Produk Trending 2025: Mau Jual Apa Biar Laris Terus?
Sedang kepikiran untuk mulai bisnis online, tapi masih bingung mau jual apa? Pilihan produk itu bukan sekadar “ikut tren”, tapi keputusan besar yang bakal menentukan arah masa depan Anda sebagai pengusaha.
Berikut rangkuman 20 kategori produk paling nge-trend di kalangan merchant Shopify Indonesia yang sudah terbukti laku keras. Di bagian akhir, Anda juga akan menemukan list kategori dengan pertumbuhan tercepat, plus cara menemukan produk trending sendiri.
1–10: Fashion, Beauty, dan Lifestyle yang Selalu Laku
1. Kaos: Raja Penjualan yang Nggak Pernah Sepi
Kaos dan atasan masih jadi produk paling moncer di Shopify. Desain tak terbatas, dipakai semua umur, semua gaya, dan cocok masuk ke berbagai niche brand.
Pencarian global untuk “kaos putih” dan “kaos hitam” tetap mendominasi.
Warna seperti krem dan ungu mulai mencuri perhatian.
Sweatshirt juga ikut naik daun, dengan lonjakan pencarian hingga 160%.
Kaos grafis sering meledak karena momen budaya atau politik. Tahun pemilu di AS misalnya, bikin pencarian “kaos Trump” melonjak.
Jika ingin main di bisnis kaos, Anda bisa mengkurasi produk lain di halaman produk kaos: sweatshirt, hoodie, atau celana yang senada.

2. Perawatan Kulit: Era Self-Care Tidak Main-Main
Produk skincare terus naik daun dan lintas gender serta generasi. Pembersih wajah, serum, masker, sampai pelembap jadi menu wajib di rak kamar mandi.
Data penjualan menunjukkan:
Pelembap jadi bintang utama dalam beberapa bulan terakhir.
Penjualan facial peel naik 51%.

Tren skincare banyak digerakkan oleh dua tipe produk:
Produk dengan nuansa wellness (menenangkan, natural, anti-inflamasi).
Produk dengan bahan unik yang bikin orang penasaran.
Contohnya:
Serum berbahan lendir siput pernah menguasai daftar produk trending.
Tahun ini, pencarian “tallow moisturizer” naik ratusan persen. Produk ini diklaim membantu inflamasi dan jerawat, meski tidak cocok untuk semua jenis kulit.
Selain itu, sunscreen dan lip balm juga jadi andalan banyak merchant.
3. Makeup: Inovasi Tanpa Henti
Makeup tidak pernah benar-benar turun pamor. Teknik baru, alat baru, sampai tren viral terus memutar roda industri ini.

Yang sedang ramai:
Lip stain sempat memimpin daftar produk trending dan masih relevan hingga 2025.
Makeup mata naik daun, terutama maskara dan aksesori bulu mata.
Pencarian ekstensi bulu mata, lash lift, dan produk pengental bulu mata meningkat.
Strategi cerdas adalah berinovasi dari produk yang sudah dikenal. Misalnya, brand yang mengubah konsep bulu mata tradisional menjadi bulu mata magnetik, sehingga lebih praktis, rapi, dan menarik retailer besar.
4. Vitamin dan Suplemen: Niche Sejuta Peluang
Kategori ini sempat jadi juara tahun lalu dan masih kuat.
Ada suplemen untuk setiap kebutuhan: tidur, energi, pencernaan, kecantikan, hingga hewan peliharaan.
Suplemen khusus hewan peliharaan tumbuh 89%.
Dari semua subkategori, obat herbal menyumbang pesanan terbanyak.

