Dari Sumbawa Menuju Panggung Lari Dunia
Seorang pelari asal Sumbawa, Suwandi, siap menjejakkan kaki di salah satu ajang lari paling legendaris di planet ini: Boston Marathon.
Ia menjadi satu-satunya atlet dari NTB yang akan berlari di lintasan sepanjang 42,195 kilometer pada 21 April 2025, membawa nama Sumbawa, NTB, dan Indonesia di kancah dunia.
Doa, Dukungan, dan Tekad Seorang Pelari
Suwandi berangkat bukan sekadar untuk finis, tapi untuk memberi yang terbaik bagi daerah dan negeri yang ia wakili.
Ia menyampaikan rasa syukur bisa tampil di Boston bersama salah satu pelari asal Jakarta, sekaligus memohon doa dan dukungan agar mampu tampil maksimal dan membawa pulang kebanggaan.
Di balik kalimat singkatnya, ada beban harapan sekaligus motivasi besar: membuat nama Sumbawa dan NTB semakin dikenal lewat prestasi lari jarak jauh.
Latihan Intensif Sejak Awal Tahun
Suwandi bukan tiba-tiba muncul di Boston. Sejak Januari 2025, ia sudah menjalani latihan intensif sebagai persiapan.
Volume latihan ditingkatkan secara bertahap
Fokus pada daya tahan untuk jarak maraton penuh
Menjaga mental agar siap menghadapi tekanan lomba internasional
Dengan kerja keras dan disiplin, ia menegaskan dirinya optimistis bisa meraih hasil maksimal di ajang bergengsi ini.
Dukungan Penuh dari KONI Sumbawa
Ketua KONI Sumbawa, Abdul Rafiq, menyebut keikutsertaan Suwandi di Boston sebagai sebuah kehormatan bagi masyarakat Sumbawa.
Bagi KONI, ini bukan hanya soal satu atlet yang berangkat ke luar negeri, tetapi simbol bahwa talenta dari daerah bisa menembus panggung maraton tertua dan paling prestisius di dunia.
KONI Sumbawa pun memberikan dukungan moril dan material agar Suwandi punya bekal yang cukup untuk tampil tanpa hambatan dan bisa fokus sepenuhnya pada performa.
Jadi Inspirasi untuk Pelari Muda Sumbawa
Perjalanan Suwandi ke Boston diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet muda di Sumbawa.
Bahwa mimpi besar itu boleh dan harus dikejar
Bahwa asal mau bekerja keras, panggung internasional bukan hal mustahil
Bahwa jalur lari bisa menjadi jalan mengharumkan nama daerah dan bangsa
Kisahnya menunjukkan bahwa atlet dari daerah pun punya peluang bersaing di level dunia, selama ada konsistensi, dukungan, dan keberanian bermimpi.
Tiket ke Boston: Hasil Prestasi Nyata
Keikutsertaan Suwandi di Boston Marathon bukan hadiah yang datang begitu saja.
Ia berhak tampil setelah melalui proses seleksi dan undian, yang didukung oleh pencapaiannya di Maybank Marathon 2023 di Bali.
Dari sekitar 10 ribu peserta, Suwandi tampil sebagai salah satu pelari terbaik dan akhirnya terpilih menjadi satu dari dua pelari Indonesia yang mendapatkan kesempatan langka itu.
Itu artinya, tiket ke Boston adalah hasil dari performa konsisten di ajang sebelumnya, bukan sekadar keberuntungan.
Penutup: Mimpi Besar, Langkah Kaki yang Konsisten
Dari lintasan-lintasan latihan di Sumbawa hingga garis start Boston Marathon, langkah kaki Suwandi membawa satu pesan penting: mimpi besar butuh keberanian untuk memulai dan keteguhan untuk dijaga.
Bagi para pelari dan pecinta lari maraton, kisah ini mengingatkan bahwa setiap kilometer latihan bisa jadi batu loncatan menuju panggung dunia.
Dan bagi Sumbawa serta NTB, perjalanan Suwandi adalah bukti bahwa daerah pun bisa bersuara lantang di arena olahraga global—lewat sepasang sepatu lari dan tekad yang tidak mudah padam.






