Dari Puncak Popularitas ke Hidup Serba Pas
Ibarat membalik telapak tangan, begitulah perubahan hidup komedian Nunung.
Dulu, saat kariernya sedang di puncak, ia bergelimang harta dan aset mentereng.
Sekarang, ia justru menjalani hari-hari dengan hidup pas-pasan di sebuah kos-kosan sederhana, setelah hampir semua asetnya habis terjual.
Nunung mengaku selama berkarier, ia bukan hanya menanggung hidup satu dua orang, tetapi sekitar 50 orang keluarga yang harus ia biayai.
Aset dan hartanya yang dulu begitu mengkilap, satu per satu ludes dijual demi memenuhi kebutuhan keluarga dan makan sehari-hari.
Koleksi UMKM: Ratusan Sepatu dengan Harga Fantastis
Di balik profesinya sebagai komedian, Nunung ternyata punya sisi lain yang jarang orang tahu: ia sangat peduli pada pelaku UMKM.
Pemilik nama asli Tri Retno Prayudati ini pernah mengoleksi sepatu produksi UMKM hingga jumlahnya mencapai ratusan pasang.
Bukan sekadar banyak, harga sepatu-sepatu tersebut juga tidak main-main.
Harga satu pasang sepatu bisa mencapai belasan juta rupiah
Beberapa koleksi bahkan menyentuh angka puluhan juta rupiah per pasang
Artinya, hanya dari koleksi sepatu saja, uang yang pernah ia gelontorkan sudah bernilai sangat besar.
Korset Seharga Rumah: Perlengkapan Fashion Mewah
Bukan cuma sepatu, Nunung juga gemar membeli berbagai perlengkapan pakaian mewah.
Salah satu yang paling bikin geleng-geleng kepala adalah koleksi korsetnya.
Sekilas terdengar biasa, tapi ternyata ada satu korset yang pernah ia beli dengan harga Rp250 juta.
Ia pernah bercerita bahwa dirinya memang rela merogoh kocek sangat dalam hanya untuk satu barang fashion yang diinginkannya.
Kebiasaan belanja barang mewah ini perlahan menjadi salah satu bagian dari gaya hidupnya saat penghasilannya masih melimpah.
Berlian: Hobi yang Menguras Harta
Setelah urusan sepatu dan pakaian, Nunung juga memiliki hobi lain yang tak kalah mewah: berbelanja perhiasan, terutama berlian.
Dengan nama besar dan bayaran fantastis sebagai komedian, belanja berlian bagi Nunung dulu bukanlah hal yang sulit.
Perhiasan mewah menjadi salah satu bentuk “kesenangan” yang rutin ia nikmati di masa jayanya.
Namun, seperti aset lainnya, barang-barang berharga ini pada akhirnya ikut dilepas demi menutupi kebutuhan hidup.
Koleksi Mobil Mewah: Vellfire hingga Mercy Edisi Terbatas
Tak berhenti di perhiasan, deretan aset mentereng Nunung juga terlihat dari koleksi mobilnya.
Ia dikenal sebagai salah satu pelanggan setia di dealer mobil.
Saking istimewanya, ada momen di mana dirinya hendak membeli Toyota Vellfire, dan mobil tersebut sudah diantar ke rumah meskipun belum dibayar lunas.
Ia juga pernah menjadi salah satu dari sedikit orang di Indonesia yang memiliki Mercedes-Benz edisi terbatas.
Pada saat itu, ketika ada momen ulang tahun Mercy di Indonesia, disebutkan bahwa hanya ada dua pemilik unit mobil edisi spesial tersebut, dan Nunung adalah salah satunya.
Koleksi mobil-mobil mewah ini dulu menjadi simbol betapa sukses dan kayanya sang komedian.
Semua Tinggal Cerita: Hidup Sederhana Setelah Aset Ludes
Kini, seluruh kemewahan itu hanya tersisa sebagai kenangan.
Harta dan aset berharga yang dulu pernah dipamerkan dengan bangga, kini sudah habis dijual satu per satu.
Berlian sudah tak lagi menghiasi
Sepatu mahal dan perlengkapan fashion mewah sudah berpindah tangan
Mobil-mobil mewah tinggal jadi bagian dari masa lalu
Nunung kini menjalani hidup dengan jauh lebih sederhana, jauh dari gemerlap yang dulu pernah mengelilinginya.
Kisah aset mentereng yang lenyap ini bukan hanya tentang hilangnya harta, tetapi juga pengingat bahwa puncak popularitas dan kekayaan bisa berubah secepat kilat.
Semewah apa pun hidup seseorang hari ini, tidak ada yang benar-benar kebal dari perubahan nasib ketika penghasilan berhenti, kewajiban menumpuk, dan gaya hidup tak ikut disesuaikan.





