Tunas Inti Dapat Tenaga Baru dari Perindo Maluku
Di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, klub sepak bola Tunas Inti resmi kedatangan dua sosok penting dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Maluku.
Ketua DPW Perindo Maluku, Welem Kurnala, dan Sekretaris DPW, Yani Salampessy, kini resmi bergabung dalam manajemen klub yang bermarkas di Liang tersebut.
Peran Baru: Pembina & CEO Klub Sepak Bola
Welem Kurnala yang juga anggota DPRD Provinsi Maluku, dipercaya sebagai pembina Tunas Inti.
Sementara itu, Yani Salampessy mendapat amanah sebagai CEO klub sepak bola Tunas Inti, mengawal langsung arah manajemen dan pengembangan tim.
Pengukuhan keduanya berlangsung di lapangan Sepak Bola Liang pada Selasa (10/6/2025), dalam suasana penuh dukungan dan antusiasme pecinta sepak bola lokal.
Dukungan Penuh dari Tokoh Sepak Bola dan Pemerintah
Momen pengukuhan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting di Maluku:
Kadis Pemuda dan Olahraga, Sandi Wattimena, yang hadir mewakili Gubernur Maluku
Ketua ASPROV PSSI Maluku, Sofyan Lestaluhu
Bendahara DPW Partai Perindo Provinsi Maluku, Robby Gaspersz
Sejumlah petinggi Partai Perindo dan tamu undangan lainnya
Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat bahwa Tunas Inti tidak hanya sekadar klub lokal, tetapi sedang disiapkan untuk melangkah lebih jauh di kancah kompetisi resmi.
Apresiasi dari Ketua ASPROV PSSI Maluku
Ketua ASPROV PSSI Provinsi Maluku, Sofyan Lestaluhu, memberikan apresiasi khusus kepada Welem Kurnala dan Yani Salampessy yang bersedia terjun langsung mengurus Tunas Inti.
Menurutnya, keterlibatan dua figur ini di dunia sepak bola bukan hal yang terjadi secara kebetulan.
Ia menegaskan bahwa semua ini adalah bagian dari rencana Tuhan, dan sudah sepatutnya diapresiasi sebagai langkah positif bagi perkembangan sepak bola Maluku.
Lestaluhu juga menyampaikan harapan besar agar dengan format kepengurusan baru, Tunas Inti mampu berprestasi di berbagai ajang resmi PSSI ke depannya.
Sepak Bola Sebagai Pemersatu Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Welem Kurnala menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi media pemersatu masyarakat dari berbagai kalangan.
Ia menyoroti bagaimana sepak bola bisa menyatukan orang tanpa memandang status sosial, budaya, maupun latar belakang lainnya.
Kurnala juga mengajak seluruh jajaran pengurus Tunas Inti untuk:
Berkomitmen membangun klub secara serius
Berkolaborasi dan bekerja sama demi kemajuan tim
Menjadikan Tunas Inti sebagai klub yang lebih baik dan lebih berprestasi di masa depan
Harapan untuk Masa Depan Tunas Inti
Dengan masuknya figur politisi dan tokoh publik ke dalam struktur klub, Tunas Inti kini memikul ekspektasi baru.
Harapannya, manajemen yang lebih solid, dukungan yang lebih kuat, dan jaringan yang lebih luas akan:
Membuka peluang pembinaan pemain muda berbakat
Mengangkat nama Negeri Liang dan Maluku Tengah di kancah sepak bola regional
Menjadikan Tunas Inti sebagai contoh klub yang dikelola secara profesional
Tunas Inti kini bukan sekadar klub kampung, tetapi proyek kebanggaan Maluku yang sedang disiapkan untuk melangkah ke level lebih tinggi.