Kelebihan kategori ini:
Pengusaha solo bisa meracik produk herbal di rumah.
Bisa dipromosikan via konten edukatif di media sosial.
Brand besar pun bisa bermain dengan menjalin kerja sama dengan retailer nasional.
5. Celana: Basic Tapi Menghasilkan
Celana itu kebutuhan pokok lemari. Di kategori ini:
Jeans menyumbang penjualan terbesar.
Celana olahraga mencatat pendapatan dua kali lipat dibanding tahun lalu.
Brand yang berani memberi potongan unik, bahan beda, atau storytelling lokal bisa memicu tren baru, contohnya brand denim yang menggabungkan desain khas dengan dukungan terhadap produsen lokal.
Jeans barrel fit menjadi salah satu model yang melesat, sejalan dengan lonjakan pencarian Google hingga 500%.
6. Dress: Ikut Menari dengan Tren
Dress, terutama dress dansa dan kostum, mencatat pertumbuhan penjualan 46%.
Kelas latihan dansa meningkat partisipasinya.
Konten dansa di platform video pendek mendorong kebutuhan outfit yang seru dan ekspresif.
Dress cocok untuk brand yang ingin main di segmen fun, event, dan performance, sekaligus memanfaatkan tren sosial media yang bergerak cepat.
7. Suku Cadang Kendaraan Bermotor
Kategori ini luas dan dalam—dari suku cadang mesin bernilai tinggi sampai aksesori kecil.
Lebih dari 70 juta suku cadang roda terjual dalam satu tahun.
Aksesori dasbor tumbuh 140% penjualan.

Produk yang menarik:
Dash cam
Dudukan ponsel untuk mobil
Diffuser mobil
Konsumen semakin memilih belanja aftermarket parts secara online, terutama saat ingin hemat biaya bengkel. Konten panduan dan tutorial bisa menjadi senjata utama untuk membangun kepercayaan.
8. Pakaian Olahraga (Activewear)
Tren activewear bukan hanya soal gaya hidup sehat, tapi juga fashion harian.
Legging dan celana pendek adalah dua produk utama pendorong penjualan.
Model legging seperti foldover, flare, dan butt-lifting sedang naik daun.

Media sosial adalah mesin promosi terbesar di kategori ini. Brand yang:
Memakai iklan yang bisa langsung dibeli.
Bekerja sama dengan influencer fitness.
Menghadirkan konten workout plus outfit.
…akan lebih mudah membangun komunitas dan loyalitas.
9. Mantel dan Jaket
Meski dipengaruhi musim, kategori outerwear tetap stabil.
Jaket puffer sempat mendominasi, namun mulai tergeser.
Overshirt mencatat lonjakan penjualan 166%.

Model bisnis dropshipping cocok dikombinasikan dengan kategori ini, selama kualitas produk dan kecepatan pengiriman terjaga.
10. Sneakers dan Sepatu Boots
Sepatu selalu punya tempat di keranjang belanja.
Penjualan boots meningkat.
Sneaker bayi dan balita naik 64%.
Jika tidak ingin memproduksi sendiri, Anda bisa:
Menjadi afiliasi yang mengulas dan merekomendasikan produk.
Fokus pada niche spesifik (misalnya sepatu bayi premium atau boots outdoor).
11–20: Dari Kerajinan Sampai Wewangian Premium
11. Bahan Kerajinan dan Seni
Kerajinan bukan hanya hobi, tapi gaya hidup dan bahkan sumber penghasilan.
Banyak penjual awalnya membuat produk untuk diri sendiri, lalu menyadari permintaannya tinggi.
Toko dapat melayani pengrajin dengan menyediakan bahan, paket langganan, atau pre-order.

Buku mewarnai menjadi salah satu kategori dengan lonjakan penjualan tertinggi. Pencarian global yang sempat meroket di masa pandemi kini kembali naik.
12. Sampo dan Sabun
Sabun batang dan sampo botol terjual puluhan juta unit dalam setahun.
Peluang muncul ketika penjual menawarkan versi unik dari produk esensial ini.
Sampo hewan peliharaan, misalnya, naik 37% dibanding tahun sebelumnya.

