sumber gambar: Ron Lach via pexels
Kebijakan Work From Home (WFH) satu hari sepekan kini resmi diatur dalam Surat Edaran Menaker Nomor M/6/HK.04/III/2026. Langkah ini diambil untuk mendorong efisiensi energi di perusahaan BUMN, BUMD, maupun swasta. Namun, bekerja dari rumah di kota besar seperti Jakarta memiliki tantangan tersendiri, terutama risiko pemadaman listrik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Gangguan daya mendadak bukan hanya mematikan komputer, tapi juga berisiko merusak komponen hardware dan menghilangkan data penting yang belum tersimpan. Oleh karena itu, kamu perlu memahami cara mengatasi pemadaman listrik agar produktivitas tetap terjaga. Salah satu solusi paling efektif adalah dengan menyediakan cadangan daya melalui UPS (Uninterruptible Power Supply).
Mengapa UPS Penting untuk Menghadapi Pemadaman Listrik?
Berbeda dengan power bank yang hanya mengisi daya perangkat kecil, UPS adalah penyelamat utama untuk perangkat kerja seperti PC, monitor, hingga router internet. Saat terjadi pemadaman listrik, UPS bekerja secara otomatis memberikan daya darurat tanpa jeda.
Menggunakan UPS saat WFH memberikan kamu waktu sekitar 5 hingga 30 menit untuk menyimpan pekerjaan dan mematikan perangkat dengan benar. Selain itu, fitur Automatic Voltage Regulator (AVR) pada UPS menjaga tegangan tetap stabil, sehingga perangkat elektronikmu lebih awet dari risiko lonjakan arus.
5 Rekomendasi UPS Rumahan Terbaik untuk WFH di Tahun 2026
Jika kamu sedang mencari solusi cara mengatasi pemadaman listrik, berikut adalah lima pilihan UPS terjangkau yang bisa kamu pertimbangkan:
Prolink 700 Pro (PRO700SFC) UPS jenis line-interactive berkapasitas 650 VA ini mampu menyuplai daya antara 8 hingga 30 menit. Sangat cocok untuk kamu yang menggunakan satu set PC dan modem, karena dilengkapi sistem AVR untuk menstabilkan tegangan yang naik-turun.
APC Easy UPS BVX1200LI-MS APC dikenal sebagai merek global dengan reputasi tinggi. Model ini memiliki kapasitas besar 1200 VA (650 watt). Meski durasi backup hanya sekitar 3-5 menit, UPS ini sangat handal untuk melakukan shutdown terkontrol pada perangkat kantor yang lebih berat.
Micropack MFU-1200 Dengan daya 720 watt, UPS ini unggul karena memiliki fitur surge protection atau anti petir. Sangat pas untuk melindungi perangkat saat musim hujan di Jakarta yang sering memicu pemadaman listrik akibat gangguan jaringan.
Tips Memilih dan Merawat Cadangan Daya di Rumah

sumber gambar: Pheelings Media via iStock
Agar investasi kamu tidak sia-sia, perhatikan kapasitas daya efektif dalam satuan watt, bukan hanya VA. Pastikan total konsumsi listrik perangkatmu tidak melebihi kemampuan UPS. Selain itu, baterai UPS biasanya memiliki umur pakai 3 hingga 5 tahun, jadi pastikan kamu melakukan perawatan rutin agar perangkat siap sedia saat pemadaman listrik melanda.
Jangan biarkan pekerjaanmu terhenti hanya karena masalah kabel atau gangguan PLN. Kamu bisa menemukan berbagai pilihan UPS berkualitas dengan harga bersaing di KuyBeli. Jangan lupa juga untuk download aplikasi KuyBeli di smartphone kamu agar belanja kebutuhan elektronik untuk WFH jadi lebih mudah dan praktis!
Investasi Cerdas untuk Produktivitas Tanpa Batas
Mengikuti kebijakan WFH satu hari seminggu adalah bentuk dukungan terhadap budaya hemat energi. Namun, kesiapan menghadapi situasi darurat seperti pemadaman listrik tetap menjadi tanggung jawab pribadi sebagai pekerja profesional. Dengan memilih UPS yang tepat sesuai kebutuhan daya di rumah, kamu tidak perlu lagi khawatir soal kehilangan data atau koneksi yang terputus di tengah rapat penting. Jadikan WFH lebih tenang, aman, dan tetap produktif setiap hari.


komentar