Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Legalitas hingga Keuangan: UMK Academy Menguatkan 130 UMKM Naik Kelas

Dari Legalitas hingga Keuangan: UMK Academy Menguatkan 130 UMKM Naik Kelas
Minat|Pelatihan Komprehensif

UMK Academy: Bukan Sekadar Pelatihan, Tapi Strategi Naik Kelas

Program UMK Academy adalah inisiatif pelatihan dan pendampingan komprehensif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berfokus pada penguatan legalitas usaha, manajemen keuangan, dan kapasitas bisnis UMKM agar mampu tumbuh terencana, berkelanjutan, serta naik kelas dari usaha bertahan hidup menjadi usaha yang mandiri dan berdaya saing di pasar yang semakin kompetitif. Di Kalimantan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menjadikan program UMK Academy sebagai kendaraan strategis untuk memberdayakan 130 UMKM terkurasi melalui pembelajaran yang langsung menyentuh fondasi usaha mereka: dari legalitas hingga arus kas. Langkah ini patut dibaca bukan sebagai kegiatan CSR seremonial, melainkan sebagai investasi sosial jangka panjang yang menghubungkan peran korporasi dengan kebutuhan riil pelaku usaha lokal.

Legalitas Usaha: Gerbang Utama UMKM Menuju Pasar yang Lebih Luas

Fokus pertama program UMK Academy adalah pelatihan UMKM legalitas yang selama ini sering dianggap sebagai hal teknis, padahal ia adalah gerbang utama menuju pasar yang lebih luas. Melalui sesi “Legalitas Dasar bagi UMKM” bersama Ketua HIPPI Balikpapan, Muhammad Hanif, para peserta diajak melihat legalitas bukan sekadar dokumen, melainkan landasan kepercayaan, akses pembiayaan, dan peluang kemitraan. Ketika 130 pelaku UMKM mulai memahami pentingnya kelengkapan administrasi sebagai fondasi mengelola dan mengembangkan usaha, Pertamina sebenarnya sedang menggeser cara pandang: usaha kecil tidak boleh terus berada di zona abu-abu hukum. Legalitas yang tertata memberi posisi tawar yang lebih kuat ketika UMKM ingin masuk jaringan distribusi lebih besar, mengikuti pengadaan, atau bermitra dengan perusahaan. Tanpa fondasi ini, wacana naik kelas UMKM akan berhenti di slogan.

Manajemen Keuangan Usaha: Bedakan Antara Dagang dan Bisnis

Bagian krusial lain dari program UMK Academy adalah penguatan manajemen keuangan usaha melalui materi keuangan dasar UMKM. Ketua TDA Balikpapan, M. Khaerul Umam, mengajak peserta membedah hal yang tampak sederhana tapi menentukan: cara menentukan harga jual dan mengelola arus kas. Di sinilah garis demarkasi antara sekadar berdagang dan mengelola bisnis muncul. Tanpa perhitungan biaya yang jelas, penetapan harga jual cenderung asal-asalan, membuat margin menguap tanpa disadari. Tanpa pencatatan arus kas, pelaku usaha tidak bisa membaca kesehatan keuangan usahanya, apalagi merencanakan ekspansi. Pertamina mengambil posisi tegas: penguatan modal tidak boleh berjalan tanpa penguatan pengetahuan. "Pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan bantuan modal. Pelaku usaha juga perlu memiliki pengetahuan yang bisa langsung diterapkan dalam mengelola bisnis," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun.

Pemberdayaan UMKM Kalimantan: Dari Pelatihan ke Kapasitas Bisnis yang Tumbuh

Program UMK Academy jelas dirancang sebagai rangkaian pembelajaran dan pendampingan, bukan sesi webinar sekali tayang. Dengan semangat “Energi untuk UMKM Maju”, Pertamina menempatkan pemberdayaan UMKM Kalimantan sebagai bagian dari strategi mendorong ekonomi lokal yang lebih kokoh dan inklusif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi didorong menerapkannya secara bertahap: melengkapi legalitas, meninjau ulang perhitungan harga jual, dan membiasakan pencatatan keuangan. Langkah-langkah ini tampak sederhana, tetapi di tingkat akar rumput ia bisa menjadi penentu keberlangsungan usaha dan titik tolak pengembangan kapasitas bisnis UMKM. Ketika 130 UMKM mendapatkan bekal komprehensif yang dekat dengan persoalan sehari-hari mereka, dampaknya melampaui level individu: usaha lebih mandiri, keluarga lebih sejahtera, dan roda ekonomi Kalimantan bergerak lebih stabil.

Kesimpulan: UMK Academy Menunjukkan Cara Tepat Mendukung UMKM

Inisiatif Pertamina melalui program UMK Academy di Kalimantan menunjukkan satu pelajaran penting: bila ingin UMKM naik kelas, jangan mulainya dari modal, mulailah dari fondasi. Menguatkan legalitas usaha, menata manajemen keuangan, dan membangun kebiasaan pengelolaan bisnis yang lebih rapi adalah strategi yang lebih tahan lama dibanding bantuan sesaat. Pembelajaran yang dekat dengan realitas lapangan, seperti yang diberikan kepada 130 UMKM terkurasi, menjadikan program ini relevan dan berpotensi berkelanjutan. Di tengah wacana besar tentang peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian, UMK Academy menawarkan pendekatan yang konkret: satu per satu pelaku usaha dipersenjatai dengan pengetahuan dasar yang sering diabaikan. Jika pola ini diperluas, bukan mustahil pemberdayaan UMKM akan bergeser dari retorika ke hasil nyata di tingkat keluarga dan daerah.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!