Senja Hujan, Matras Terbentang di Selasar Makara
Sejumlah anggota Komoenitas Makara berkumpul di selasar Gedung Makara Art Center Universitas Indonesia pada Kamis, 29 Mei 2025.
Di tengah hujan deras, mereka menggulung matras, merapikan posisi, dan bersiap untuk satu momen yang sudah lama dinantikan: latihan yoga perdana bareng komunitas.
Selasar Makara Art Center dipilih karena cukup luas, teduh, dan tetap nyaman meski cuaca kurang bersahabat. Hujan di luar, tapi di dalam selasar suasananya hangat oleh semangat para peserta.
Kenalan dengan Tere, Instruktur Yoga Sekaligus Musisi
Latihan sore itu dipandu oleh Theressa Rida Febriana, akrab disapa Tere.
Ia adalah alumni Jurusan Ilmu Filsafat FIB UI yang sudah tersertifikasi Yoga Teacher Training dari Purinawa Yoga School pada tahun 2025. Di luar dunia yoga, Tere juga dikenal sebagai seorang musisi.
Bersama para anggota Komoenitas Makara, Tere mengajak mereka mendalami salah satu dari 9 jenis yoga, yaitu Hatha Yoga.
Menurut Tere, Hatha Yoga bukan sekadar rangkaian pose, tapi juga cara menyelaraskan tubuh, napas, dan rasa.
Filosofi di Balik Hatha: Matahari, Bulan, dan Keseimbangan
Tere menjelaskan bahwa secara etimologi:
HA berarti matahari
THA berarti bulan
Yoga jenis ini menekankan keseimbangan energi yang saling berlawanan di dalam tubuh.
Energi maskulin (the sun/matahari) dan energi feminin (the moon/bulan)
Yin dan Yang (kiri dan kanan)
Rasa sedih dan rasa gembira
Semua itu disatukan melalui penguasaan tubuh dan napas. Dengan kata lain, Hatha Yoga adalah latihan untuk belajar menyeimbangkan diri, baik secara fisik maupun emosional.
11 Sequence, 21 Pose: Apa Saja yang Dilatih?
Dalam sesi tersebut, para peserta menjalani standar Hatha Yoga yang terdiri dari 11 sequence dengan total 21 pose.
Berikut rangkaiannya:
Pranayama / Pernapasan
Surya Namaskara / Sun Salutation (Salam Matahari)
Standing Posture:
Chair Pose (Utkatasana)
Alanasana
Parsvakonasana
Virabhadrasana 1
Virabhadrasana 2
Standing Balance Posture:
Garudanasana
Vrksasana
Virabhadrasana 3
Arm Balance:
Vasisthasana
Invertion / Inverted Posture:
Viparita Karani
Halanasana
Backward-Bending Posture:
Dhanurasana
Ustrasana
Setu Bandha Sarvangasana
Twisting Posture:
Jathara Parivartanasana
Ardha Matsyendrasana
Forward-Bending Posture:
Triang Mukaikapada Paschimottanasana
Paschimottanasana
Sitting Posture:
Padmasana with Sanmukhi Mudra
Simhasana
Reclining & Relaxation:
Apanasana
Savasana
Dengan kombinasi pose berdiri, keseimbangan, backbend, twisting, hingga relaksasi, tubuh diajak bergerak lengkap dari kepala hingga ujung kaki.
Testimoni Jujur: Dari Biasa Pegal Jadi Ringan
Di antara peserta, ada yang awalnya ragu apakah tubuhnya kuat mengikuti seluruh rangkaian.
Lilis, salah satu anggota Komoenitas Makara, mengungkapkan pengalamannya setelah sesi usai.
Ia mengaku biasanya tubuhnya mudah terasa sakit kalau banyak bergerak atau olahraga. Namun setelah menyelesaikan latihan yoga kali ini, rasa sakit yang biasa muncul justru tidak terasa.
Komentar sederhana tapi jujur ini menunjukkan bagaimana yoga bisa menjadi alternatif aktivitas fisik yang lembut namun efektif untuk tubuh.
Rencana Kelas Rutin: Yoga Sambil Menikmati Senja di Danau Kenanga
Komoenitas Makara berencana menjadikan kelas yoga ini sebagai kegiatan rutin mingguan dan akan dibuka untuk masyarakat umum.
Nantinya, siapa pun bisa ikut berlatih yoga sambil menikmati pemandangan senja di tepi Danau Kenanga yang berada di depan Makara Art Center, Universitas Indonesia.
Bayangkan kombinasi:
Udara sore yang sejuk
Pantulan langit senja di permukaan danau
Gerakan yoga yang pelan tapi menyehatkan
Latihan fisik, relaksasi mental, plus bonus suasana yang menenangkan.
Penutup: Dari Satu Sesi Menuju Kebiasaan Sehat
Latihan perdana Komoenitas Makara ini bukan sekadar sesi yoga biasa.
Ini adalah awal dari sebuah kebiasaan sehat yang ingin mereka tularkan ke lebih banyak orang: menggerakkan tubuh, mengatur napas, dan memberi ruang bagi diri sendiri di tengah kesibukan harian.
Kalau kamu mencari cara untuk tetap bugar tanpa harus olahraga yang terlalu menghentak, Hatha Yoga bisa jadi pintu masuk yang ramah untuk pemula.
Siapa tahu, dari satu sesi di selasar atau tepi danau, kamu justru menemukan ritme baru untuk hidup yang lebih seimbang.






