Galaxy A26 5G adalah salah satu pilihan paling menarik di segmen mid-range, meski masih tersisa pertanyaan apakah performanya tetap nyaman setelah 6 tahun penggunaan.
Buy if / Skip if
- Buy the Samsung Galaxy A26 5G if Anda mencari ponsel mid-range dengan update software jangka panjang hingga 6 tahun dan ingin memaksimalkan nilai investasi jangka panjang.
- Skip the Samsung Galaxy A26 5G if Anda mengutamakan desain layar modern tanpa notch dan bezel tipis karena banyak pesaing sudah menawarkan punch-hole yang lebih menarik.
- Buy the Samsung Galaxy A26 5G if Anda butuh layar Super AMOLED 120Hz besar yang nyaman untuk konsumsi konten, media sosial, dan kerja harian.
- Skip the Samsung Galaxy A26 5G if prioritas utama Anda adalah gaming berat dengan suhu yang lebih terkontrol, karena perangkat ini bisa terasa agak panas pada penggunaan intensif.
- Buy the Samsung Galaxy A26 5G if Anda menginginkan fitur tahan air dan debu IP67 serta paket keamanan lengkap seperti Knox vault dan Auto Blocker di harga mid-range.
- Skip the Samsung Galaxy A26 5G if Anda keberatan harus membeli charger terpisah karena tidak ada adaptor dalam paket penjualan.





