Petfluencer, Bukan Sekadar Konten Lucu
Di tengah ramainya konten review otomotif dan gadget, muncul satu tren baru yang jauh lebih hangat dan menggemaskan di media sosial Indonesia: review hewan peliharaan.
Di balik tren ini, ada sosok Immanuel Alfin Christandi, yang dikenal luas dengan nama panggung Koko Guguk. Ia berhasil mencuri perhatian jutaan warganet lewat cara uniknya mengulas hewan-hewan peliharaan.
Dari Akun Biasa Jadi Petfluencer Nomor Satu
Melalui akun TikTok @alcarishkennel yang sudah memiliki sekitar 1,7 juta pengikut, Koko Guguk menjelma menjadi salah satu pelopor sekaligus petfluencer utama di Indonesia.
Angka keterlibatannya pun bukan main-main:
Total likes mencapai sekitar 90,4 juta
Salah satu video ulasannya tembus hingga 34 juta penayangan
Dengan basis penonton sebesar itu, kontennya bukan lagi sekadar hiburan, tapi sudah menjadi rujukan banyak orang yang tertarik memelihara hewan.
Review Anjing dan Kucing yang Bikin Ketagihan
Menurut Alfin, ide kontennya sederhana tapi beda jalur: ia fokus mengulas berbagai jenis hewan peliharaan, terutama anjing dan kucing.
Bukan cuma menampilkan kelucuan, kontennya juga membahas aspek-aspek yang dibutuhkan calon pemilik, seperti karakter hewan, kecocokan dengan keluarga, hingga gambaran soal perawatan.
Dengan begitu, konten yang tampak ringan sebenarnya punya fungsi penting: membantu orang yang masih galau, apakah mereka siap dan cocok untuk memelihara hewan tertentu.
Lahirnya Istilah “Petfluencer” di Indonesia
Salah satu hal yang membuat Koko Guguk menonjol adalah keunikan konsep kontennya. Ulasan hewan peliharaan yang dikemas informatif namun tetap fun inilah yang kemudian mendorong popularitasnya.
Ia dikenal sebagai sosok yang ikut memopulerkan istilah “Petfluencer” di Indonesia, yakni sebutan untuk kreator konten yang fokus membahas, mengulas, dan memberikan informasi seputar hewan peliharaan.
Dengan gaya penyampaian yang santai, mudah dicerna, dan penuh visual anjing serta kucing yang menggemaskan, wajar jika banyak orang betah berlama-lama menonton.
Cuan Mengalir dari Konten Edukatif
Perjalanan Koko Guguk bukan instan. Selama hampir empat tahun, ia konsisten membuat konten edukasi seputar cara merawat hewan, terutama anjing dan kucing.
Konsistensi itu akhirnya berbuah:
Masuk berbagai endorsement produk hewan, mulai dari makanan anjing hingga makanan kucing
Terlibat kolaborasi bersama selebritas, yang makin memperluas jangkauan kontennya
Konten yang awalnya berangkat dari kecintaan pada hewan, perlahan berkembang menjadi sumber penghasilan serius, tanpa meninggalkan nilai edukatifnya.
Viral Sejak Video Pertama
Menariknya, Alfin bercerita bahwa video pertamanya langsung viral. Respons positif datang dari banyak orang yang merasa terhibur sekaligus terbantu.
Ada dua hal yang paling sering dipuji penonton:
Cara penyampaian yang mudah dimengerti, tidak menggurui
Anjing-anjing yang direview sangat lucu, sehingga penonton tidak merasa sedang belajar, tapi tetap mendapatkan informasi
Perpaduan antara hiburan dan edukasi inilah yang membuat penonton betah dan mau kembali menonton video berikutnya.
Rujukan Wajib Sebelum Adopsi Hewan
Bagi para pecinta hewan yang ingin:
Mencari konten seru tentang dunia hewan peliharaan
Mendapat informasi praktis sebelum mengadopsi anjing atau kucing
Memahami karakter berbagai ras sebelum membawa pulang hewan ke rumah
Konten yang dibuat Koko Guguk menjadi salah satu referensi yang layak diikuti.
Intinya, tren petfluencer menunjukkan satu hal penting: kecintaan pada hewan, bila dikemas dengan tepat dan konsisten, bisa menjadi sumber ilmu bagi banyak orang sekaligus membuka peluang cuan bagi kreatornya.
Dan buat kamu yang ingin memelihara anjing atau kucing, langkah paling bijak sebelum jatuh hati adalah: belajar dulu, baru bawa pulang.