Menggabungkan konsep spa rumahan dengan produk seperti bath bomb dan garam mandi bisa menciptakan pengalaman self-care yang banyak dicari konsumen.
13. Pakaian Dalam
Ukuran kecil, ringan, ongkir relatif murah, dan permintaan tinggi—kombinasi ideal untuk jualan online.
Shapewear jadi sorotan.
Lebih dari 26 juta bodysuit terjual.

Brand yang menonjol biasanya:
Menghadirkan ukuran inklusif.
Menawarkan warna kulit yang beragam.
Mengemas kampanye marketing yang provokatif dan memorable.
14. Perlengkapan Tidur
Perlengkapan tidur selalu dibutuhkan di tiap rumah.
Kata kunci “sprei linen” mendapat puluhan ribu pencarian bulanan.
“Seprai flanel” laris di musim gugur, terutama di wilayah beriklim dingin.
Setelah brand bedding dikenal, Anda bisa memperluas lini produk ke:
Bantal dan selimut.
Kasur dan furnitur kamar.
Piyama dan loungewear.
15. Sepeda (Termasuk Sepeda Listrik)
Minat terhadap bersepeda, terutama mountain bike dan e-bike, terus meningkat.

Beberapa poin penting:
Penjualan e-bike diproyeksikan puluhan juta unit global dalam beberapa tahun ke depan.
Segmen pengguna luas: komuter, lansia, hingga pemburu yang butuh bergerak cepat dan senyap.
Model dropshipping + konten niche (misalnya khusus pemburu atau pehobi alam) terbukti efektif.
16. Topi dan Aksesori
Aksesori pakaian seperti kalung, topi, dan tas tangan menunjukkan peningkatan penjualan.
Topi koboi mencatat kenaikan 49% penjualan.
Pencarian mencapai titik tertinggi dalam 20 tahun.
Tren ini banyak didorong figur publik dan selebriti yang mengadopsi gaya western. Print on demand cocok untuk kategori ini, karena Anda bisa menempelkan branding pada produk siap pakai.
17. Minuman Beralkohol dan Alternatifnya
Pasar wine dan minuman dewasa berkembang ke arah:
Wine organik dan natural.
Botol dari wilayah yang kurang populer.
Pembelian langsung dari produsen.

Minuman non-alkohol juga tumbuh, terutama seltzer beraroma yang menyasar konsumen yang ingin minum “cantik” tanpa efek alkohol.
18. Peralatan Dapur
Peralatan dapur inovatif selalu punya peluang viral.
Opsi strategi:
Bekerja sama dengan produsen label privat untuk membuat alat masak unik.
Mengkurasi produk dari marketplace grosir.
Grill outdoor menjadi subkategori panas—minat biasanya memuncak saat musim panas. Beberapa brand bahkan memvalidasi ide mereka terlebih dulu melalui kampanye penggalangan dana.
19. Daging
Penjualan daging sapi tumbuh 40%, dengan jutaan produk terjual.

