KuybeliKuybeli

Mengenal Jenis-Jenis Termometer Digital, Dari Dahi hingga Telinga

Mengenal Jenis-Jenis Termometer Digital, Dari Dahi hingga Telinga
Minat|Solusi Pintar|Popularisasi Sains oleh Ahli|Praktik Keterampilan Hidup

Sumber gambar utama: MileA via iStock



Ketika suhu tubuh mulai terasa naik dan kepala mendadak berat, hal pertama yang biasanya kamu cari adalah termometer digital. Alat kecil ini sekarang sudah jadi kebutuhan wajib di rumah, apalagi setelah pandemi membuat kita semua lebih sadar akan pentingnya memantau kesehatan. Tapi, tahukah kamu kalau ada beberapa jenis termometer digital dengan cara penggunaan dan akurasi yang berbeda-beda? Yuk, kenali satu per satu biar kamu bisa pilih yang paling cocok buat kebutuhanmu!

Termometer Digital Dahi

Mengenal Jenis-Jenis Termometer Digital, Dari Dahi hingga Telinga

Sumber gambar: ArtistGNDphotography via iStock

Jenis termometer digital ini jadi favorit banyak orang karena penggunaannya super mudah. Kamu cukup arahkan alat ke dahi atau tempelkan di bagian tengah kening, lalu dalam hitungan detik hasilnya sudah muncul di layar. Cocok banget buat kamu yang butuh pengukur suhu tubuh cepat tanpa harus repot.

Selain itu, termometer digital dahi sering digunakan pada bayi atau anak kecil yang sulit diam. Karena tidak perlu kontak langsung terlalu lama, alat ini juga dianggap lebih higienis. Namun, pastikan kamu menggunakannya di ruangan dengan suhu stabil supaya hasilnya tetap akurat, ya!

Termometer Digital Telinga

Kalau kamu mencari alat yang lebih spesifik dan cepat, termometer digital telinga bisa jadi pilihan. Alat ini bekerja dengan mendeteksi radiasi panas dari gendang telinga. Karena area tersebut dekat dengan suhu inti tubuh, hasil pengukurannya tergolong sangat akurat.

Termometer jenis ini sering dipakai di rumah sakit maupun oleh orang tua untuk memantau suhu anak. Tapi, pastikan ujung alat (probe) bersih sebelum digunakan agar hasilnya tidak terpengaruh. Untuk anak di bawah enam bulan, penggunaan alat ini perlu hati-hati karena ukuran telinganya masih kecil.

Termometer Digital Mulut

Mengenal Jenis-Jenis Termometer Digital, Dari Dahi hingga Telinga

Sumber gambar: EyeEm Mobile GmbH via iStock

Termometer digital mulut termasuk yang paling umum ditemukan. Cara menggunakannya sederhana, cukup letakkan di bawah lidah selama beberapa detik, dan hasil suhu tubuh pun langsung terbaca. Meskipun terlihat sederhana, alat ini masih jadi pilihan banyak keluarga karena harganya terjangkau dan hasilnya cukup akurat.

Namun, perlu diperhatikan bahwa makanan atau minuman panas dapat memengaruhi hasil pengukuran. Jadi, sebaiknya tunggu sekitar 15 menit setelah makan atau minum sebelum menggunakan termometer ini.

Termometer Digital Ketiak

Untuk kamu yang ingin cara paling aman dan nyaman, termometer digital ketiak bisa jadi pilihan tepat. Cukup tempatkan alat di bawah ketiak selama beberapa detik hingga bunyi "beep" terdengar. Meskipun hasilnya sedikit lebih rendah dibandingkan metode oral atau telinga, alat ini sangat praktis untuk anak-anak maupun lansia.

Kelebihan lainnya, termometer ini bisa digunakan berulang kali dengan mudah. Cukup bersihkan bagian ujungnya dengan tisu alkohol setiap selesai digunakan agar tetap higienis.

Setiap jenis termometer digital punya keunggulan dan cara kerja berbeda. Kamu tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan, apakah lebih mengutamakan kecepatan, kenyamanan, atau tingkat akurasi. Dengan memiliki pengukur suhu tubuh yang tepat, kamu bisa lebih sigap dalam memantau kesehatan keluarga di rumah.

Kalau kamu lagi cari termometer digital terbaik dengan harga bersaing, langsung saja cek di KuyBeli. Karena melalui KuyBeli, kamu bisa menemukan produk incaranmu beserta harga dan penawaran terbaiknya dari berbagai e-commerce hanya dalam satu platform saja. Jadi, kamu tidak perlu repot membuka banyak aplikasi, deh. Tunggu apa lagi? Yuk, langsung saja kunjungi website KuyBeli sekarang juga!

Kuybeli earns a commission when you shop through our links, at no extra cost to you. Editorial content is independently selected by our team.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!