Apa Itu Galaxy Z Fold8 Ultra dan Siapa yang Cocok Membelinya?
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra adalah ponsel lipat premium harga tinggi dengan layar utama AMOLED 8 inci, desain ultra-tipis 4,1 mm, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP smartphone, baterai 5.000 mAh, serta fitur AI untuk produktivitas, hiburan, dan pembuatan konten kelas atas. Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai model paling premium di lini Galaxy Z Series dengan harga mulai sekitar Rp32,5 juta untuk varian 12 GB/256 GB. Ini bukan ponsel untuk semua orang, melainkan untuk pengguna yang ingin mengganti laptop ringan, tablet, dan kamera dalam satu perangkat yang bisa dilipat. Jika tujuan Anda sekadar chat, media sosial, dan foto sesekali, nilai uangnya kurang masuk akal. Namun untuk profesional, kreator, dan power user, Fold8 Ultra adalah pernyataan bahwa mereka siap berinvestasi pada device utama jangka panjang.

Desain Tipis 4,1 mm: Kelebihan Sekaligus Kompromi
Poin paling agresif dari Galaxy Z Fold8 Ultra adalah desain tipis ponsel lipat: hanya 4,1 mm ketika dibuka dan bobot 215 gram, menjadikannya HP lipat tertipis yang pernah dibuat Samsung. Di dunia foldable yang identik dengan tebal dan berat, ini adalah lompatan besar. Samsung mengandalkan Flex Titanium dan Armor FlexHinge untuk menjaga engsel tetap kuat sambil menekan ketebalan. "Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi seri Fold paling canggih yang pernah dibuat Samsung," kata perwakilan mereka melalui keterangan resmi. Secara praktis, ini berarti lebih nyaman digenggam ala buku paspor, lebih enak diselipkan ke tas kerja, dan tidak terasa seperti membawa dua ponsel sekaligus. Namun, desain setipis ini juga menuntut pengguna ekstra hati-hati: jatuh sekali bisa terasa jauh lebih menyakitkan, mengingat harga dan kompleksitas engsel lipat.
Layar Paspor 8 Inci dan Snapdragon 8 Elite Gen 5: Mesin Kerja dan Hiburan
Fold8 Ultra memakai layar utama Foldable Dynamic AMOLED 2X 8 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz dan kecerahan hingga 3.000 nits. Rasio layarnya mendekati bentuk paspor, bukan tablet lebar, sehingga lebih nyaman untuk baca dokumen, scrolling timeline, atau split-screen dua aplikasi sekaligus. Cover screen 6,5 inci juga sudah Dynamic AMOLED 2X 120 Hz, jadi mode ponsel biasa tetap terasa premium. Di balik layar, Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dipasangkan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 1 TB. Chipset ini dirancang untuk multitasking berat, gaming, dan fitur AI tanpa tersendat. Dalam praktik, kombinasi ini ideal bagi pengguna yang sering membuka banyak aplikasi kerja, video call sambil presentasi, hingga editing video singkat langsung di ponsel. Jika Anda hanya gamer santai, performa sebesar ini nyaris berlebihan—tapi untuk pekerja mobile, ini adalah jantung utama investasi.
Kamera 200 MP dan Fitur AI: Ponsel Lipat atau Kamera Profesional?
Untuk ponsel lipat, Galaxy Z Fold8 Ultra agresif di sektor kamera. Modul belakangnya menggabungkan kamera utama 200 MP dengan OIS, ultrawide 50 MP, dan telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom. Mode 200 MP kini mendukung HDR sehingga foto resolusi tinggi tidak sekadar besar, tapi juga kaya detail di area terang dan gelap. Ditambah fitur seperti Nightography, perekaman video 8K APV, Cine LUT, ProVisual Engine, serta mode kreator seperti My FanCam dan Dual Recording, Samsung jelas ingin Fold8 Ultra dipakai serius oleh content creator. Pertanyaannya: apakah ini menggantikan kamera profesional? Untuk kebutuhan konten short-form, vlog, dan dokumentasi kerja, jawabannya mendekati ya. Namun, fotografer dan videografer serius tetap akan menemukan batasan, terutama pada fleksibilitas lensa dan kontrol manual. Kamera 200 MP di sini lebih terasa sebagai bonus besar di ponsel lipat, bukan pengganti kamera utama yang berdedikasi.
Baterai 5.000 mAh, Harga Rp32 Juta, dan Apakah Layak Dibeli?
Galaxy Z Fold8 Ultra membawa baterai 5.000 mAh dengan teknologi Silicon Battery dan dual-path charging 45W, ditambah wireless charging 20W serta Wireless PowerShare. Samsung mengklaim daya tahannya cukup untuk aktivitas kerja, konsumsi konten, hingga pembuatan konten sepanjang hari. Ini penting, karena ponsel dengan dua layar besar biasanya boros. Soal harga, varian 12 GB/256 GB dibanderol Rp32.499.000, 12 GB/512 GB Rp36.499.000, dan 16 GB/1 TB Rp44.499.000. Ini jelas kategori ponsel lipat premium harga ekstrem, namun diimbangi janji dukungan update OS hingga 7 kali dan patch keamanan hingga 7 tahun, menjadikannya investasi jangka panjang. Kesimpulannya: Fold8 Ultra layak dibeli jika Anda memang butuh perangkat utama serba bisa—ponsel, tablet, “laptop mini”, dan kamera—dalam satu gadget. Jika tidak, flagship candybar jauh lebih masuk akal untuk dompet Anda.

![Jual Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra [16GB/1TB] - Graphite | Hp AI | 5000mAh | Desain Lebih Tipis | Shopee Indonesia](https://img2.kuybeli.com/product/2026/08/04/39a722df-5886-4dc2-be4d-07b924e47b73.jpg)




