Semangat Hari Kesehatan Nasional di Jantung Kota Salakan
Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Taman Kota Salakan, pada Jumat, 31 Oktober 2025.
Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan hidup sehat sebagai gaya hidup sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan jalan sehat bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari tenaga kesehatan, pegawai instansi pemerintah, hingga masyarakat umum yang antusias memadati kawasan taman kota.
Kehadiran Para Pemangku Kebijakan
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan pemangku kepentingan di sektor kesehatan dan layanan publik.
Mereka hadir sebagai bentuk komitmen nyata bahwa isu kesehatan bukan hanya urusan fasilitas medis, tetapi juga kebijakan, kolaborasi lintas sektor, dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa pembangunan kesehatan membutuhkan sinergi dan gerak bersama agar dampaknya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat akar rumput.
“Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”: Makna di Balik Tema
Dalam sambutannya, Direktur Rumah Sakit Trikora Salakan, dr. Feldy Deki, S.pB., FinaCS, menyoroti tema HKN ke-61: “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.
Tema ini mengandung pesan kuat bahwa masa depan Indonesia, termasuk cita-cita menuju Indonesia Emas 2045, bertumpu pada kualitas generasi mudanya.
Generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi hanya dapat lahir dari upaya terencana dan berkelanjutan dalam pembangunan kesehatan, mulai dari pelayanan dasar hingga pencegahan penyakit.

Ia menegaskan bahwa membangun kesehatan masyarakat bukan hanya tugas sektor kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Tantangan Enam Dekade Pembangunan Kesehatan
Dalam refleksinya, dr. Feldy memaparkan bahwa selama enam dekade pembangunan kesehatan di Indonesia, berbagai tantangan besar telah dihadapi, antara lain:
Pandemi yang menguji ketangguhan sistem kesehatan nasional
Perubahan gaya hidup yang memicu pola makan tidak seimbang dan minim aktivitas fisik
Peningkatan kasus penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung
Meski demikian, ia menilai bahwa semangat gotong royong dan dedikasi tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh pelosok negeri menjadi kekuatan utama dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.
Transformasi kesehatan terus dijalankan melalui berbagai langkah strategis, seperti:
Peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer
Penguatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan
Upaya intensif menurunkan angka stunting
Perluasan cakupan imunisasi bagi masyarakat
Semua ikhtiar ini diarahkan untuk melahirkan generasi yang cerdas, sehat, dan produktif.
Apresiasi untuk Garda Terdepan Kesehatan

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh tenaga kesehatan: dokter, perawat, bidan, tenaga gizi, sanitarian, hingga para relawan.
Mereka disebut sebagai garda terdepan yang selama ini bekerja tanpa kenal lelah, hadir di tengah masyarakat ketika dibutuhkan, sekaligus menjadi sosok penting di balik berbagai program kesehatan.
Wakil Bupati menegaskan kembali bahwa peringatan HKN ke-61 adalah pengingat bahwa pembangunan kesehatan adalah tanggung jawab bersama.
Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen yang peduli pada masa depan daerah.
Menjadikan Hidup Sehat sebagai Budaya
Serfi Kambey menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif untuk menjadikan hidup sehat sebagai bagian dari budaya.
Ia menyebut bahwa kegiatan jalan sehat bukan hanya soal membakar kalori dan menjaga kebugaran tubuh.
Lebih dari itu, kegiatan seperti ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Menurutnya, kesehatan adalah investasi berharga bagi masa depan. Dengan tubuh yang sehat, seseorang dapat:
Beraktivitas secara produktif
Berkontribusi dalam pembangunan daerah
Mengangkat kesejahteraan keluarga dan masyarakat
Komitmen Daerah Membangun Gaya Hidup Sehat
Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar.
Beberapa langkah strategis yang terus didorong antara lain:
Peningkatan pelayanan dasar di puskesmas, termasuk akses dan kualitas layanan
Digitalisasi sistem kesehatan untuk mempermudah pencatatan, pemantauan, dan layanan kepada warga
Pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Percepatan penurunan stunting agar anak-anak tumbuh optimal, baik secara fisik maupun kecerdasan
Program-program tersebut tidak hanya menyentuh aspek kuratif (pengobatan), tetapi juga promotif dan preventif, sehingga masyarakat didorong untuk mencegah sakit sebelum penyakit datang.
Dari Jalan Sehat ke Zumba dan Cek Kesehatan Gratis
Setelah rangkaian jalan sehat, suasana acara semakin meriah dengan senam zumba bersama.
Gerakan enerjik diiringi musik membuat peserta, dari anak muda hingga orang tua, larut dalam keceriaan sambil tetap bergerak aktif.
Selain itu, disediakan pula layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Antusiasme warga terlihat jelas dari banyaknya peserta yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka.
Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya memantau kesehatan mulai tumbuh sebagai bagian dari gaya hidup.
HKN sebagai Momentum Perubahan Gaya Hidup
Peringatan HKN ke-61 di Banggai Kepulauan menjadi momen refleksi sekaligus motivasi.
Momentum ini mengajak semua pihak untuk memperkuat tekad dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama, bukan pilihan kedua.
Dalam konteks gaya hidup sehat, pesan yang mengemuka sangat jelas: hidup sehat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Mulai dari rutin berolahraga, menjaga pola makan, memeriksakan kesehatan secara berkala, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Hari Kesehatan Nasional tidak berhenti pada upacara dan kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi pemicu lahirnya generasi yang benar-benar sehat dan hebat, yang siap menyongsong masa depan Banggai Kepulauan dan Indonesia dengan penuh optimisme.






