Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Griya Singgah PLN Bantu Pasien Luar Kota Berobat di Makassar

Griya Singgah PLN Bantu Pasien Luar Kota Berobat di Makassar
Minat|Kura-kura

Bantuan yang menjawab beban berobat jauh dari rumah

Griya Singgah PLN adalah rumah singgah pasien di Makassar yang disediakan YBM PLN untuk membantu warga kurang mampu dari luar kota memperoleh tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan. Kolaborasi YBM PLN UIP Sulawesi, YBM PLN UID Sulselrabar, dan UIP3B ini penting karena akses berobat bukan hanya soal layanan medis: pasien dan keluarga juga harus menghadapi kebutuhan penginapan serta transportasi selama berada jauh dari rumah. Rumah singgah pasien ini mulai menerima pasien pada 20 Juni 2026 dan diresmikan pada 1 Juli 2026. Kehadirannya patut dinilai sebagai dukungan praktis, bukan sekadar fasilitas tambahan. Ketika biaya dan urusan perjalanan tidak lagi menjadi beban yang sama beratnya, keluarga dapat lebih memusatkan perhatian pada pengobatan dan pendampingan pasien.

Fasilitas dan jangkauan layanan

Berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Griya Singgah PLN memiliki 12 kamar dengan kapasitas 15 tempat tidur serta lobi untuk menunggu dan menerima kunjungan keluarga. Fasilitas ini juga dilengkapi ambulans untuk antar-jemput maupun keadaan darurat pasien. Operasionalnya didukung tiga petugas yang bertugas Senin hingga Jumat: seorang dokter sebagai koordinator, seorang petugas kerumahtanggaan, dan seorang pengemudi. Angka-angka ini menunjukkan bahwa program dirancang untuk membantu kebutuhan pasien dan pendamping, bukan hanya menyediakan ruang bermalam. Namun, kapasitasnya tetap terbatas; keberlanjutan layanan dan penggunaan fasilitas secara optimal menjadi penting agar bantuan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan.

Manfaat terasa bagi pasien dan keluarga

Dampak rumah singgah terlihat dari pengalaman keluarga yang harus menempuh perjalanan antarkota demi perawatan. Fitria Ramadhani mendampingi ibunya, Namriani, yang menjalani pengobatan kanker rektum; mereka datang dari Mamuju ke Makassar untuk kemoterapi. Sejak GSP beroperasi, tempat tinggal dan transportasi mereka terbantu. Fitria mengatakan, “Griya Singgah Pasien ini sangat membantu kami, baik dari segi biaya maupun transportasi. Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak semangat sembuh buat ibu saya.” Pengalaman tersebut memperjelas nilai program: dukungan logistik dapat mengurangi tekanan keluarga saat menjalani perawatan panjang. Hingga 31 Oktober 2026, GSP Makassar telah melayani 87 pasien dan 98 pendamping, atau 185 penerima manfaat.

Pendampingan perlu berjalan berkelanjutan

Selain menyediakan tempat tinggal dan ambulans, YBM PLN juga melakukan pendampingan rutin setiap Jumat, kadang disertai tausiah singkat untuk menguatkan pasien dan keluarga. Ketua YBM PLN UIP Sulawesi, M. Pahri Jafar, mengunjungi fasilitas pada 28 Oktober 2026 untuk meninjau kondisi serta mengenali kebutuhan yang masih perlu dilengkapi. Langkah seperti ini penting: rumah singgah hanya akan memberi manfaat maksimal jika fasilitas terawat dan dukungan mengikuti kebutuhan penggunanya. Kolaborasi YBM PLN Sulawesi bersama unit terkait menyatakan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat sosial, sementara harapan agar GSP digunakan secara optimal menempatkan kenyamanan pasien dan pendamping sebagai perhatian utama. Pada akhirnya, program ini menunjukkan bahwa akses berobat juga ditentukan oleh tersedianya dukungan praktis di luar rumah sakit.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!