KuybeliKuybeli

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045
Minat|Yoga

Perempuan Bergerak dari Pontianak untuk Indonesia 2045

Pontianak, 23 November 2025 menjadi saksi bagaimana perempuan dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam Ladies Program Forum Rektor Indonesia (FRI) 2025.

Sebagai bagian dari Konvensi Kampus dan Temu Tahunan Forum Rektor yang berlangsung pada 22–24 November 2025, program ini dirancang bukan sekadar seremoni, tetapi sebagai gerakan nyata untuk memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan Generasi Emas 2045.

Di satu ruang yang sama, pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai organisasi perempuan bersinergi, menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan adalah kerja bersama, bukan sekadar wacana.

Ruang Kolaborasi Perempuan: Dari Kampus untuk Nusantara

Program ini diinisiasi oleh Ketua Unsur Pelaksana Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Tanjungpura, Ny. Mada Reni Damanik, S.H., M.H., M.M.

Dari gagasan tersebut lahirlah sebuah ruang kolaboratif yang mempertemukan beragam komunitas perempuan lintas perguruan tinggi dan lintas daerah.

Di sini, peserta tidak hanya hadir untuk mendengarkan, tetapi juga untuk:

  • Berbagi cerita dan pengalaman

  • Memperluas jejaring dan kolaborasi

  • Menguatkan peran strategis perempuan di keluarga, kampus, dan masyarakat

Ladies Program FRI 2025 berkembang sebagai platform inspiratif, di mana ide, energi, dan kepedulian perempuan bertemu dan saling menguatkan.

Yoga, Edukasi, dan Jelajah Budaya dalam Satu Rangkaian

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Rangkaian kegiatan Ladies Program dikemas dinamis dan sarat muatan edukatif, menggabungkan kesehatan, pengembangan diri, hingga pengenalan budaya lokal.

Beberapa aktivitas utama meliputi:

  • Senam yoga untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran

  • Edukasi kesehatan oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Tanjungpura

  • Materi kepemudaan dan pariwisata dari Kepala DISPORA-PAR Provinsi Kalimantan Barat

  • Beauty class yang mengajarkan perawatan diri dan kepercayaan diri

  • Kunjungan ke Dekranasda Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, serta ke Rumah Radank sebagai pusat budaya Dayak

Setiap kegiatan dirancang untuk menguatkan perempuan secara utuh: fisik, mental, sosial, dan kultural.

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Dukungan Lintas Organisasi Perempuan

Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari berbagai organisasi perempuan.

Hadir di antaranya:

  • Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono

  • Ketua Unsur Pelaksana DWP Universitas Tanjungpura, Ny. Mada Reni Damanik, S.H., M.H., M.M.

Kehadiran para pimpinan organisasi perempuan ini menjadi simbol bahwa pemberdayaan perempuan membutuhkan jejaring yang kuat, dari ranah keluarga hingga ranah kebijakan.

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Perempuan sebagai Pilar Generasi Emas

Dalam pemaparannya, Windy Prihastari menegaskan kembali posisi perempuan sebagai aktor kunci dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ia menyoroti bahwa perempuan memegang peran strategis di berbagai lini:

  • Keluarga dan pola asuh anak

  • Pendidikan dan literasi

  • Kesehatan dan gaya hidup

  • Ekonomi rumah tangga dan usaha kreatif

  • Kepemimpinan dan inovasi di ruang publik

Ia merangkum gagasannya dalam satu kalimat kuat:

“Perempuan adalah pilar tak tergantikan dalam mencetak Generasi Indonesia Emas 2045.”

Menurutnya, ketika perempuan diberdayakan, maka:

  • Keluarga menjadi lebih kokoh

  • Pendidikan anak meningkat

  • Ekonomi rumah tangga lebih tahan banting

  • Masyarakat lebih sehat dan adaptif menghadapi perubahan

Sehat Fisik dan Mental: Kunci Peran Perempuan Modern

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

dr. Mira Delima Asikin menghadirkan sudut pandang kesehatan yang sangat relevan dengan kehidupan perempuan masa kini.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan mental, terutama ketika perempuan memegang banyak peran sekaligus: sebagai ibu, profesional, penggerak komunitas, maupun pemimpin.

Pesan utamanya jelas: perempuan membutuhkan ruang untuk merawat diri, bukan hanya mengurus orang lain. Yoga, pola hidup sehat, dan kesadaran akan kesehatan mental menjadi fondasi penting agar perempuan mampu berkontribusi secara berkelanjutan.

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Sinergi Lintas Sektor untuk Ekosistem yang Menguatkan Perempuan

Keberlangsungan Ladies Program FRI 2025 memperlihatkan sinergi nyata lintas sektor:

  • Pemerintah daerah

  • Organisasi perempuan

  • Lembaga kebudayaan

  • Dunia usaha kreatif

  • Perguruan tinggi dari berbagai daerah

Kolaborasi ini membentuk ekosistem yang mendukung perempuan untuk:

  • Terus belajar dan berkembang

  • Membangun jejaring profesional dan sosial

  • Berperan aktif dalam pembangunan bangsa

Ladies Program FRI 2025: Yoga, Kolaborasi, dan Perempuan Tangguh Menuju Generasi Emas 2045

Menuju 2045: Perempuan Tangguh, Generasi Tumbuh

Ladies Program FRI 2025 menegaskan bahwa investasi pada kualitas perempuan adalah investasi pada masa depan Indonesia.

Generasi Emas 2045 yang dicita-citakan bukan hanya tentang sumber daya manusia yang cerdas dan kompetitif, tetapi juga:

  • Sehat secara fisik dan mental

  • Berkarakter dan berintegritas

  • Mencintai budaya dan identitas bangsanya

  • Mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan akar

Melalui program ini, Forum Rektor Indonesia menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan ruang yang inklusif, suportif, dan progresif bagi penguatan peran perempuan di lingkungan akademik maupun masyarakat luas.

Perempuan yang kuat hari ini adalah fondasi Generasi Emas Indonesia 2045.

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!