Gaya Nyentrik yang Jadi Ikon
G-Dragon bukan cuma vokalis karismatik dan legenda K-Pop, tapi juga sosok yang selalu mengguncang dunia fashion dengan gaya di luar pakem.
Setiap kali ia tampil di depan publik, penampilannya hampir selalu terasa berani, unik, dan sedikit nyentrik – dalam arti yang paling keren.
Belakangan, satu item fashion kembali melejit berkat dirinya: headscarf ala “ahjumma”, gaya tudung yang biasanya identik dengan tante-tante di Korea Selatan.
Dari Gaya Tante-Tante Jadi High Fashion
Headscarf atau tudung yang sering dipakai para ahjumma sebenarnya terkesan sederhana dan sehari-hari.
Namun ketika G-Dragon memakainya, tampilan itu langsung naik kelas: dari gaya rumahan jadi ikonik dan super fashion-forward.
Ia beberapa kali tertangkap kamera mengenakan headscarf di berbagai momen santai.
Salah satu yang paling jadi sorotan adalah saat ia tampil di bandara dengan airport style khasnya.
Penampilannya dipadukan dengan:
Headscarf bermotif yang mencuri perhatian
Topi yang menambah kesan edgy
Tas Chanel bertuliskan “Power”, yang juga merupakan judul lagu terbarunya
Semua elemen itu berpadu jadi satu look yang terasa spontan, tapi tetap sangat terkurasi.

Ternyata Berawal dari “Nggak Jago Menata Rambut”
Menariknya, gaya headscarf ini bukan hasil perencanaan rumit.
Dalam sebuah wawancara dengan Vogue Korea, G-Dragon mengungkapkan bahwa headscarf itu muncul begitu saja dalam kesehariannya.
Ia menjelaskan bahwa penampilan tersebut tidak terinspirasi dari apa pun secara khusus.
Menurutnya, itu hanyalah sesuatu yang ia lakukan secara natural karena ia merasa tidak terlalu mahir menata rambut.
Sebuah solusi simpel untuk bad hair day ala G-Dragon justru berubah menjadi statement fashion global.
Ketika Ketidaksengajaan Berubah Jadi Tren

Tanpa disangka, headscarf “ahjumma” versi G-Dragon langsung menjalar ke mana-mana.
Para penggemar dan fashion enthusiast mulai meniru gaya ini untuk berbagai kesempatan, dari outfit sehari-hari sampai tampilan yang lebih editorial.
Bukan cuma fans, para idol dan selebriti lain pun ikutan mengadopsi gaya tersebut.
Dalam berbagai potret, terlihat beberapa idol Korea tampil dengan headscarf ala ahjumma yang jelas terinspirasi dari G-Dragon.
Fenomena ini sekali lagi menegaskan satu hal: apa pun yang dikenakan G-Dragon hampir selalu berubah jadi tren.
Kenapa Headscarf ‘Ahjumma’ Ini Begitu Menggoda?
Jika dilihat dari kacamata penataan rambut dan styling, gaya ini punya beberapa daya tarik:
Fungsional: Menyelamatkan hari ketika rambut sedang sulit diatur.
Fleksibel: Bisa dipadukan dengan topi, kacamata, dan aksesori lain.
Unisex: Tidak terbatas gender, siapa pun bisa mencoba.
Statement kuat: Meski simpel, headscarf bermotif langsung memberi karakter pada tampilan.
Dengan satu aksesori, keseluruhan look bisa tampak lebih artistik, misterius, sekaligus effortless.
Dari Bandara ke Moodboard Fashion Dunia
Headscarf “ahjumma” ala G-Dragon membuktikan bahwa inspirasi fashion tidak selalu datang dari runway atau kampanye brand mewah.
Kadang, justru dari hal-hal yang terasa remeh, seperti cara seseorang menyiasati rambut yang sulit diatur.
G-Dragon sekali lagi memperlihatkan pengaruh besarnya di dunia fashion: ia tidak sekadar mengikuti tren, tapi menciptakannya.
Dari bandara, pemotretan, hingga feed media sosial para penggemar, headscarf ini kini resmi naik level menjadi simbol gaya yang berani dan penuh karakter.
Dan siapa tahu, setelah membaca ini, kamu justru jadi tergoda mencoba headscarf ala “ahjumma” untuk next OOTD-mu.