Konsumen semakin memerhatikan:
Asal bahan.
Metode pemeliharaan.
Kualitas dan klaim seperti grass-fed.
Brand yang transparan soal sumber dan proses produksi dapat membangun loyalitas kuat tanpa harus mengandalkan investasi besar dari luar.
20. Parfum dan Cologne
Industri wewangian bergeser dari aroma gendered massal ke:
Aroma androgini.
Bahan alami.
Wewangian yang terasa personal.
Pencarian parfum sering menyertakan nama brand dan produk spesifik, jadi SEO sangat penting. Deskripsi produk harus detail, mendeskripsikan nota aroma, suasana, dan cocok digunakan kapan.
Selain B2C, peluang besar ada di B2B:
Wewangian khusus untuk hotel, restoran, dan brand lifestyle.
Aromanya membantu memperkuat identitas brand dan pengalaman pelanggan.
Apa yang Sedang Paling Meledak Sekarang?
Berdasarkan data pertumbuhan penjualan merchant Shopify Indonesia (Juni 2025 vs Juni 2024), inilah kategori yang sedang meroket:
Suplemen herbal – Penjualan naik 533%, menegaskan fokus konsumen pada kesehatan.
Daging segar dan beku – Tumbuh 425%, menandakan tingginya permintaan protein berkualitas.
Atasan dan legging activewear – Naik 365%, sejalan dengan tren gaya hidup aktif.
Kartu trading koleksi – Tumbuh 334%, memadukan nostalgia dan investasi.
Serum wajah – Naik 296%, karena konsumen mencari konsentrasi bahan aktif tinggi.
Blus – Penjualan meningkat 208% sebagai pilihan outfit musim panas.
Poster dan cetakan – Naik 160%, didorong tren dekorasi rumah.
Perawatan kulit anti-aging – Tumbuh 155%, menunjukkan konsumen selalu mencari solusi awet muda.
Tank top – Naik 132%, cocok dengan cuaca panas dan gaya santai.
Sports bra – Tumbuh 125%, beriringan dengan ledakan activewear.
Perawatan rambut rontok – Naik 85%, menandakan niche spesifik yang kuat.
Foundation dan concealer – Penjualan meningkat 81%.
Perlengkapan tidur dan selimut – Tumbuh 75%, terkait perubahan musiman tekstil rumah.
Baju renang one-piece – Naik 65%, jadi model swimwear favorit.
Boneka binatang – Tumbuh 64%, menunjukkan daya tarik musiman.
Produk pembersih rumah tangga – Naik 62%, sejalan dengan fokus kebersihan rumah.
Tas selempang – Naik 57%, memadukan fungsi dan fashion.
Tumbler – Tumbuh 52%, produk fungsional sekaligus gaya.
Suplemen protein – Naik 49%, mengikuti tren fitness dan muscle building.
Makanan anjing – Tumbuh 46%, seiring kenaikan kepemilikan hewan peliharaan.
Catatan penting:
Banyak tren bersifat musiman, misalnya swimwear dan activewear yang meledak di musim panas.
Ada juga kategori evergreen seperti dekorasi rumah, skincare, dan berkebun yang stabil sepanjang tahun.
Strategi Anda bukan hanya memilih produk populer, tapi juga memilih timing kampanye pemasaran yang tepat.
Produk yang Sudah Tidak di Puncak Tren
Walau tidak lagi memimpin daftar trending, beberapa produk masih punya potensi besar jika dikemas dengan strategi yang tepat.
1. Kaos Kaki
Kaos kaki tetap menguntungkan berkat variasinya yang hampir tak ada habisnya: motif, panjang, bahan, fungsi, hingga pasangan outfit. Meski tidak lagi di puncak tren tahun ini, kategori ini tetap menarik untuk pendatang baru.
2. Poster dan Karya Seni
Pertumbuhan tahun ini lebih banyak datang dari buku mewarnai dan kerajinan, sementara poster dan karya seni turun dari posisi top. Tetapi, dengan toko online, seniman mana pun kini bisa menjual karya ke pasar global.
3. Lilin
Lilin homemade mudah diproduksi dan pas untuk bisnis pertama. Meski tidak termasuk daftar paling trending tahun ini, pasar globalnya diproyeksikan bernilai miliaran dolar.
4. Lip Stain
Lip stain masih populer sebagai produk bibir tahan lama, namun tidak lagi menjadi bintang utama tren seperti sebelumnya.
5. Matcha
Matcha tetap sering nongol di kedai kopi dan rak produk wellness, tapi posisinya di daftar trending mulai digeser kategori lain.
6. Aksesori Power Tool
Penjualan secara global masih naik, namun kini lebih masuk kategori tren per kuartal ketimbang daftar tahunan teratas.
Pelajarannya: dengan marketing tepat dan dukungan sosial media, produk yang tampak “biasa” bisa tiba-tiba naik lagi ke posisi top seller.
Cara Menemukan Produk Trending Sendiri
Ingin menemukan “next big thing” untuk toko Anda? Ada dua senjata utama yang bisa Anda pakai.
Google Trends: Radar Minat Konsumen

