Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

IHSG Rebound Usai Menkeu Baru: Sinyal Kepercayaan Fiskal

IHSG Rebound Usai Menkeu Baru: Sinyal Kepercayaan Fiskal
Minat|Asia Tenggara

Rebound IHSG: Lega Sesaat atau Awal Pemulihan Kepercayaan?

IHSG rebound Menkeu baru merujuk pada pemulihan tajam Indeks Harga Saham Gabungan sesaat setelah pengumuman dan pelantikan menteri keuangan baru, yang mencerminkan pergeseran sentimen pasar investor dari cemas menjadi lebih percaya pada arah kebijakan fiskal ke depan. Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara pada Senin 14 September segera diikuti pembalikan arah IHSG yang sebelumnya sempat jatuh dalam. Pada akhir sesi I, IHSG melemah 2,31 persen ke 6.390, bahkan sempat menyentuh 6.371,4 sekitar pukul 15.00. Hanya dalam sekitar satu jam, indeks berbalik pulih ke kisaran 6.534, dengan penurunan harian menyusut menjadi 0,10 persen saja. Ini bukan sekadar angka teknikal; ini adalah mosi percaya awal pasar terhadap wajah baru pengelola fiskal.

IHSG Rebound Usai Menkeu Baru: Sinyal Kepercayaan Fiskal

Angka-angka yang Berbicara: Stabil di 6.500-an, Risiko Ekor Mengecil

Pergerakan intraday IHSG pada hari pelantikan Suahasil Nazara layak dibaca sebagai barometer kepercayaan fiskal. Dari penurunan 2,31 persen ke level 6.390 di sesi siang, indeks yang sempat terperosok hingga 6.371,4 berhasil bangkit ke 6.534,69 menjelang penutupan. Secara resmi, IHSG memang masih ditutup melemah tipis 0,10 persen di 6.534, namun skala pemulihan dari minus 2 persen sepanjang perdagangan menjadikan penurunan tersebut lebih mirip stabilisasi daripada koreksi lanjutan. Head of Research sebuah sekuritas menyebut pergerakan ini sebagai relief rally, karena pasar menilai “tail risk mengecil” setelah melihat bahwa pengganti Purbaya bukan figur asing, melainkan insider Kementerian Keuangan yang memahami APBN dan mesin birokrasi fiskal. Artinya, pasar menilai risiko skenario terburuk fiskal berkurang, meski euforia ini masih berstatus sementara.

Saham Perbankan Naik: Kenapa Bank Jadi Motor Rebound?

Yang mengangkat IHSG keluar dari tekanan adalah saham-saham perbankan jumbo. Ketika mayoritas indeks sektoral masih memerah—mulai dari kesehatan, energi, infrastruktur, hingga teknologi—saham perbankan kompak menghijau di akhir sesi setelah pelantikan Menteri Keuangan baru. Redanya pelemahan IHSG didorong penguatan saham bank besar seperti BBRI, BBCA, BMRI, BBNI, BBTN, dan BRIS yang menjadi motor utama sentimen positif. BBRI menguat 3,98 persen, BBNI 3,20 persen, BBCA 2,27 persen, BMRI 1,83 persen, BBTN 3,40 persen, sementara BRIS juga naik meski lebih terbatas. Fakta bahwa sektor yang paling sensitif terhadap stabilitas makro dan fiskal ini langsung bereaksi positif adalah pesan jelas: pasar menilai pergantian Menteri Keuangan berpotensi mengurangi ketidakpastian kebijakan dan menormalkan ekspektasi risiko kredit serta pertumbuhan ekonomi.

Mengapa Suahasil Nazara Dianggap Menenteramkan Pasar?

Reaksi pasar tidak lepas dari profil Suahasil Nazara. Ia bukan figur baru di lingkaran fiskal; sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan di kabinet yang sama sejak 21 Oktober 2024 dan pernah mendampingi Sri Mulyani sebagai wakil menteri. Latar belakang sebagai insider yang lama bergelut dengan APBN dan birokrasi fiskal menciptakan persepsi kesinambungan. Seorang kepala riset menilai pasar berekspektasi pengganti Purbaya akan sehaluan dengan Sri Mulyani, terutama dalam disiplin fiskal dan kecakapan mengatur anggaran, meski menegaskan bahwa hal ini “tidak menjamin” Suahasil akan menjadi “SMI 2.0”. Di tengah friksi terkait target pendapatan, pelaksanaan anggaran, dan koordinasi kebijakan, penunjukan seorang ahli fiskal internal dibaca sebagai upaya langsung memulihkan kepercayaan pasar serta menstabilkan manajemen makro-fiskal.

Ujian Berikutnya: Kredibilitas Fiskal vs Agenda Belanja

Pertanyaan penting bagi investor kini bukan lagi siapa Menkeu, tetapi seberapa konsisten ia menjaga kredibilitas fiskal. Pasar jelas mengapresiasi harapan akan continuity dan fiscal credibility, namun harapan itu segera berhadapan dengan agenda belanja pemerintahan sebagai ujian pertama. Sentimen pasar investor saat ini mencerminkan sikap “wait and see yang optimistis”: lega karena risiko ekstrem berkurang, namun belum siap memberikan premi penuh sebelum melihat rancangan dan implementasi kebijakan fiskal konkret. Ekspektasinya, di bawah “binaan” tradisi kebijakan yang lebih disiplin, komunikasi fiskal menjadi lebih dapat diprediksi. Bagi pelaku pasar, IHSG rebound Menkeu baru dan reli saham perbankan naik hanyalah bab pembuka. Arah investasi ke depan akan sangat ditentukan oleh seberapa jauh Suahasil Nazara mampu menyeimbangkan ambisi belanja dengan kredibilitas anggaran yang meyakinkan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!