Google Trends membantu Anda melihat apa yang sedang dicari orang.
Langkah praktis:
Buka website Google Trends.
Masukkan kata kunci terkait kategori atau produk.
Lihat grafik “Interest over time” — apakah naik, stabil, atau turun.
Gunakan fitur “Compare” untuk membandingkan beberapa kata kunci.
Cek bagian “Related queries” untuk ide produk turunan.
Lonjakan mendadak di grafik bisa menunjukkan tren baru. Tapi sebelum all-in, lakukan riset kata kunci lebih dalam:
Lihat volume pencarian historis.
Pelajari kata kunci long-tail terkait.
Cek apakah tren tersebut sekadar “hype sesaat” atau mulai jadi kebiasaan.
Amazon dan Marketplace Lain

Marketplace besar memberi gambaran produk apa yang “terbang dari rak” setiap hari.
Hal yang bisa Anda lakukan:
Di Amazon, cek halaman Best Sellers untuk melihat item terlaris per kategori.
Di marketplace lain, cari bagian deals atau produk trending.
Di platform handmade atau kreatif, amati item yang sering muncul sebagai rekomendasi atau pilihan editor.
Gunakan media sosial dan hashtag untuk memantau produk yang sering dibahas atau direkomendasikan.
Setelah menemukan kandidat produk trending, langkah berikutnya adalah:
Memahami siapa target pembeli Anda.
Menyusun positioning brand.
Menentukan model bisnis: stok sendiri, reseller, afiliasi, atau dropshipping.
Mulai Jualan Online: Tren Itu Penting, Tapi Bukan Segalanya
Daftar produk trending untuk 2025 ini bisa jadi titik awal untuk:
Meluncurkan toko online pertama Anda.
Menambah kategori baru di bisnis yang sudah berjalan.
Memutar strategi ke niche yang lebih menguntungkan.
Namun, produk populer saja tidak cukup.
Anda tetap perlu:
Memahami gaya hidup dan masalah target audiens.
Menciptakan pengalaman belanja yang mulus dan menyenangkan.
Siap beradaptasi saat tren bergeser.
Simpan insight seperti ini, periksa tren secara berkala, dan jangan ragu menguji beberapa produk sebelum memutuskan mana yang jadi fokus utama.
FAQ Produk Trending
Bagaimana Cara Melihat Produk yang Sedang Trending?
Anda bisa:
Menggunakan Google Trends untuk melihat tren pencarian.
Mengecek daftar bestseller di marketplace besar.
Melakukan riset kata kunci untuk menemukan pencarian organik terbanyak di kategori Anda.
Gabungkan data ini dengan pengamatan media sosial untuk mendapatkan gambaran utuh.
Apa Saja yang Populer Dijual Sekarang?
Beberapa contoh produk yang sedang banyak dibeli antara lain:
Buku mewarnai
Bola latihan
Bantal mandi
Legging
Kacamata ski
Termometer masak
Penghangat tangan
Mainan basket
Kit membuat lilin
Jaket puffer
Tren bisa bergeser cepat, jadi penting untuk selalu memantau perubahan.
Bagaimana Supaya Tetap Update Produk Trending?
Beberapa kebiasaan yang bisa Anda terapkan:
Rutin cek Google Trends dan data pencarian lain.
Mengikuti daftar penjualan teratas di marketplace besar.
Berlangganan newsletter industri dan media tren konsumen.
Aktif di media sosial dan mengamati konten viral.
Kuncinya: jadikan data sebagai kompas, tapi jangan lupakan kreativitas dan kedekatan dengan audiens Anda.






